πŸ“‘ Daftar Isi

Tampilan antarmuka RivianOS 2 pada layar infotainment R1S dengan grafis Unreal Engine yang baru

RivianOS 2 Resmi Hadir untuk R1S dan R1T, Satukan Software dengan R2

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Rivian resmi meluncurkan update 2026.31 yang membawa RivianOS 2 ke seluruh kendaraan R1S dan R1T
  • Pembaruan berlaku untuk Gen 1 dan Gen 2, menyatukan software dengan R2
  • Antarmuka didesain ulang dengan kontrol baru, menu pengaturan baru, dan fitur pencarian universal
  • Integrasi Google Maps dan Waze untuk peringatan polisi dan kamera kecepatan
  • Gen 2 R1 dan R2 menggunakan Unreal Engine 5, Gen 1 tetap di Unreal Engine 4
  • Fitur tambahan: aplikasi cuaca khusus dan pengaturan rute dari aplikasi mobile

Telset.id – Rivian resmi meluncurkan pembaruan software terbesar untuk lini R1 pada Jumat lalu. Update 2026.31 yang tengah digulirkan ini meningkatkan seluruh kendaraan R1 ke RivianOS 2, sistem infotainment yang sama dengan yang digunakan pada model terbaru R2. Pembaruan over-the-air (OTA) ini berlaku untuk kendaraan R1S SUV dan R1T truk generasi pertama (Gen 1) maupun generasi kedua (Gen 2).

Keputusan ini menjawab kekhawatiran pemilik R1 yang merasa mulai ditinggalkan setelah Rivian meluncurkan R2 dengan berbagai fitur anyar dan hardware terkini. CEO Rivian RJ Scaringe dan timnya ingin memastikan bahwa pemilik kendaraan generasi awal tetap mendapatkan perhatian penuh melalui pembaruan sistem yang signifikan ini.

RivianOS 2: Rekonstruksi Total Pengalaman R1

Dalam pengumuman resminya, Rivian menjelaskan bahwa mereka telah membangun ulang seluruh pengalaman R1 di atas RivianOS 2. Perusahaan menyebut platform ini sebagai sistem yang dirancang dari dasar dengan pendekatan AI-defined. Pembaruan ini menghadirkan grafis berteknologi mutakhir, tata letak antarmuka yang didesain ulang, serta integrasi komputasi mendalam langsung ke dalam kabin kendaraan.

R2 sebenarnya sudah menjalankan software ini sejak pertama kali diluncurkan, sementara R1 masih menggunakan versi sistem yang lebih lama. Kepala software Rivian, Wassym Bensaid, sebelumnya sudah transparan bahwa RivianOS 2 akan segera hadir untuk R1 dengan tujuan menyatukan seluruh lini kendaraan sebisa mungkin. Kini janji tersebut terealisasi.

Antarmuka infotainment yang didesain ulang ini dibuat menyerupai tampilan pada R2, lengkap dengan kontrol yang diperbarui, menu pengaturan baru, hingga fitur pencarian universal. Fitur pencarian ini dinilai sangat membantu terutama pada kendaraan yang mengandalkan layar sentuh secara ekstensif, sebagaimana yang sudah dikenal luas oleh para pengguna Tesla.

Baca Juga:

Grafis Lebih Hidup dengan Unreal Engine

Salah satu peningkatan signifikan dari RivianOS 2 terletak pada aspek grafis. R1 generasi kedua dan R2 kini menggunakan Unreal Engine 5 untuk menampilkan grafis kendaraan dan lingkungan yang lebih hidup. Sementara itu, kendaraan Gen 1 tetap menggunakan Unreal Engine 4 demi menjaga responsivitas layar tetap optimal.

Rivian juga memperbarui integrasi navigasi pada sistem infotainmentnya. Meskipun Apple CarPlay masih belum tersedia, Rivian kini mengintegrasikan Google Maps dan Waze dengan kemampuan menampilkan peringatan keberadaan polisi, kamera kecepatan, dan berbagai alert lain yang mungkin muncul selama perjalanan. Selain itu, terdapat aplikasi cuaca khusus serta kemampuan untuk mengatur rute perjalanan langsung dari aplikasi mobile Rivian.

Masih ada sejumlah fitur tambahan lain yang belum diumumkan secara resmi oleh Rivian dalam blog mereka. Namun yang paling menarik perhatian para pemilik R1 di Reddit adalah perasaan tidak lagi merasa tertinggal. Mereka akhirnya mendapatkan pengalaman software yang setara dengan kendaraan terbaru Rivian.

Strategi Pembaruan Berkelanjutan

Langkah Rivian ini sejalan dengan filosofi yang dipopulerkan Tesla, bahwa fitur kendaraan tidak harus membeku begitu mobil keluar dari dealer. Pengemudi tidak perlu lagi datang ke bengkel hanya untuk memasang tambalan software. Pengalaman berkendara kini bisa terus diperbarui secara mulus melalui pembaruan over-the-air.

Rivian mengadopsi taktik tersebut dengan membawa platform lamanya setara dengan saudara mudanya yang lebih baru. Namun perlu dicatat bahwa ada keterbatasan yang tidak bisa diatasi oleh pembaruan software. Rivian tidak bisa mengunduh komputer yang lebih cepat atau memasang sensor baru ke dalam mobil hanya melalui update. Hal inilah yang membuat sebagian calon pembeli R2 memilih menunggu arsitektur RAP1 terbaru sebelum melakukan pembelian.

Meski demikian, dengan berbagi tumpukan software yang sama di seluruh lini, peningkatan di masa depan dapat menjangkau R1 dan R2 secara bersamaan. Perusahaan menegaskan bahwa RivianOS 2 kini menggerakkan seluruh lini produk Rivian dengan R1 dan R2 berada pada satu tumpukan software terpadu. Artinya, setiap perbaikan yang diluncurkan akan hadir di semua kendaraan: pembaruan fitur berkelanjutan, peningkatan antarmuka bersama, dan kapabilitas baru yang disesuaikan dengan konfigurasi hardware masing-masing kendaraan.

Langkah penyatuan software ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Seperti yang terlihat dari peluncuran RivianOS 2 yang menyatukan semua model, pendekatan ini memungkinkan efisiensi pengembangan yang lebih baik. Sementara itu, dinamika internal perusahaan juga tengah menjadi sorotan setelah CFO Rivian mundur di tengah ramp produksi R2. Namun komitmen terhadap pembaruan software untuk kendaraan lama menunjukkan bahwa Rivian tetap serius mempertahankan pangsa pasar yang sudah ada.

Bagi para pemilik R1, pembaruan ini menjadi bukti nyata bahwa kendaraan mereka tidak akan menjadi β€œanak tiri” dalam ekosistem Rivian. Dengan tumpukan software yang seragam, pengalaman berkendara R1 dan R2 akan terus berkembang bersama-sama di masa mendatang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.