Telset.id ā Kia tengah bersiap memperkenalkan tata interior baru untuk kendaraan mendatang mereka, dengan layar tengah lebih besar dan sistem infotainment canggih Hyundai. Model K5 yang disamarkan dan diperkirakan merupakan facelift terlihat menjalani pengujian setup baru tersebut di California, Amerika Serikat. Langkah ini menempatkan Kia sebagai merek berikutnya dalam grup setelah Hyundai dan Genesis yang lebih dulu menerima perangkat lunak serta desain interior terbaru Hyundai Motor Group.
Indikasi ini muncul dari gambar yang dibagikan Korean Car Blog melalui unggahan Instagram, lalu diperkuat oleh foto-foto dari TheKoreanCarBlog. Dari sisi tampilan, setup yang diuji mirip dengan model-model merek Hyundai, dengan layar tengah berukuran lebih besar dan lingkar kemudi yang didesain ulang. Perbedaan yang paling terlihat adalah posisi layar instrumen yang tampak sedikit lebih rendah, berada di belakang lingkar kemudi. Pada layar infotainment juga terlihat antarmuka Hyundai Pleos.

Pengujian pada K5 ini menarik karena berbeda dari pola yang diterapkan Hyundai dan Genesis. Kedua merek tersebut lebih dulu membawa sistem baru ke kendaraan flagship. Genesis GV90, SUV listrik flagship grup, akan menjadi kendaraan Genesis pertama yang memakai sistem hasil peningkatan tersebut. Sementara Hyundai memperkenalkan Pleos Connect pertama kali pada Grandeur baru di Korea Selatan, lalu menyebarkannya ke lebih banyak kendaraan, termasuk IONIQ 3 yang kini dijual di Eropa.
Sebaliknya, Kia justru tampak menguji setup interior baru pada K5 refresh lebih dulu, bukan pada kendaraan flagship seperti K9 atau EV9. Kia juga mungkin sedang menguji setup ini pada kendaraan lain. Informasi lebih lanjut diperkirakan akan terungkap seiring persiapan kendaraan software-defined vehicle (SDV) pertama Kia yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Baca Juga:
Pleos Connect dan Target 20 Juta Kendaraan
Pleos Connect merupakan sistem infotainment generasi berikutnya yang diumumkan Hyundai Motor Group. Sistem ini dibangun di atas Android Automotive OS sehingga terasa lebih mirip ponsel pintar, dengan aplikasi yang dapat dikustomisasi serta multi-view windows yang memudahkan pengguna menemukan dan menggunakan fitur yang dicari. Hyundai menawarkan pilihan layar tengah 12,9 inci atau 14,6 inci untuk IONIQ 3, dan setup tersebut juga mencakup Gleo AI, pendamping AI di dalam kabin besutan Hyundai.

Ambisi grup ini cukup besar. Hingga 2030, Hyundai Motor Group menargetkan sekitar 20 juta kendaraan Hyundai, Genesis, dan Kia mengadopsi Pleos Connect. Angka tersebut menunjukkan bahwa sistem baru ini bukan proyek eksklusif satu merek, melainkan fondasi perangkat lunak yang akan dipakai lintas merek dalam grup.
Perbedaan generasi pun terlihat jelas jika dibandingkan dengan perangkat yang berjalan saat ini. Kendaraan Kia yang ada sekarang memakai infotainment connected car Navigation Cockpit dengan layar instrumen dan navigasi ganda berukuran 12,3 inci. Setup baru yang tengah diuji pada K5 menawarkan pendekatan berbeda, terutama dari sisi antarmuka yang lebih fleksibel seperti terlihat pada Interior Ocean Aesthetics yang juga mengedepankan perubahan desain kabin.

Peta Adopsi Lintas Merek
Urutan adopsi sistem ini memperlihatkan strategi yang cukup terukur. Hyundai lebih dulu, Genesis menyusul lewat GV90, dan Kia berada di antrean berikutnya. Yang menarik, Kia memilih jalur berbeda dengan menguji pada model refresh seperti K5, bukan langsung ke model flagship. Pendekatan ini bisa dibaca sebagai langkah uji coba pada volume model yang lebih luas sebelum diterapkan ke jajaran atas.
Dari sisi tampilan, kemiripan dengan model Hyundai menegaskan bahwa grup ini mengejar konsistensi pengalaman pengguna lintas merek. Layar tengah lebih besar, lingkar kemudi baru, dan posisi layar instrumen yang sedikit lebih rendah menjadi ciri yang terlihat pada unit uji. Detail lain masih terbatas karena kendaraan yang tertangkap kamera masih dalam penyamaran.
Bagi pasar yang sudah menantikan pembaruan kabin, langkah Kia ini menjadi sinyal bahwa perubahan besar sedang disiapkan. Perubahan desain interior memang menjadi daya tarik tersendiri, seperti yang terlihat pada Interior Resmi Terungkap di segmen lain yang juga mengandalkan pembaruan kabin sebagai nilai jual.
Yang perlu dicatat, informasi resmi soal spesifikasi final, jadwal peluncuran, dan model Kia mana saja yang akan memakai setup ini belum diumumkan. Sumber menyebut bahwa Kia bisa jadi sedang menguji setup tersebut pada kendaraan lain selain K5. Kejelasan lebih lanjut diperkirakan menyusul seiring persiapan kendaraan software-defined vehicle (SDV) pertama Kia yang dijadwalkan hadir pada 2027.
Dengan target grup yang mencapai sekitar 20 juta kendaraan hingga 2030 dan sistem yang sudah berjalan di Grandeur serta IONIQ 3, arah Kia menuju Pleos Connect tampak sebagai bagian dari rencana besar, bukan proyek terpisah. Pengujian di California pada K5 refresh menjadi petunjuk paling konkret sejauh ini bahwa Kia akan segera menyusul Hyundai dan Genesis. Sumber: TheKoreanCarBlog.





Komentar
Belum ada komentar.