📑 Daftar Isi

Stasiun pengisian EV Walmart di Monument, Colorado dengan delapan colokan CCS1 dan NACS

Walmart Resmikan Stasiun Pengisian EV ke-100 di Colorado

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Walmart resmikan stasiun pengisian EV ke-100 di Monument, Colorado dengan 8 colokan (4 CCS1, 4 NACS) berdaya 400 kW
  • Jaringan Walmart kini mencakup 100 toko di 20 negara bagian AS
  • Menggunakan charger 400-kW dari ABB E-mobility (Swiss) dan Alpitronic (Italia)
  • Perangkat lunak dibangun in-house oleh Walmart Global Tech, terintegrasi dengan aplikasi Walmart
  • Anggota Walmart+ mendapat diskon pengisian daya
  • Target awal: ribuan toko Walmart dan Sam's Club hingga 2030
  • Sekitar 90% warga AS tinggal dalam radius 10 mil dari lokasi Walmart

Telset.id – Walmart resmi membuka situs pengisian daya kendaraan listrik (EV) cepat miliknya yang ke-100, menandai pencapaian penting dalam ekspansi jaringan pengisian daya perusahaan ritel terbesar di Amerika Serikat tersebut. Lokasi bersejarah ini berada di Walmart Supercenter yang beralamat di 16218 Jackson Creek Parkway, Monument, Colorado, dan memiliki delapan colokan pengisian yang terdiri dari empat konektor CCS1 dan empat NACS, dengan kemampuan mengalirkan daya hingga 400 kW.

Meski perangkatnya mampu menyuplai daya hingga 400 kW, sebagian besar EV yang beredar saat ini belum dapat menerima daya maksimal tersebut. Namun demikian, kehadiran infrastruktur berdaya tinggi ini menjadi fondasi penting untuk masa depan kendaraan listrik yang semakin berkembang.

“Mencapai 100 situs adalah tonggak penting, dan jejak luas kami memposisikan kami untuk membuat pengisian EV lebih mudah diakses oleh masyarakat sambil memperluas cara kami melayani pelanggan,” ujar Shayne Wahlmeier, senior vice president Walmart Energy, dalam pernyataan resminya.

Skema Jaringan Pengisian Daya Walmart

Mayoritas situs pengisian Walmart memiliki delapan hingga 16 colokan, yang terbagi antara konektor CCS1 dan NACS. Stasiun Monument dengan delapan colokan merupakan representasi khas dari situs-situs berukuran kecil dalam jaringan ini.

Walmart menggunakan pengisi daya 400-kW buatan ABB E-mobility yang berbasis di Swiss dan pabrikan charger asal Italia, Alpitronic. Model perangkat keras yang digunakan adalah ABB A400 All-in-One dan Alpitronic HYC400 Hypercharger. Khusus untuk situs Monument, Colorado, perangkat yang terpasang adalah hardware dari ABB.

Walmart charging network

ABB menyatakan bahwa A400 dapat menyuplai daya 200 kW ke dua EV secara bersamaan, atau mengirimkan daya penuh 400 kW ke satu kendaraan. Unit Alpitronic milik Walmart bekerja dengan cara serupa: Satu charger memiliki kabel CCS1 dan kabel NACS, serta dapat melayani dua stasiun pengisian.

Pada situs awal Walmart di McKinney, Texas, pakar EV Tom Moloughney menguji pengisian daya pada GMC Hummer EV yang mampu menarik daya lebih dari 300 kW dan mengisi dari 1 persen hingga 53 persen dalam waktu 27 menit, berdasarkan pengujian InsideEVs.

Perangkat Lunak Buatan Sendiri

Walmart membeli perangkat keras charging dari pemasok eksternal, namun platform perangkat lunaknya dibangun sendiri oleh Walmart Global Tech. Perusahaan mengklaim para insinyurnya mengembangkan sistem yang menghubungkan charger, memproses data ketersediaan dan performa secara real-time, mengelola pembayaran, serta mengirimkan informasi stasiun ke Apple Maps, Google Maps, PlugShare, ChargeHub, dan Chargeway.

Sisi yang menghadap pelanggan terintegrasi langsung ke dalam aplikasi Walmart biasa, sehingga pengemudi tidak perlu mengunduh aplikasi pengisian terpisah. Mereka dapat menemukan charger, memulai sesi, membayar, dan memantau pengisian dari ponsel mereka. Anggota Walmart+ juga menerima diskon untuk pengisian daya.

Walmart menyatakan metode pembayaran tambahan akan segera hadir seiring perluasan jaringan. Hal ini penting karena kewajiban menggunakan aplikasi menjadi kendala bagi pengemudi yang hanya ingin berhenti, menggunakan kartu kredit, dan langsung mengisi daya.

“Ketika pelanggan singgah ke Walmart untuk mengisi daya, kami ingin pengalaman tersebut terasa andal dan tanpa hambatan seperti halnya perjalanan belanja mereka,” kata Adam Happel, general manager Walmart Retail EV Charging. “Kami bangga mencapai 100 situs, namun fokus kami tetap pada membangun jaringan yang dapat diandalkan pelanggan setiap kali mereka mengisi daya bersama kami.”

Walmart sebelumnya menyatakan berencana memasang charger di ribuan toko Walmart dan Sam’s Club pada 2030. Dengan lebih dari 5.200 lokasi di AS, dan sekitar 90 persen warga Amerika tinggal dalam radius 10 mil dari salah satu tokonya, Walmart memiliki lahan yang cukup untuk menjadi salah satu jaringan pengisian cepat terbesar di negara tersebut.

Pencapaian 100 situs ini juga menegaskan komitmen Walmart dalam transisi energi hijau. Langkah ini sejalan dengan berbagai inisiatif perusahaan ritel tersebut di bidang teknologi dan digital, termasuk akuisisi Vibe.co untuk memperkuat bisnis iklan TV streaming. Selain itu, Walmart juga tengah mengembangkan kecerdasan buatan untuk platform belanjanya, meskipun riset terbaru mengungkap bahwa fitur AI tersebut masih memiliki kekurangan dalam menampilkan produk.

Dengan infrastruktur yang semakin luas dan pengalaman pengguna yang terus disempurnakan, Walmart menunjukkan bahwa ritel modern tidak hanya tentang menjual barang, tetapi juga menyediakan layanan yang mendukung gaya hidup berkelanjutan pelanggannya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.