Telset.id – Startup California, Telo, mengumumkan peningkatan kapasitas penarik (towing) untuk truk listrik pikap MT1 mereka menjadi 8.000 pon, melampaui kapasitas truk Ford F-150 dasar dan Tesla Cybertruck. Klaim ini disampaikan langsung oleh Forrest North, salah satu pendiri sekaligus Chief Technology Officer Telo, dalam video YouTube yang diunggah pada Jumat lalu.
Peningkatan ini merupakan lompatan signifikan dari rencana awal perusahaan yang hanya menargetkan kapasitas tarik 6.600 pon. Dengan angka baru tersebut, Telo MT1 yang berukuran mungil kini mampu bersaing dengan truk-truk besar di kelasnya. Padahal, panjang Telo MT1 hanya 152 inci, sama seperti hatchback Mini dua pintu generasi terbaru. Meski mungil, kendaraan ini tetap memiliki empat pintu, kabin untuk lima penumpang, dan bak belakang (bed) berukuran 60 inci.
## Kapasitas Towing Telo MT1 yang Impresif
North menjelaskan bahwa dengan kapasitas 8.000 pon, Telo MT1 mampu menarik berbagai jenis trailer baru yang mulai bermunculan di pasar. “Dalam kisaran 8.000 pon, ini membuka kemampuan untuk memiliki beberapa trailer baru yang hadir di pasar yang memiliki pengereman aktif (active regen) dan paket baterai sendiri,” ujar North. Dalam video demonstrasi tersebut, Telo MT1 terlihat menarik sebuah camper listrik bernama Pebble Flow yang memiliki paket baterai 45-kilowatt-jam, dua hub motor, dan bobot kotor 6.800 lbs.
Kemampuan menarik beban berat ini dimungkinkan berkat sistem pengereman regeneratif dari motor listrik Telo MT1. Selain itu, bobot kendaraan itu sendiri yang mencapai 4.400 lbs juga berperan penting dalam menjaga stabilitas saat menarik beban berat. Platform listrik khusus (bespoke) yang dikembangkan Telo memungkinkan para desainer dan insinyur menempatkan poros roda sedekat mungkin ke bagian depan dan belakang mobil, sehingga ruang kabin menjadi lebih luas.
“Jarak pendek antara poros belakang dan tow hitch menghasilkan gaya tuas (levering force) yang lebih kecil yang akan berdampak pada bagian depan,” jelas North. Hal inilah yang memungkinkan Telo MT1 untuk menangani lebih banyak beban pada tow hitch-nya.
## Perbandingan dengan Kompetitor
Jika dibandingkan dengan kompetitor utamanya, posisi Telo MT1 memang cukup mencengangkan. Ford F-150 dasar tahun 2026 dengan mesin 2.7-liter V6 EcoBoost dan rasio poros standar hanya mampu menarik beban antara 7.400 hingga 7.600 pon. Sementara itu, Tesla Cybertruck Dual-Motor yang jauh lebih mahal hanya memiliki rating tarik 7.500 lbs.
Artinya, Telo MT1 yang berukuran mungil kini berada di posisi yang lebih baik daripada kedua truk besar tersebut. Namun, perlu dicatat bahwa baik F-150 maupun Cybertruck juga tersedia dalam versi yang mampu menarik beban 11.000 lbs atau lebih.
## Harga dan Varian Telo MT1
Telo mengklaim harga jual awal (MSRP) yang diperkirakan mencapai $41.520 untuk model entry-level dengan satu motor listrik belakang dan jangkauan 260 mil. Harga ini sekitar $2.000 lebih mahal dari F-150 termurah yang hanya memiliki dua pintu, dan sekitar $2.000 lebih mahal dari F-150 empat pintu yang paling terjangkau.
Namun, harga Telo MT1 ini masih $30.000 lebih murah dibandingkan Cybertruck dasar. Perusahaan juga berencana menghadirkan model dengan dual-motor all-wheel drive dan jangkauan 350 mil yang dibanderol sekitar $50.000.
## Status Produksi Telo MT1
Meski semua klaim ini terdengar menjanjikan, saat ini belum ada pihak luar yang bisa merasakan langsung kemampuan Telo MT1, kecuali karyawan perusahaan itu sendiri. Startup ini masih dalam tahap pengembangan untuk membawa truk pikap urban mereka ke tahap produksi massal.
Telo baru saja mengumumkan kontrak manufaktur dengan Schwab Industries, sebuah pemasok otomotif Tier 1, yang akan membangun body-in-white untuk kendaraan ini. Telo menyatakan produksi dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun ini.
Dengan peningkatan kapasitas towing ini, Telo MT1 semakin menunjukkan dirinya sebagai kendaraan pekerja urban yang serba bisa—cukup kecil untuk melintasi jalan-jalan kota yang sempit, namun cukup bertenaga untuk menangani pekerjaan berat.





Komentar
Belum ada komentar.