Telset.id ā Pickup plug-in hybrid (PHEV) Jetour Zongheng F700 buatan Chery mulai terlihat di showroom diler China, mendekati jadwal peluncuran resmi pada 6 Agustus 2026. Unit produksi yang dipajang ini memberi calon konsumen kesempatan pertama untuk melihat langsung model tersebut sebelum penjualan dimulai.
Kehadiran fisik di diler terjadi setelah Jetour membuka masa pre-sale pada 20 Juli 2026 dengan harga patokan 364.900 yuan (setara 53.900 USD). Hingga saat ini, harga final, distribusi varian, dan jadwal pengiriman masih belum diumumkan oleh pabrikan.
Jetour Zongheng F700 memiliki dimensi panjang 5.495 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.985 mm dengan jarak sumbu roda 3.350 mm. Bak kargo berukuran 1.520 mm x 1.520 mm x 570 mm dilengkapi beberapa titik jangkar muatan. Fitur eksterior menonjol lainnya adalah sistem V2L (vehicle-to-load) 6,6 kW untuk suplai daya eksternal, panel pintu belakang yang menyatu dengan desain lampu belakang, serta area pijakan tambahan di belakang roda belakang.
Performa menjadi daya tarik utama F700. Sistem hybrid yang digunakan adalah Kunpeng Super Performance Hybrid CDM-O, memadukan mesin 2.0T bertenaga 155 kW dengan transmisi DHT dua percepatan. Secara keseluruhan, sistem plug-in hybrid ini diklaim menghasilkan 665 kW (setara 904 hp) dan torsi 1.135 Nm. Angka-angka ini merupakan output sistem gabungan, bukan hanya dari mesin pembakaran internal.

Dari sisi kelistrikan, F700 mengadopsi arsitektur 800V yang dipadukan dengan teknologi baterai CATL 4C dual-layer Shenxing. Jetour mengklaim jarak tempuh komprehensif hingga 1.300 km. Namun, kapasitas baterai, jangkauan murni listrik, dan waktu pengisian daya belum diungkap.
Untuk kemampuan off-road, F700 dibangun di atas struktur body-on-frame non-load-bearing dengan sasis ladder terintegrasi. Suspensi independen double wishbone di depan dan belakang, tiga differential lock, serta 15 mode berkendara menjadi andalan. Di dalam kabin, tersedia pilihan konfigurasi tempat duduk empat dan lima kursi. Layar sentuh 15,6 inci, layar Zongheng Skyline 35,4 inci, prosesor Qualcomm Snapdragon 8255, sistem operasi Zongheng OS, serta perangkat keras driver-assistance Falcon 500 melengkapi interiornya.
Model ini mencerminkan ekspansi powertrain elektrifikasi ke segmen lifestyle pickup yang lebih besar di China, di mana pabrikan menggabungkan kemampuan off-road dengan teknologi hybrid. Teknologi Terbaru dari Chery juga terlihat pada model Tiggo 8 Pro Max Global yang kini dilengkapi LiDAR.
Baca Juga:
Rencana ekspor F700 ke luar negeri masih bergantung pada pasar. Afrika Selatan telah mengonfirmasi pengenalan pada 2027 dengan nama Jetour P5. Sementara itu, pasar setir kiri diperkirakan akan menerima model ini mulai akhir 2026. Pasar setir kanan lainnya masih dalam tahap evaluasi, dengan rencana ekspor yang lebih luas belum dikonfirmasi.
Kehadiran F700 di showroom menandai langkah konkret Chery dalam memperkuat jajaran kendaraan elektrifikasinya. Sebelumnya, Chery Rely P3X juga siap menantang BYD Shark dengan torsi 800 Nm, menunjukkan keseriusan pabrikan asal China ini di segmen pickup hybrid.
Dengan spesifikasi yang mengesankan dan kehadiran fisik di diler, F700 diprediksi akan menjadi pesaing serius di pasar pickup hybrid China. Namun, harga final dan ketersediaan masih menjadi pertanyaan yang dinantikan jawabannya pada peluncuran 6 Agustus mendatang.





Komentar
Belum ada komentar.