Robotaxi Waymo melintas di jalanan Dallas setelah daftar tunggu layanan dihapus

Waymo Hapus Daftar Tunggu Robotaxi di Dallas, Layanan Kini Terbuka untuk Umum

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Waymo resmi menghapus daftar tunggu layanan robotaxi di Dallas, AS
  • Semua penduduk dan pengunjung Dallas kini dapat langsung memesan robotaxi melalui aplikasi Waymo
  • Layanan ke Dallas Love Field Airport belum tersedia, masih dalam tahap pengujian
  • Sekitar 150.000 pengendara menggunakan aplikasi Waymo selama periode daftar tunggu
  • Waymo bermitra dengan Avis Budget Group untuk mengelola armada Jaguar I-Pace
  • Waymo sempat menghentikan layanan di Dallas pada Mei karena masalah cuaca dan banjir
  • Perusahaan dapat menyesuaikan operasional berdasarkan kondisi cuaca ekstrem di masa depan

Telset.id – Waymo resmi menghapus daftar tunggu (waitlist) untuk layanan robotaxi di Dallas, Amerika Serikat. Perusahaan otomotif otonom milik Alphabet ini kini membuka akses layanan tersebut bagi seluruh penduduk dan pengunjung kota. Langkah ini menjadi bagian terbaru dari upaya Waymo untuk memperluas teknologi self-driving-nya di Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat.

Dilansir dari sumber, Waymo mengumumkan pada Selasa bahwa siapa pun kini dapat mengunduh aplikasi Waymo dan langsung memanggil robotaxi di Dallas. Perusahaan tersebut mengonfirmasi bahwa untuk saat ini, penumpang belum dapat memesan perjalanan menuju Dallas Love Field Airport. Waymo menyatakan masih terus menguji kendaraan otonomnya di bandara dan berharap dapat melayani penumpang di sana β€œsegera”.

Kehadiran Waymo di Dallas sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu. Perusahaan memulai pengujian teknologinya di jalan-jalan umum dan mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan tersebut pada 2026. Pada saat pengumuman awal, Waymo menyebut akan bermitra dengan Avis Budget Group untuk mengelola armada kendaraan otonom listrik Jaguar I-Pace. Avis bertanggung jawab atas operasional depot umum, termasuk pengisian daya dan perawatan kendaraan.

Sebelumnya, Waymo telah membuka layanan ini untuk publik pada Februari, namun aksesnya dibatasi melalui daftar tunggu. Selama periode tersebut, sekitar 150.000 pengendara menggunakan aplikasi Waymo. Kini, daftar tunggu tersebut resmi dihapus, mengikuti pola operasional robotaxi yang telah diterapkan Waymo di pasar lain, termasuk Phoenix, Los Angeles, dan San Francisco.

Masuknya Waymo ke Dallas tidak sepenuhnya mulus. Pada bulan Mei, Waymo sempat menghentikan layanannya di Dallas, Houston, dan San Antonio, Texas, serta Atlanta. Penghentian tersebut disebabkan oleh masalah pada cara robotaxi menangani hujan deras dan jalan yang tergenang banjir.

Meskipun layanan robotaxi telah kembali beroperasi di kota-kota tersebut, Waymo menyatakan dapat menyesuaikan atau menghentikan sementara operasionalnya berdasarkan kondisi cuaca ekstrem, peringatan banjir, dan kondisi real-time di masa mendatang. Juru bicara Waymo mengatakan pengendara dapat memeriksa status layanan melalui aplikasi Waymo.

Keputusan Waymo untuk menghapus daftar tunggu di Dallas menandai tonggak penting dalam strategi ekspansi perusahaan. Dengan membuka akses ke semua orang, Waymo berupaya meningkatkan adopsi layanan robotaxi di pasar baru. Langkah ini juga menunjukkan kepercayaan perusahaan terhadap kesiapan teknologinya untuk melayani publik secara lebih luas setelah melalui berbagai penyesuaian.

Bagi pengguna di Dallas, penghapusan daftar tunggu berarti mereka dapat langsung mencoba layanan robotaxi tanpa harus menunggu undangan. Ini menjadi kemudahan yang signifikan mengingat sebelumnya akses hanya diberikan secara bertahap. Pengguna cukup mengunduh aplikasi Waymo dan memanggil kendaraan otonom listrik Jaguar I-Pace yang telah tersedia di area layanan.

Namun, perlu dicatat bahwa layanan ini belum mencakup rute menuju Dallas Love Field Airport. Waymo masih dalam tahap pengujian kendaraan otonom di area bandara tersebut. Perusahaan optimistis dapat segera melayani rute ini, namun belum memberikan kepastian waktu yang jelas.

Kerja sama dengan Avis Budget Group menjadi bagian penting dalam operasional layanan ini. Avis mengelola depot umum, termasuk pengisian daya dan perawatan armada Jaguar I-Pace. Model kemitraan ini memungkinkan Waymo untuk fokus pada pengembangan teknologi sementara mitranya menangani aspek operasional kendaraan.

Ekspansi Waymo di Dallas merupakan bagian dari rencana besar perusahaan untuk memperluas layanan robotaxi secara global. Selain di Amerika Serikat, perusahaan juga menargetkan pasar Eropa dan Inggris. Keberhasilan di Dallas akan menjadi tolok ukur penting bagi rencana ekspansi Waymo ke kota-kota lain.

Sementara itu, Waymo juga terus mengembangkan teknologi dan layanannya di berbagai kota. Perusahaan secara konsisten menerapkan pola yang sama di setiap pasar baru: memulai dengan daftar tunggu, kemudian membuka akses penuh setelah sistem dinilai stabil. Pola ini terbukti berhasil di Phoenix, Los Angeles, dan San Francisco.

Penghapusan daftar tunggu di Dallas juga menjadi sinyal positif bagi industri robotaxi secara keseluruhan. Meskipun sempat menghadapi kendala teknis terkait cuaca, Waymo menunjukkan komitmennya untuk terus memperbaiki layanan. Perusahaan juga transparan mengenai potensi penyesuaian operasional di masa mendatang berdasarkan kondisi cuaca.

Bagi pengguna yang tertarik mencoba layanan ini, perlu diingat bahwa ketersediaan layanan dapat berubah sewaktu-waktu. Waymo merekomendasikan pengguna untuk memeriksa status layanan melalui aplikasi sebelum melakukan pemesanan. Hal ini penting terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau peringatan banjir dikeluarkan.

Dengan dibukanya akses penuh ini, Waymo berharap dapat menjaring lebih banyak pengguna di Dallas. Angka 150.000 pengguna selama periode daftar tunggu menunjukkan minat yang besar dari masyarakat. Kini tanpa hambatan daftar tunggu, jumlah tersebut berpotensi meningkat signifikan.

Langkah Waymo ini juga sejalan dengan upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar robotaxi yang semakin kompetitif. Dengan pengalaman di berbagai kota dan kemitraan strategis, Waymo berupaya menjadi pemimpin dalam industri transportasi otonom. Perkembangan di Dallas akan menjadi salah satu indikator keberhasilan strategi tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.