šŸ“‘ Daftar Isi

Robotaxi Waymo melintas di jalanan kota Munich Jerman

Waymo Ekspansi ke Jerman, Layanan Robotaxi Munich Hadir 2027

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Waymo umumkan ekspansi ke Jerman dengan layanan robotaxi di Munich
  • Target layanan komersial pertama di Uni Eropa pada akhir 2027
  • Tahap awal: pemetaan jalan dan pengujian dengan safety driver
  • Waymo bekerja sama dengan KBA dan otoritas lokal untuk perizinan
  • Jerman negara pertama UE dengan kerangka hukum kendaraan Level 4
  • Mobileye dan Volkswagen sudah memegang izin uji kendaraan otonom di Jerman
  • Waymo juga ekspansi ke London, Prancis, Spanyol, Belanda, dan Swiss

Telset.id – Waymo resmi mengumumkan ekspansi ke Jerman dengan membawa layanan robotaxi ke Munich, kota terbesar ketiga di negara tersebut. Perusahaan milik Alphabet ini menargetkan layanan komersial pertamanya di Uni Eropa dapat beroperasi pada akhir 2027.

Pengumuman ini disampaikan Waymo pada Selasa (25/8/2026), beberapa bulan setelah perusahaan mendirikan entitas bisnis di Jerman. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi agresif Waymo di Eropa setelah sebelumnya beroperasi di London dan membuka anak perusahaan di sejumlah negara Eropa lainnya.

Proses Menuju Layanan Komersial di Munich

Waymo akan memulai tahap awal dengan mengirimkan kendaraannya ke Munich dalam beberapa pekan ke depan. Proses pertama yang dilakukan adalah memetakan jalan-jalan di kota tersebut menggunakan kendaraan yang dikemudikan manual, sebelum beralih ke pengujian dengan safety driver di belakang kemudi.

Tahapan ini merupakan prosedur standar yang dilakukan Waymo di 11 kota lain tempat layanan robotaxi komersialnya sudah beroperasi. Setelah pengujian dengan safety driver selesai, Waymo biasanya mengundang karyawan, media, dan tamu undangan untuk merasakan pengalaman naik kendaraan tanpa pengemudi sebelum layanan dibuka untuk publik secara terbatas.

Waymo mengonfirmasi bahwa mereka sedang bekerja sama dengan Otoritas Transportasi Motor Federal Jerman (KBA), otoritas negara bagian, dan pejabat lokal untuk mendapatkan izin yang diperlukan. Perusahaan menargetkan dapat menawarkan layanan ride-hailing otonom penuh di Munich pada akhir 2027.

Perlu dicatat, angka target ini berbeda-beda di antara keterangan yang tersedia. Beberapa sumber menyebut layanan komersial ditargetkan pada akhir 2027, sementara informasi lain menyebut kemungkinan izin operasi otonom penuh bisa didapatkan pada tahun yang sama. Namun, yang jelas Waymo berkomitmen menjadikan Munich sebagai lokasi layanan komersial pertamanya di Uni Eropa.

Jerman Jadi Basis Pengujian Kendaraan Otonom Eropa

Ekspansi Waymo ke Jerman terjadi lebih dari lima tahun setelah negara tersebut mengadopsi undang-undang yang mengizinkan kendaraan tanpa pengemudi beroperasi di jalan umum. Jerman menjadi negara pertama di Uni Eropa yang menciptakan kerangka hukum untuk kendaraan otonom Level 4.

Level 4 adalah penunjukan dari Society of Automobile Engineers (SAE) yang berarti sistem mengemudi mandiri menangani seluruh aspek mengemudi tanpa mengharapkan intervensi manusia dalam kondisi atau lingkungan tertentu. Kerangka hukum ini menjadikan Jerman sebagai pusat pengujian kendaraan otonom di Eropa.

Saat ini, beberapa perusahaan seperti Mobileye dan Volkswagen sudah memegang izin untuk menguji kendaraan otonom di Jerman berdasarkan data terbaru KBA. Sebagian besar perusahaan lain, termasuk startup self-driving asal Inggris Wayve dan Autobrains asal Israel, memegang izin Level 3. Level 3 atau conditional automated driving adalah sistem yang dapat menangani semua aspek mengemudi dalam kondisi operasi tertentu, seperti kecepatan rendah di jalan tol, tetapi pengemudi harus siap mengambil alih kendali saat dibutuhkan.

Waymo sendiri belum memiliki izin apa pun di Jerman. Namun, perusahaan ini memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan teknologi self-driving. Waymo juga terus mengembangkan komputasi robotaxi-nya, termasuk chip komputasi dengan kecepatan hingga 1.000 TOPS untuk mendukung sistem otonomnya.

Selain Jerman, Waymo juga aktif berekspansi ke negara Eropa lainnya. Perusahaan telah mendirikan anak perusahaan di Prancis, Spanyol, dan Belanda pada Juni lalu, bersamaan dengan pendirian kantor di Jerman. Waymo juga mengonfirmasi telah mendaftarkan anak perusahaan di Swiss pada bulan ini.

Sebelumnya, Waymo juga sudah menargetkan layanan komersial di London pada tahun 2026. Pasar London disebut-sebut akan menjadi medan persaingan robotaxi yang sengit, mengingat Wayve dan mitranya Uber juga akan beroperasi di sana. Raksasa teknologi asal China, Baidu, juga telah mulai menguji kendaraan otonom di kota tersebut melalui kemitraan dengan Lyft dan Freenow.

Ekspansi Waymo ke Munich menandai babak baru persaingan layanan robotaxi di Eropa. Dengan kerangka hukum yang sudah matang di Jerman, Munich berpotensi menjadi salah satu pasar robotaxi paling kompetitif di benua tersebut.

Bagi pengguna di Munich, kehadiran Waymo berarti pilihan transportasi baru yang sepenuhnya otonom. Namun, layanan ini baru akan dinikmati publik secara luas pada akhir 2027, setelah Waymo menyelesaikan seluruh tahapan pengujian dan mendapatkan persetujuan regulasi yang dibutuhkan.

Perkembangan ini juga menjadi indikator penting bagi industri kendaraan otonom global. Keberhasilan Waymo menembus pasar Jerman akan menjadi tolok ukur bagaimana teknologi robotaxi dapat diterima di lingkungan regulasi Eropa yang ketat. Sementara itu, tantangan teknis dan regulasi masih menanti sebelum layanan komersial benar-benar beroperasi di Munich.

[INTERNAL_LINKS]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.