Telset.id â Kia dilaporkan akan menambah satu model baru dalam jajaran kendaraan listriknya. Sebuah dokumen internal yang bocor mengungkap rencana produksi SUV listrik midsize bernama Kia EV7 di pabrik Gwangju, Korea Selatan. Model ini akan mengisi celah antara Kia EV6 dan EV9 yang memiliki tiga baris kursi.
Informasi ini pertama kali diungkap KoreanCarBlog melalui dokumen Kia Employment Stability Committee. Dalam laporan tersebut tertulis âproduction of mid-range electric SUV âEV7â to proceedâ atau produksi SUV listrik kelas menengah EV7 akan dilanjutkan. Dokumen itu tidak menyertakan detail teknis maupun waktu peluncuran yang pasti.
Rencana ini muncul saat Kia sedang menikmati momentum penjualan yang solid. Pada periode terakhir, Kia membukukan 291.219 unit terjual, naik 10,3% dibanding Oktober 2025. Ini menjadi bulan kedelapan berturut-turut Kia mencatat pertumbuhan penjualan year-over-year. Kia menyatakan akan membangun momentum tersebut dengan fokus pada kendaraan terelektrifikasi di pasar utama, termasuk hybrid di Amerika Serikat dan kendaraan listrik penuh di Eropa.

Posisi EV7 dalam Linimasa Produk Kia
Setelah meluncurkan EV2 awal tahun ini, Kia kini menawarkan salah satu jajaran EV paling lengkap. Lineup tersebut mencakup EV2, EV3, EV4, EV5, EV6, EV9, dan van PV5. Kehadiran EV7 akan memperkuat posisi Kia di segmen SUV listrik menengah yang saat ini diisi EV5 dan EV6.
Dalam 2026 CEO Investor Day pada April lalu, Kia mengumumkan rencana memperluas jajaran EV menjadi 14 model pada 2030. Di Eropa, Kia menargetkan EV menyumbang 66% dari penjualan pada 2030. Lineup lengkapnya mencakup EV2, EV3, EV4, EV5, EV6, EV9, tiga PBV, sebuah SUV listrik segmen C baru, dan hatchback âSDV B-segmentâ pertama mereka.
Kia juga mengungkap rencana meluncurkan kendaraan listrik pertama yang berbasis software-defined vehicle (SDV). Langkah ini sejalan dengan strategi elektrifikasi yang lebih luas. Untuk konteks perkembangan teknologi lain di industri, Anda bisa membaca DLSS 5 Neural Rendering yang menunjukkan arah inovasi komputasi generasi baru.
Baca Juga:
Platform Baru dan Teknologi yang Disiapkan
Kia sebelumnya menyatakan sedang mengembangkan platform EV baru untuk âsignificantly enhance both product performance and cost competitivenessâ atau secara signifikan meningkatkan performa produk dan daya saing biaya. Meski tidak merinci spesifikasinya, Kia mengklaim platform baru itu menghadirkan peningkatan kapasitas baterai hingga 40% dan perbaikan output motor sebesar 9%. Platform tersebut akan memakai baterai generasi kelima Kia dengan kepadatan energi hingga 15% lebih tinggi dibanding teknologi saat ini.

Kendaraan SDV mendatang dari Kia juga diharapkan mengintegrasikan arsitektur SDV Hyundai (CODA), sistem infotainment Pleos Connect, dan Gleo AI, sebuah AI agentic di dalam kendaraan. Kendaraan tersebut juga akan memiliki kemampuan berkendara otonom Level 2++ di jalan tol.
Untuk memperkirakan ukuran EV7, bisa melihat EV5 sebagai SUV listrik midsize Kia saat ini. EV5 memiliki panjang 4.615 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.675 mm dengan wheelbase 2.750 mm, kira-kira seukuran Sportage. EV7 diperkirakan sedikit lebih besar dan lebih dekat ke ukuran Sorento. EV5 ditenagai baterai 81,4 kWh dengan jangkauan WLTP hingga 329 mil atau sekitar 530 km.
Perbedaan penting ada pada arsitektur kelistrikan. Berbeda dari EV6 dan EV9, EV5 menggunakan arsitektur 400V, bukan 800V. Akibatnya, pengisian baterai dari 10% ke 80% membutuhkan sekitar 30 menit, bukan 18 hingga 25 menit. EV7 kemungkinan akan memakai sistem 800V agar pengisian lebih cepat. Sebagai pembanding teknologi baterai, artikel Huawei Pura X Max membahas pendekatan perangkat lipat yang juga menuntut efisiensi daya.

Pabrik dan Model Redesain Lainnya
Dokumen yang sama juga mengungkap bahwa Kia akan memulai produksi âcompletely redesigned modelsâ atau model yang didesain ulang total di pabrik Gwangmyeong. Model tersebut mencakup Carnival Hybrid 2028 dan Carnival bertenaga hidrogen pada 2029. Di pabrik Gyeonggi Hwaseong, Kia dilaporkan juga akan memproduksi model redesain, termasuk Sorento Hybrid pada 2028.
Rencana produksi EV7 di Gwangju menegaskan bahwa Kia tidak hanya memperluas lineup, tetapi juga menyiapkan kapasitas manufaktur domestik untuk kendaraan listrik generasi berikutnya. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi soal nama final, tanggal peluncuran, maupun harga EV7. Semua masih bersandar pada dokumen internal yang bocor.
Perkembangan industri kendaraan listrik dan perangkat pintar memang bergerak paralel. Anda bisa memantau tren serupa lewat artikel vivo X500 E yang membahas perangkat baru dengan chipset terbaru. Dengan strategi 14 model EV pada 2030 dan target 66% penjualan EV di Eropa, EV7 menjadi salah satu kepingan penting bagi Kia.





Komentar
Belum ada komentar.