📑 Daftar Isi

Kokpit BYD Seal 07 generasi kedua bertema Ocean Rhythm dengan setir flat-bottom dan layar sentuh mengambang

Interior BYD Seal 07 Generasi Kedua Resmi Terungkap

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD merilis gambar interior resmi Seal 07 generasi kedua dengan kokpit "Ocean Rhythm"
  • Selektor kristal diganti stalk kemudi, konsol tengah kini memuat dua pad wireless charging
  • Kabin dilengkapi audio Devialet 20 speaker, kursi pijat pneumatik, dan head-up display
  • Dimensi membesar: 5.080 mm panjang, sumbu roda 2.960 mm
  • Varian EV: motor 245 kW/300 kW, jangkauan hingga 875 km CLTC
  • Varian DM-i: mesin turbo 1,5 liter 115 kW plus motor 160 kW, EV range 245 km WLTC

Telset.id – BYD resmi merilis gambar interior pertama sedan listrik Seal 07 generasi kedua pada Oktober 2026, memperkenalkan kabin anyar bertema “Ocean Rhythm”. Peluncuran resmi ini menyusul beredarnya foto prototipe bocor pada 22 Oktober, di tengah tekanan penjualan model lama yang anjlok 37,3% secara bulanan menjadi 624 unit pada September.

Angka tersebut menjadi konteks penting mengapa BYD bergerak cepat memamerkan kabin baru. Penurunan pengiriman domestik model generasi pertama menandakan perlunya penyegaran desain agar tetap kompetitif di pasar sedan listrik China yang makin padat. BYD pun memilih memperlihatkan sisi interior lebih dulu sebelum membuka seluruh detail eksterior dan spesifikasi resmi.

Perubahan paling mencolok ada pada konsol tengah. BYD menghapus selektor transmisi kristal bulat milik model lama dan menggantinya dengan stalk elektronik di kolom kemudi. Keputusan ini membebaskan ruang pada konsol tengah mengambang untuk dua pad pengisian nirkabel ponsel yang diposisikan miring, tombol toggle logam fisik, serta dua tempat cangkir.

Kokpit BYD Seal 07 generasi kedua dengan setir flat-bottom dan layar sentuh mengambang

Kokpit “Ocean Rhythm” dan Konfigurasi Kabin

Pengemudi menghadapi setir tiga palang dengan alas rata (flat-bottom) dan klaster instrumen digital. Relung pada dasbor disiapkan untuk menampung layar head-up display. Sementara itu, sistem audio Devialet dengan 20 speaker melengkapi kabin, dipadukan grille pintu berbahan logam bertekstur etsa laser.

Kursi depan menawarkan pemanas, ventilasi, dan pijat pneumatik. Bantalan kursi yang diperpanjang serta sandaran belakang yang dikontur disesuaikan dengan jarak sumbu roda sedan sepanjang 2.960 mm. Teaser resmi BYD juga menyoroti ruang kaki baris kedua yang lebih lega serta kursi depan bertema zero-gravity.

Detail eksterior sebelumnya telah dibagikan Zhang Zhuo, kepala divisi penjualan BYD Ocean, dan tercantum dalam dokumen regulasi China. Seal 07 generasi kedua berukuran panjang 5.080 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.495 mm. Dibandingkan Seal 07 EV generasi lama, dimensinya bertambah 85 mm pada panjang, 50 mm pada lebar, dan 60 mm pada sumbu roda. Elemen luar mencakup lampu depan split berbentuk gelombang dan gagang pintu semi-tersembunyi.

Tampilan konsol tengah BYD Seal 07 generasi kedua dengan dua pad pengisian nirkabel

Konfigurasi EV mencantumkan sensor LiDAR di atap, sementara laporan regulasi menyebut varian DM-i tidak dilengkapi perangkat tersebut. Perbedaan ini menegaskan posisi kedua varian dalam lini produk, dengan versi listrik murni membawa perangkat bantu berkendara yang lebih lengkap.

Dua Konfigurasi EV dan Varian DM-i

Dokumen regulasi mencantumkan dua konfigurasi baterai-listrik dan satu varian plug-in hybrid. Untuk Seal 07 EV, motor belakang 245 kW (329 hp) dipasangkan baterai LFP 76,744 kWh dengan jangkauan hingga 775 km CLTC (636 km WLTP). Sementara motor berdaya lebih tinggi 300 kW (402 hp) memakai baterai FinDreams LFP 88,682 kWh dan menawarkan jangkauan hingga 875 km CLTC (718 km WLTP). Kedua versi tercatat memiliki kecepatan puncak 240 km/jam.

Adapun Seal 07 DM-i mengandalkan mesin bensin turbo 1,5 liter berdaya 115 kW yang bekerja bersama motor listrik 160 kW dan baterai LFP 38,029 kWh. Varian plug-in hybrid ini memiliki jangkauan listrik murni 245 km dalam siklus WLTC dan kecepatan puncak 190 km/jam.

Bilah lampu belakang BYD Seal 07 generasi kedua yang membentang penuh

Dari sisi tampilan belakang, Seal 07 generasi kedua memperlihatkan bilah lampu penuh selebar bodi berlapis dengan bentuk menyerupai gelombang. Detail ini melengkapi bahasa desain eksterior yang sebelumnya hanya terlihat lewat teaser resmi dan foto prototipe.

Rilis gambar interior ini menegaskan strategi BYD mempertahankan nama Seal 07 sekaligus merombak hampir seluruh aspek kabin. Penggantian selektor kristal dengan stalk kemudi, kehadiran audio Devialet 20 speaker, hingga kursi pijat pneumatik menempatkan sedan ini pada level yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Bagi konsumen yang mengikuti perkembangan kendaraan listrik, perubahan ini menjadi sinyal bahwa BYD tidak hanya mengejar angka jangkauan, tetapi juga pengalaman kabin.

Meski begitu, belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran pasar maupun harga. Yang jelas, penurunan pengiriman domestik model lama menjadi latar yang tidak bisa diabaikan. BYD perlu memastikan generasi kedua Seal 07 mampu membalik tren tersebut begitu masuk ke jalur produksi dan distribusi.

Untuk pasar di luar China, termasuk Indonesia, belum ada konfirmasi apakah varian EV dan DM-i akan dibawa masuk. Informasi yang tersedia saat ini terbatas pada data regulasi China dan materi teaser resmi BYD. Pembaca yang menantikan kehadiran sedan ini sebaiknya memantau pengumuman resmi berikutnya, termasuk soal spesifikasi final dan ketersediaan.

Sebagai catatan, seluruh angka jangkauan yang disebut mengacu pada siklus pengujian CLTC dan WLTP, bukan standar yang biasa dipakai di Indonesia. Perbedaan metode pengujian ini kerap membuat klaim jangkauan terlihat lebih tinggi dibanding kondisi pemakaian nyata. Karena itu, data regulasi sebaiknya dibaca sebagai gambaran awal, bukan patokan akhir.

Dengan kabin yang serba baru, dua pilihan powertrain, dan dimensi yang membesar, Seal 07 generasi kedua menjadi salah satu sedan listrik yang layak dicermati. BYD tampaknya ingin memastikan bahwa pembaruan kali ini bukan sekadar facelift, melainkan perubahan menyeluruh pada cara kabin dirancang dan dirasakan penumpangnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.