šŸ“‘ Daftar Isi

Smart #1 versi upgrade dengan sistem 800V dan LiDAR sensor

Smart #1 800V: Waktu Cas 30 Menit Jadi 12 Menit

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Smart #1 versi upgrade mengadopsi sistem 800V dari sebelumnya 400V
  • Waktu pengisian baterai 10-80% turun drastis dari 30 menit menjadi 12 menit
  • Baterai 61,52 kWh dengan kemampuan 6C charging dan daya DC 370 kW
  • Jangkauan mencapai 535 km dalam kondisi CLTC
  • Menggunakan electric drive 16-in-1 Geely dengan efisiensi 93,8% dan daya 245 kW
  • Dilengkapi sistem bantuan mengemudi G-ASD D-Pilot H5 berbasis LiDAR dengan 31 sensor
  • Chip Nvidia Orin Y dengan daya komputasi 200 TOPS untuk fungsi NOA
  • Layar infotainment 15,4 inci dengan chip 4nm
  • Dimensi kompak: 4270/1822/1636 mm, wheelbase 2750 mm
  • Peluncuran di China pada 6 Agustus 2026
  • Penjualan Smart #1 turun 47,6% YoY di China pada semester I 2026

Telset.id – Smart #1 versi terbaru hadir dengan perubahan signifikan pada sektor pengisian daya. Model listrik ini mengadopsi sistem 800V yang mampu memangkas waktu pengisian dari 30 menit menjadi hanya 12 menit untuk kapasitas 10-80%.

Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia yang menginginkan mobilitas lebih efisien. Dengan waktu charging yang lebih singkat, aktivitas harian tidak lagi terhambat oleh lamanya proses pengisian baterai.

Smart #1 sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Geely dan Mercedes-Benz. Model ini pertama kali diperkenalkan di China pada tahun 2022 dan dibangun di atas platform modular buatan Geely. Menariknya, Mercedes-Benz hanya bertanggung jawab pada aspek desain eksterior.

Smart #1 versi upgrade dengan sistem 800V dan LiDAR sensor

Performa Pengisian yang Revolusioner

Perubahan paling mendasar ada pada sektor kelistrikan. Versi awal Smart #1 menggunakan sistem 400V dengan baterai yang membutuhkan waktu 30 menit untuk mengisi dari 10% ke 80%. Kini, dengan sistem 800V, waktu tersebut turun drastis menjadi hanya 12 menit.

Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 61,52 kWh dengan kemampuan pengisian 6C. Artinya, baterai ini dapat menerima daya DC hingga enam kali lipat dari kapasitasnya. Pada Smart #1 baru, daya maksimal yang bisa diterima mencapai 370 kW.

Dengan efisiensi ini, pengguna bisa melakukan perjalanan jauh tanpa khawatir kehabisan daya. Cukup dengan waktu istirahat singkat, baterai sudah terisi cukup untuk melanjutkan perjalanan.

Teknologi Penggerak Terkini

Smart #1 juga mengadopsi electric drive 16-in-1 buatan Geely. Unit ini memiliki efisiensi tertinggi mencapai 93,8% dan mengintegrasikan 12 elemen hardware serta 4 elemen software. Hasilnya, kabel tegangan tinggi pada sistem ini berhasil dikurangi hingga 30%.

Dengan tinggi keseluruhan di bawah 325 mm, motor listrik ini menghasilkan daya puncak 245 kW atau setara 329 hp. Sebelumnya, Geely telah mengonfirmasi bahwa sedan Galaxy TT dan SUV fastback Lynk & Co 20 menggunakan motor yang sama.

Bagi pengguna yang menginginkan Fitur Terbaru dalam hal efisiensi, teknologi ini menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Sistem Bantuan Mengemudi Canggih

Satu lagi peningkatan pada Smart #1 adalah sistem bantuan mengemudi G-ASD D-Pilot H5 yang berbasis LiDAR. Sistem ini terdiri dari 31 sensor dan sebuah chip Nvidia Orin Y dengan daya komputasi 200 TOPS.

Berkat hardware tersebut, Smart #1 mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA) di jalan perkotaan dan jalan tol. Fitur ini memungkinkan mobil untuk bernavigasi secara otonom pada rute yang telah ditentukan.

