Mari kita bicara jujur. Membandingkan Infinix Note 60 Pro dengan POCO F6 di tahun 2026 seperti membandingkan mobil dengan tangki bensin raksasa namun mesin standar melawan mobil sport yang lincah. Dari sisi performa, POCO F6 dengan Snapdragon 8s Gen3 dan storage UFS 4.0 mencetak skor AnTuTu 1.523.879, hampir dua kali lipat dari Infinix Note 60 Pro (884.000). Jika Anda berencana menggunakan ponsel ini untuk gaming berat atau multitasking intensif, UFS 2.2 pada Infinix akan terasa seperti hambatan besar dalam kecepatan baca-tulis data, sesuatu yang sudah seharusnya ditinggalkan di kelas harga ini.
Di sektor visual, Infinix Note 60 Pro memang mencoba pamer dengan layar 144Hz dan kecerahan puncak 4500 nits. Ini angka yang impresif di atas kertas, namun apakah mata Anda benar-benar membutuhkan kecerahan setinggi itu di penggunaan harian? POCO F6 memilih pendekatan yang lebih seimbang dengan 120Hz dan 2400 nits yang sudah sangat cukup untuk kenyamanan visual. Keduanya menggunakan panel AMOLED dengan resolusi setara QHD, namun POCO memberikan proteksi Gorilla Glass Victus yang lebih tangguh dibandingkan proteksi yang tidak spesifik pada Infinix, meskipun Infinix unggul dengan sertifikasi MIL-STD-810H untuk durabilitas fisik.
Beralih ke manajemen daya, Infinix Note 60 Pro adalah 'raja' kapasitas dengan 6500 mAh. Ini adalah nilai jual utama bagi mereka yang benci membawa power bank. Kehadiran wireless charging 30W adalah kemewahan kecil yang sangat dihargai. Sebaliknya, POCO F6 lebih konservatif dengan 5000 mAh. Namun, perlu diingat bahwa efisiensi chipset 8s Gen3 yang lebih modern di POCO seringkali memberikan manajemen daya yang lebih baik di bawah beban kerja tinggi dibandingkan seri 7s Gen4.
Sisi kamera menunjukkan pertarungan yang cukup menarik. Infinix menggunakan sensor 50MP dengan aperture f/1.6 dan OIS, yang secara teknis sangat mumpuni untuk fotografi minim cahaya. POCO F6 juga menggunakan 50MP dengan sensor Sony IMX882. Secara kualitas gambar, keduanya berada di level yang kompetitif, namun fitur-fitur seperti 'Cinematic Mode' dan 'Flicker Sensor' pada Infinix menunjukkan upaya mereka untuk menangkap pasar konten kreator, meski hasil akhir akan sangat bergantung pada optimasi software yang seringkali menjadi titik lemah kedua brand ini.
Terakhir, mari bahas software. Kedua ponsel ini hanya menawarkan update OS selama 2 tahun. Di tahun 2026, ini adalah angka yang cukup menyedihkan. Jika Anda berharap ponsel ini tetap relevan hingga 2029, Anda akan kecewa. Infinix menjalankan Android 16, sementara POCO masih bergelut dengan HyperOS berbasis Android 14. Jika Anda memprioritaskan 'raw power' dan kecepatan sistem, POCO F6 adalah pemenangnya. Jika Anda adalah tipe pengguna yang lebih suka jarang mengisi daya dan tidak peduli dengan kecepatan sistem yang superior, mungkin Anda bisa melirik Infinix, meski saya pribadi menyarankan untuk mempertimbangkan kembali pilihan chipset-nya.
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Note 60 Pro
✅ Kelebihan
- Kapasitas baterai jumbo 6500 mAh yang sangat awet
- Dukungan wireless charging 30W yang jarang ada di kelasnya
- Layar AMOLED 144Hz dengan kecerahan puncak 4500 nits
- Sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810H
❌ Kekurangan
- Chipset Snapdragon 7s Gen4 terasa 'nanggung' untuk harga premium
- Masih menggunakan storage tipe UFS 2.2 yang lambat di tahun 2026
- Tidak ada jack audio 3.5mm
- Dukungan software hanya 2 tahun OS, kalah jauh dari standar industri saat ini
POCO F6
✅ Kelebihan
- Performa buas dengan Snapdragon 8s Gen3 dan RAM LPDDR5X
- Storage UFS 4.0 yang sangat cepat untuk multitasking dan gaming
- Skor AnTuTu 1.5 juta+ yang mengungguli jauh kompetitornya
- Bobot lebih ringan (179g) dan desain lebih ramping
❌ Kekurangan
- Kapasitas baterai standar 5000 mAh
- Dukungan software terbatas hanya 2 tahun
- Tidak ada wireless charging
- Build quality didominasi material plastik
Rekomendasi
POCO F6
POCO F6 adalah pilihan logis bagi pengguna yang mementingkan performa dan efisiensi jangka panjang. Meski Infinix menang di sektor baterai dan fitur layar, penggunaan storage UFS 2.2 dan chipset seri 7 pada Infinix di tahun 2026 adalah sebuah kemunduran teknologi yang sulit dimaafkan. POCO F6 menawarkan paket performa flagship-killer yang jauh lebih relevan.
Skor: 88/100

