Kelebihan dan Kekurangan
Apple iPhone 13 Pro
- Layar Super Retina XDR OLED 120Hz ProMotion dengan kecerahan 1000 nits (HBM) dan 1200 nits (peak) β jauh lebih mulus dan terang dibanding iPhone 13 standar.
- Triple camera dengan telephoto 3x optical zoom, LiDAR scanner, dan sensor lebih besar (1/1.7") β kemampuan fotografi profesional.
- DxOMark camera score 141, jauh di atas iPhone 13 (125) β kualitas foto dan video kelas flagship.
- Build premium: stainless steel frame + Ceramic Shield, terasa lebih mewah dan kokoh.
- RAM 6GB dan opsi storage hingga 1TB β lebih lega untuk multitasking dan penyimpanan jangka panjang.
- GPU 5-core (vs 4-core di iPhone 13) β performa grafis lebih tinggi untuk gaming dan rendering.
- Dukungan ProRes dan Dolby Vision HDR hingga 60fps β fitur video profesional.
- Antutu device score 1.120.813 dengan UX score 368.209 β pengalaman pengguna sangat responsif.
- Bobot 204g β cukup berat untuk ukuran 6.1 inci, kurang nyaman untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama.
- Baterai 3095 mAh β kapasitas lebih kecil dari iPhone 13 (3240 mAh), meski efisiensi chipset membantu.
- Harga masih premium di pasar 2026 meski sudah rilis 2021 β value for money mulai tergerus.
- Lightning port USB 2.0 β transfer data lambat, tidak sesuai standar 2026 yang sudah USB-C.
- Fast charging hanya 15W via MagSafe, 20W wired β tertinggal jauh dari kompetitor Android yang sudah 100W+.
- Tidak ada charger di kotak β biaya tambahan untuk aksesori.
- DxOMark battery score 118 β daya tahan baterai hanya rata-rata, bukan keunggulan.
Apple iPhone 13
- Bobot 174g β 30g lebih ringan dari iPhone 13 Pro, jauh lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
- Baterai 3240 mAh β kapasitas lebih besar dari iPhone 13 Pro (3095 mAh), daya tahan sedikit lebih baik.
- Build aluminum frame β tetap kokoh dengan Ceramic Shield, meski tidak semewah stainless steel.
- Harga lebih terjangkau β pilihan cerdas bagi yang ingin ekosistem Apple tanpa bayar premium.
- Chipset A15 Bionic yang sama β performa CPU identik dengan iPhone 13 Pro.
- Antutu device score 1.323.866 β ironisnya lebih tinggi dari iPhone 13 Pro (1.120.813) karena optimasi software dan UX score 444.287.
- DxOMark selfie score 134 β sama persis dengan iPhone 13 Pro, kualitas selfie tidak dikorbankan.
- Layar 6.1 inci OLED 1170x2532 px dengan 460 ppi β tajam dan warna akurat.
- Layar hanya 60Hz β tidak ada ProMotion, terasa ketinggalan di 2026.
- Kecerahan hanya 800 nits (HBM) β kurang terang di bawah sinar matahari langsung dibanding Pro.
- Dual camera tanpa telephoto β tidak ada optical zoom, hanya digital zoom yang kualitasnya menurun.
- DxOMark camera score 125 β jauh di bawah iPhone 13 Pro (141), terutama untuk low-light dan zoom.
- RAM 4GB β multitasking lebih terbatas, sering reload aplikasi di background.
- GPU 4-core β performa grafis lebih rendah untuk gaming berat.
- Tidak ada LiDAR scanner β fitur AR dan autofocus low-light terbatas.
- Lightning port USB 2.0 dan fast charging 15W β sama tertinggalnya dengan Pro.
Rekomendasi
iPhone 13 Pro unggul secara signifikan di area yang paling penting: layar 120Hz ProMotion yang jauh lebih mulus, sistem kamera triple dengan telephoto 3x dan LiDAR yang menghasilkan DxOMark score 141 (vs 125), build premium stainless steel, RAM 6GB, dan opsi storage hingga 1TB. Meskipun Antutu device score iPhone 13 sedikit lebih tinggi (1.323.866 vs 1.120.813) β kemungkinan karena perbedaan versi Antutu atau optimasi software β keunggulan hardware iPhone 13 Pro tetap nyata untuk penggunaan jangka panjang. Baterai 3095 mAh memang lebih kecil, tapi efisiensi A15 dan ProMotion adaptif membantu. Di 2026, iPhone 13 Pro masih relevan sebagai flagship bekas yang powerful, sementara iPhone 13 lebih cocok untuk pengguna budget-conscious yang tidak membutuhkan kamera pro dan layar 120Hz. Jika Anda mengutamakan fotografi, layar, dan build quality, iPhone 13 Pro adalah pilihan yang tepat.