Bagi para penggemar teknologi, sistem ini menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi jika dibandingkan dengan perangkat wearable seperti Smart Home Display yang juga terus berkembang.

Hiburan dan Dimensi

Sektor hiburan juga mendapat perhatian. Sistem infotainment Smart #1 ditenagai chip 4nm dengan layar 15,4 inci di dashboard. Layar besar ini memudahkan pengemudi dalam mengakses navigasi, musik, dan pengaturan kendaraan.

Dari segi dimensi, Smart #1 merupakan crossover kompak dengan ukuran panjang 4.270 mm, lebar 1.822 mm, dan tinggi 1.636 mm. Jarak sumbu roda mencapai 2.750 mm, memberikan ruang kabin yang cukup lega untuk ukurannya.

Desain eksteriornya mengusung semi-hidden door handles, atap floating dengan pilar hitam, lampu belakang menyatu, serta air intake besar di bagian depan. Kombinasi ini memberikan tampilan modern dan aerodinamis.

Tampilan eksterior Smart #1 dengan desain crossover kompak

Jangkauan dan Peluncuran

Dengan baterai 61,52 kWh, Smart #1 mampu menempuh jarak hingga 535 km dalam kondisi CLTC. Angka ini cukup untuk memenuhi kebutuhan harian pengguna di perkotaan maupun perjalanan antarkota.

Model baru ini dijadwalkan meluncur di China pada 6 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk meningkatkan performa pasar Smart yang menurut data China EV DataTracker mengalami penurunan penjualan.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Smart hanya mengirimkan 5.350 unit #1 di China, turun 47,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan hadirnya versi upgrade ini, diharapkan minat konsumen kembali meningkat.

Bagi konsumen yang ingin membandingkan dengan produk lain, informasi Harga Terbaru dari berbagai merek bisa menjadi referensi.

Dampak bagi Pasar Indonesia

Meskipun peluncuran awal hanya di China, bukan tidak mungkin Smart #1 versi upgrade ini akan masuk ke pasar Indonesia. Mengingat tren kendaraan listrik di Tanah Air yang semakin positif, kehadiran model dengan waktu charging super cepat pasti akan disambut antusias.

Dengan teknologi 800V, pengguna tidak perlu lagi khawatir dengan infrastruktur pengisian yang terbatas. Waktu 12 menit untuk mengisi baterai dari 10% ke 80% setara dengan waktu yang dibutuhkan untuk minum kopi atau sekadar beristirahat.

Hal ini juga membuka peluang bagi pengembangan stasiun pengisian cepat di Indonesia. Semakin banyak mobil yang mendukung pengisian daya tinggi, semakin besar insentif bagi penyedia infrastruktur untuk membangun fasilitas yang memadai.

Interior Smart #1 dengan layar infotainment 15,4 inci

Perbandingan dengan Kompetitor

Di segmen crossover listrik kompak, persaingan semakin ketat. Banyak produsen yang berlomba-lomba menghadirkan fitur terbaru, mulai dari sistem pengisian cepat hingga teknologi otonom.

Smart #1 dengan sistem 800V berada di posisi yang kompetitif. Kecepatan pengisian 12 menit untuk 10-80% menjadi salah satu yang tercepat di kelasnya. Ditambah dengan jangkauan 535 km, model ini siap bersaing dengan pemain lain.

Sistem bantuan mengemudi berbasis LiDAR dengan 31 sensor juga menjadi nilai jual tersendiri. Fitur NOA yang mendukung jalan perkotaan dan tol memberikan kenyamanan lebih bagi pengemudi.

Bagi yang tertarik dengan teknologi serupa, Spesifikasi Lengkap dari perangkat lain bisa menjadi bahan perbandingan.

Kesimpulan

Peningkatan Smart #1 menjadi bukti bahwa persaingan kendaraan listrik semakin sengit. Dengan waktu pengisian yang turun drastis dari 30 menit menjadi 12 menit, model ini menawarkan solusi praktis bagi pengguna yang menginginkan mobilitas tanpa hambatan.

Dukungan sistem 800V, motor listrik efisien, dan teknologi otonom canggih membuat Smart #1 layak diperhitungkan. Tinggal menunggu waktu apakah model ini akan hadir di Indonesia dan memberikan dampak positif bagi adopsi kendaraan listrik nasional.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.