Telset.id – Schneider Electric meluncurkan Schneider Charge, charger EV rumah 48-amp yang dirancang untuk mengatasi masalah termahal saat membeli kendaraan listrik: kebutuhan upgrade panel listrik atau layanan listrik rumah. Charger ini menggunakan manajemen beban dinamis untuk memantau pemakaian listrik rumah dan secara otomatis menyesuaikan kecepatan pengisian daya EV.
Masalah utama yang sering dihadapi pemilik EV adalah menemukan bahwa rumah mereka membutuhkan upgrade panel listrik atau layanan sebelum bisa mengisi daya di kecepatan Level 2. Schneider menyebut biaya upgrade panel dan layanan bisa mencapai USD 2.000 hingga USD 6.500 atau lebih, tergantung pada kondisi rumah dan pekerjaan yang diperlukan.
“Saat pemilik rumah membeli EV dan menambahkan teknologi listrik berdaya tinggi, banyak yang menyadari bahwa sistem kelistrikan yang ada tidak dibangun untuk tingkat permintaan tersebut,” ujar Shawn Bonacorsi, head of electrification solutions di Schneider Electric’s North America operations. “Schneider Charge membantu menghilangkan hambatan instalasi itu dengan memungkinkan pengisian Level 2 yang aman dan andal dalam kapasitas listrik rumah yang ada, membuat pengisian EV lebih sederhana dan mudah di rumah tempat sebagian besar pengisian dilakukan.”
Cara Schneider Charge Mengelola Beban Listrik Rumah
Sistem SmartAmp pada charger ini menggunakan current transformer yang disertakan – sensor yang dipasang di sekitar konduktor listrik – untuk mengukur penggunaan listrik rumah secara real-time. Jika beban listrik besar lain seperti pengering atau oven mulai menarik daya lebih banyak, SmartAmp dapat mengurangi kecepatan pengisian EV untuk sementara. Ketika permintaan di bagian lain rumah menurun, kecepatan pengisian dapat dinaikkan kembali.
Fitur manajemen beban ini tetap berfungsi meskipun wifi rumah mati, dan tidak memerlukan perangkat pemantauan terpisah atau gateway. Schneider Charge dapat mengirimkan daya hingga 11,5 kW pada 48 amp, meskipun tingkat pengisian aktual juga tergantung pada onboard charger EV itu sendiri.

Charger ini dilengkapi kabel sepanjang 25 kaki dan pilihan konektor J1772 atau NACS. Model awal menggunakan sambungan hardwired; Schneider menyebut versi plug-in akan hadir pada awal 2027.
Schneider Charge merupakan bagian dari sistem bersertifikasi UL 3141, standar yang mencakup peralatan kontrol daya yang dirancang untuk mencegah sistem kelistrikan dari kelebihan beban. UL Solutions menyatakan sistem ini dapat menjadi alternatif yang lebih murah dibandingkan upgrade panel atau layanan utilitas. Namun, apakah instalasi dengan manajemen beban dapat menggantikan upgrade akan tergantung pada kondisi rumah dan apakah otoritas lokal yang berwenang menerima metode instalasi tersebut. Tukang listrik tetap perlu menilai kabel, panel, kapasitas layanan, dan persyaratan kode lokal rumah.
Kontrol Aplikasi dan Program Grid Masa Depan
Aplikasi Schneider Charge memungkinkan pengemudi memeriksa pengisian daya secara real-time, menyesuaikan pengaturan, dan menjadwalkan pengisian pada saat listrik lebih murah. Charger ini juga mendukung OCPP 1.6, standar komunikasi terbuka yang digunakan untuk menghubungkan charger dengan platform manajemen.
Schneider menyebut hal ini dapat memungkinkan dukungan untuk program utilitas dan grid-service di masa depan, meskipun pengumuman tersebut tidak mengidentifikasi program apa pun yang tersedia saat peluncuran. Schneider bekerja sama dengan installer elektrifikasi rumah Qmerit untuk menyediakan dukungan instalasi.

Schneider Charge kini tersedia di AS dan Kanada melalui distributor resmi dan marketplace online Schneider Electric. Perusahaan belum mengungkapkan harga Schneider Charge.
Baca Juga:
Inovasi ini menjadi solusi praktis bagi pemilik rumah yang ingin beralih ke EV tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk upgrade infrastruktur listrik. Dengan kemampuan manajemen beban cerdas, Schneider Charge menawarkan jalur yang lebih terjangkau menuju pengisian daya Level 2 di rumah. Kehadiran charger ini juga menandai langkah penting dalam ekosistem kendaraan listrik, di mana infrastruktur pengisian di rumah menjadi faktor kunci adopsi EV.
Bagi mereka yang mempertimbangkan instalasi, penting untuk berkonsultasi dengan teknisi listrik profesional untuk menilai kesiapan sistem kelistrikan rumah. Meskipun teknologi manajemen beban menjanjikan penghematan biaya, keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi spesifik setiap rumah dan regulasi lokal.





Komentar
Belum ada komentar.