Telset.id ā Hyundai menarik kembali 37.901 kendaraan di Amerika Serikat akibat kesalahan perangkat lunak pada airbag control unit (ACU). Recall ini mencakup 29.058 unit Kona Electric dan 8.843 unit Veloster N, sebagaimana diungkapkan pabrikan dalam surat kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada 4 November.
Data itu menjadi inti persoalan: total unit yang terdampak lebih besar dari perkiraan awal, dan cakupan modelnya tidak tunggal. Kona Electric menyumbang porsi terbesar dengan 29.058 unit, disusul Veloster N sebanyak 8.843 unit. Kedua model berada dalam satu payung recall yang sama karena berbagi komponen ACU bermasalah.
Menurut dokumen yang diserahkan ke NHTSA, masalah berasal dari kesalahan perangkat lunak pada ACU yang dapat memicu airbag malfunction indicator light (MIL) menyala dan sistem airbag nonaktif pada kondisi berkendara tertentu. Data berpotensi rusak saat sistem melakukan reboot atau ketika terjadi gangguan daya, tepat ketika sistem sedang menulis ke memori ACU. Ketika kondisi itu terjadi, lampu MIL airbag akan menyala sebagai peringatan bagi pengemudi.
Kronologi dan Dampak Recall Hyundai
Hingga 22 Oktober 2026, Hyundai mengaku telah mengetahui 331 insiden yang diduga berkaitan dengan persoalan ini. Namun, dari jumlah tersebut, tidak ada laporan yang berujung pada kecelakaan, kebakaran, maupun cedera. Angka itu menunjukkan masalah terdeteksi sebelum menimbulkan korban, meski tetap menuntut tindakan perbaikan menyeluruh.
Recall ini menyasar Kona Electric tahun model 2019 hingga 2023 dan Veloster N tahun model 2019 hingga 2022. Rentang tahun model yang lebar menandakan kesalahan perangkat lunak telah ada pada beberapa generasi produksi, bukan hanya pada satu batch tertentu. Bagi pemilik, langkah perbaikan dilakukan di dealer terdekat dengan pembaruan perangkat lunak ACU secara gratis.

Hyundai memperkirakan surat pemberitahuan kepada pemilik dikirim pada 1 Januari 2027. Sambil menunggu, pemilik dapat menghubungi layanan pelanggan Hyundai di 1-855-371-9460 untuk pertanyaan atau kekhawatiran terkait recall. Nomor recall Hyundai tercatat 311, sementara nomor kampanye NHTSA adalah 26V728.
Pemilik juga dapat menghubungi Vehicle Safety Hotline NHTSA di 1-888-327-4236 atau mengunjungi NHTSA.gov untuk informasi lebih lanjut. Jalur komunikasi ganda ini penting karena pengiriman surat baru berlangsung awal tahun depan, sementara kendaraan yang terdampak tetap berpotensi beroperasi setiap hari.
Baca Juga:
Posisi Recall di Tengah Kinerja Hyundai
Recall ini hadir di tengah dinamika bisnis Hyundai yang cukup ramai. Di pasar Amerika Serikat, Hyundai Hybrid mencatat rekor 29% penjualan pada Oktober 2026, sementara Hyundai IONIQ 5 juga mencatat kenaikan penjualan 21 persen pada periode yang sama. Di sisi lain, pabrikan tengah menyiapkan IONIQ P sebagai EV murah produksi India.
Di lini produksi domestik, Hyundai Neira dan Kia Carens disebut menjadi kunci utilisasi pabrik Cikarang. Sementara pada teknologi lain, Hyundai bahkan mengakui sulit cari pembeli mobil hidrogen. Deretan fakta itu menunjukkan recall Kona Electric dan Veloster N bukan insiden tunggal, melainkan bagian dari lanskap operasional pabrikan yang sedang bergerak di banyak front sekaligus.
Dari sisi konsumen, recall ini menegaskan bahwa kesalahan perangkat lunak pada sistem keselamatan bukan hal sepele. Airbag yang gagal mengembang saat tabrakan menghapus salah satu lapisan perlindungan paling dasar. Karena itu, pembaruan ACU gratis di dealer menjadi langkah yang sebaiknya tidak ditunda pemilik, meski surat resmi baru dikirim 1 Januari 2027.
Secara regulasi, pelaporan ke NHTSA pada 4 November dan penetapan nomor kampanye 26V728 memperlihatkan jalur kepatuhan yang ditempuh Hyundai. Perusahaan menyatakan telah mengetahui 331 insiden dugaan, tetapi nihil kecelakaan, kebakaran, atau cedera. Fakta itu menjadi dasar implicasi bahwa masalah terdeteksi pada tahap peringatan, bukan pada tahap korban.
Bagi pemilik Kona Electric 2019-2023 dan Veloster N 2019-2022, langkah paling konkret adalah memeriksa apakah kendaraan termasuk dalam cakupan recall, lalu menjadwalkan pembaruan perangkat lunak ACU di dealer terdekat. Tidak ada biaya yang dikenakan untuk perbaikan ini. Informasi lebih lanjut tersedia melalui layanan pelanggan Hyundai maupun kanal resmi NHTSA.





Komentar
Belum ada komentar.