Dalam pertarungan smartphone kelas menengah ini, kita melihat perpecahan filosofi yang cukup kocak. Di satu sisi, Infinix Note 50x 5G hadir sebagai 'si jenius' yang mengorbankan resolusi layar menjadi sekadar HD+ (720x1600 px) demi memberikan chipset Dimensity 7300 Ultra yang gahar dengan skor AnTuTu 720.000. Sementara itu, Infinix Hot 60 Pro dan Tecno Spark 40 Pro sibuk pamer layar AMOLED 144Hz dengan resolusi QHD+ yang tajam, namun performanya justru 'dianak-tirikan' dengan chipset seri G yang sudah berumur dan hanya mendukung 4G. Jika Anda lebih suka scrolling media sosial dengan visual tajam tapi harus rela download file dengan kecepatan siput, silakan pilih seri Hot atau Spark.
Dari sisi performa, kesenjangan antara chipset 4nm pada Note 50x 5G dan 6nm pada seri G200/G100 sangat kontras. Note 50x 5G bukan hanya unggul di CPU, tapi juga penggunaan storage UFS 3.1 yang jauh lebih responsif dibanding UFS 2.2 pada Infinix Hot 60 Pro. Tecno Pova 6 mencoba menyeimbangkan keadaan dengan kamera 108MP dan baterai 6000 mAh yang masif, namun ketiadaan slot MicroSD dan keterbatasan chipset Helio G99 Ultra membuatnya terasa seperti mobil sport dengan mesin bajaj di tahun 2026.
Konektivitas menjadi poin krusial di sini. Infinix Note 50x 5G adalah satu-satunya yang sudah mengadopsi WiFi 6 dan jaringan 5G, membuatnya relevan untuk penggunaan 2-3 tahun ke depan. Ironisnya, ia justru membuang jack audio 3.5mm dan NFC, fitur yang justru dipertahankan oleh Hot 60 Pro dan Pova 6. Tampaknya Infinix ingin kita memilih antara kecepatan internet yang ngebut atau kemudahan bayar tol menggunakan NFC.
Untuk urusan daya tahan, Infinix Note 50x 5G memimpin dengan sertifikasi militer MIL-STD-810H, sementara Tecno Pova 6 unggul di kapasitas murni 6000 mAh dan pengisian daya 70W. Jika Anda orang yang ceroboh, Note 50x 5G lebih masuk akal. Namun, jika Anda adalah pengemudi ojek online yang butuh baterai tahan seharian tanpa peduli apakah internet Anda 5G atau bukan, Pova 6 adalah pilihan yang lebih pragmatis.
Secara keseluruhan, pasar smartphone 2026 ini menunjukkan bahwa produsen masih bermain di zona nyaman. Infinix Hot 60 Pro adalah pilihan 'gimmick' terbaik bagi mereka yang memuja angka refresh rate tinggi, sedangkan Note 50x 5G adalah satu-satunya perangkat yang serius secara teknis. Jangan tertipu oleh resolusi layar tinggi jika performa perangkat Anda akan melambat setelah setahun pemakaian karena chipset yang tidak lagi relevan.
465K
Infinix Hot 60 Pro
Rp 2.599.000
Harga pasar
โกAntutu: 465K
๐พ8GB / 256GB
๐ท50 MP + 0.8 MP
๐ Pilihan Terbaik
720K
Infinix Note 50x 5G
โกAntutu: 720K
๐พ8GB / 128GB
๐ท50 MP + 0.3 MP
448K
Tecno Pova 6
Rp 2.299.000
Harga pasar
โกAntutu: 448K
๐พ8GB / 256GB
๐ท108 MP + 2 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Hot 60 Pro
โ
Kelebihan
- Layar AMOLED 144Hz yang sangat smooth
- Kecerahan puncak hingga 4500 nits
- Ada slot MicroSD independen
- Harga sangat kompetitif
โ Kekurangan
- Chipset Helio G200 masih tertinggal untuk kelas menengah
- Build material plastik terasa murah
Tecno Spark 40 Pro
โ
Kelebihan
- Layar AMOLED 144Hz
- Kapasitas baterai besar 5200 mAh
- Audio Dolby Atmos
โ Kekurangan
- Tanpa konektivitas 5G
- Storage hanya 128GB
- Performa chipset paling rendah di grup
Infinix Note 50x 5G
โ
Kelebihan
- Performa Dimensity 7300 Ultra (Skor AnTuTu 720k)
- Dukungan update OS 5 tahun
- Proteksi MIL-STD-810H
- WiFi 6
โ Kekurangan
- Layar hanya HD+
- Tidak ada NFC
- Tidak ada jack audio 3.5mm
Tecno Pova 6
โ
Kelebihan
- Baterai jumbo 6000 mAh dengan charging 70W
- Kamera utama 108MP
- Desain estetik
โ Kekurangan
- Masih 4G only
- Tidak ada slot MicroSD
- Helio G99 Ultra mulai terasa usang
Rekomendasi
Infinix Note 50x 5G
Meskipun resolusi layarnya hanya HD+, ini adalah satu-satunya perangkat dengan chipset 5G (Dimensity 7300 Ultra) yang performanya jauh meninggalkan kompetitor (720k vs 400-460k AnTuTu). Dukungan update software 5 tahun dan ketahanan MIL-STD-810H menjadikannya investasi jangka panjang yang paling masuk akal.
Skor: 88/100






