📑 Daftar Isi

Subaru Getaway EV 2027 tampak samping

Subaru Tunda Produksi Getaway EV Imbas Toyota

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Subaru resmi konfirmasi penundaan produksi Getaway EV, mengikuti Toyota yang tunda Highlander listrik
  • Penundaan setidaknya 8 pekan, produksi ditunda untuk final adjustments
  • Getaway EV dan Highlander listrik sama-sama pakai platform TNGA-K EV, diproduksi di pabrik Toyota Kentucky
  • Spesifikasi: baterai 95.8 kWh, jarak tempuh >300 mil, dual-motor 420 hp, akselerasi 0-60 mph <5 detik
  • Interior 6-7 kursi, ruang kargo 45.6 cu ft, lebih luas dari Kia EV9
  • Subaru jual 3 EV di AS: Solterra (5.137 unit), Uncharted (2.491), Trailseeker (2.436) di H1
  • Peluncuran diperkirakan akhir 2026 atau awal 2027

Telset.id – Subaru secara resmi mengkonfirmasi penundaan produksi mobil listrik tiga baris kursi, Getaway EV, menyusul keputusan serupa dari Toyota untuk menunda peluncuran SUV listrik Highlander 2027. Keputusan ini diumumkan Subaru melalui pernyataan resmi kepada Carscoops, menandai pertama kalinya pabrikan Jepang tersebut secara terbuka mengakui keterlambatan jadwal produksi kendaraan listrik andalannya.

Dalam pernyataannya, Subaru mengungkapkan bahwa “The start of production for the Getaway is expected to be delayed to allow sufficient time for final adjustments before launch.” Alasan yang hampir sama juga disampaikan Toyota beberapa pekan sebelumnya, yang menyebut perlunya “additional adjustments to the vehicle prior to launch.” Meskipun Subaru tidak memberikan rincian lebih lanjut, Getaway EV diperkirakan akan mengalami penundaan setidaknya delapan pekan, sama seperti yang dialami Highlander listrik.

Sebelumnya, Getaway EV direncanakan mulai dijual pada akhir 2026 dengan produksi dimulai musim gugur tahun ini. Namun, dengan konfirmasi terbaru, jadwal tersebut kini mundur. Kendati demikian, produksi mobil ini masih mungkin dimulai pada akhir tahun, dan peluncuran ke pasar diperkirakan terjadi pada akhir 2026 atau awal 2027.

Subaru-delaying-Getaway-EV

Penyebab Penundaan: Platform Bersama Toyota

Penundaan produksi Getaway EV sebenarnya tidak mengejutkan. Baik Getaway maupun Highlander listrik sama-sama dibangun di atas platform TNGA-K EV yang telah dimodifikasi dan akan diproduksi di pabrik Toyota di Kentucky, Amerika Serikat. Ketergantungan pada platform dan fasilitas produksi yang sama membuat jadwal kedua model ini saling terkait erat.

Ini adalah pertama kalinya Subaru secara publik mengkonfirmasi penundaan tersebut. Sebelumnya, spekulasi sudah beredar di kalangan pengamat industri setelah Toyota mengumumkan penundaan Highlander listriknya. Kini, Subaru secara resmi mengikuti langkah induk usahanya tersebut.

Saat ini, Subaru sudah menjual tiga model SUV listrik di Amerika Serikat, yaitu Solterra yang diperbarui, Trailseeker, dan Uncharted. Penjualan ketiga model ini tercatat cukup baik. Melalui paruh pertama tahun ini, Subaru telah menjual 5.137 unit Solterra, 2.491 unit Uncharted, dan 2.436 unit Trailseeker. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada penundaan pada model baru, permintaan terhadap lini EV Subaru tetap solid.

Spesifikasi dan Fitur Unggulan Getaway EV

Meskipun mengalami penundaan, spesifikasi Subaru Getaway EV yang sudah diumumkan sebelumnya tetap menjadi daya tarik utama. SUV listrik tiga baris kursi ini akan ditenagai oleh baterai berkapasitas 95,8 kWh yang memberikan jarak tempuh lebih dari 300 mil (sekitar 483 km) dalam sekali pengisian daya. Subaru juga menyebutkan bahwa model standar dengan baterai 77 kWh akan mulai dijual pada 2027.

Subaru-delays-Getaway-3-row-EV

Dari segi interior, Getaway EV menawarkan konfigurasi enam dan tujuh kursi dengan ruang kargo hingga 45,6 kaki kubik, yang diklaim lebih luas dibandingkan Kia EV9. Semua model Getaway akan dilengkapi dengan sistem Subaru Symmetrical All-Wheel Drive, ground clearance setinggi 8,3 inci, dan port pengisian NACS.

Kecepatan pengisian daya mencapai 150 kW, memungkinkan baterai terisi dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit. Performanya juga tidak main-main: penggerak dual-motor all-wheel-drive menghasilkan tenaga 420 horsepower, dengan akselerasi 0-60 mph dalam waktu kurang dari 5 detik dan kapasitas penarik (towing) hingga 3.500 pon.

Subaru-delays-Getaway-EV

Dengan spesifikasi tersebut, Getaway EV diposisikan sebagai pesaing serius di segmen SUV listrik tiga baris yang mulai ramai. Kehadiran model ini juga melengkapi portofolio EV Subaru yang saat ini sudah memiliki Solterra, Trailseeker, dan Uncharted. Untuk informasi lebih lanjut mengenai performa penjualan model-model EV Subaru lainnya, Anda bisa membaca artikel tentang Subaru EV Baru Kalahkan Solterra.

Penundaan produksi Getaway EV memang menjadi kabar yang kurang mengenakkan bagi konsumen yang sudah menantikannya. Namun, Subaru memastikan bahwa waktu tambahan ini digunakan untuk penyesuaian akhir sebelum peluncuran, yang diharapkan dapat menghasilkan produk yang lebih matang dan berkualitas. Bagi yang tertarik dengan model EV Subaru lainnya, informasi mengenai Subaru Uncharted EV 2027 bisa menjadi referensi tambahan.

Implikasi dari penundaan ini cukup jelas: Subaru dan Toyota mengambil pendekatan hati-hati dalam merilis kendaraan listrik generasi baru mereka. Alih-alih terburu-buru ke pasar, kedua pabrikan memilih untuk memastikan setiap detail teknis dan kualitas produksi sudah optimal. Ini adalah strategi yang mungkin akan memperkuat posisi mereka dalam jangka panjang, meskipun harus mengorbankan kecepatan masuk pasar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.