📑 Daftar Isi

Honda Prologue EV berwarna putih diparkir di jalanan perkotaan Amerika

Honda Hentikan Prologue EV, Tinggalkan Pasar Mobil Listrik AS

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Honda resmi menghentikan penjualan Prologue EV di AS setelah model tahun 2026
  • Keputusan ini membuat Honda tidak memiliki mobil listrik sama sekali di pasar Amerika
  • Acura ZDX juga telah dihentikan pada akhir 2025, dan proyek 0 Series dibatalkan
  • Faktor utama: perubahan kebijakan, hilangnya kredit pajak USD 7.500, dan penurunan permintaan EV
  • Honda akan fokus pada kendaraan hybrid sambil meletakkan dasar untuk platform EV masa depan
  • Risiko: Honda tidak memiliki produk EV ketika permintaan kembali meningkat

Telset.id – Honda secara resmi menghentikan penjualan Honda Prologue EV, satu-satunya mobil listrik yang tersedia di Amerika Serikat, setelah hanya dua tahun dipasarkan. Keputusan ini membuat Honda tidak memiliki kendaraan listrik sama sekali di pasar AS.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Honda pada Kamis waktu setempat. Penghentian penjualan Prologue akan dilakukan setelah model tahun 2026 berakhir. Langkah ini mengikuti nasib serupa yang menimpa Acura ZDX yang sudah dihentikan pada akhir 2025, serta pembatalan proyek mobil listrik generasi berikutnya, yaitu 0 Series.

“Permintaan pelanggan untuk kendaraan EV telah berubah secara signifikan selama 18 bulan terakhir. Keputusan ini memungkinkan kami untuk menyelaraskan penawaran produk dengan kebutuhan pelanggan dan kondisi pasar, serta tujuan jangka panjang kami,” ujar juru bicara Honda kepada InsideEVs. Honda menambahkan bahwa pembeli Prologue akan tetap mendapatkan dukungan penuh melalui jaringan dealer, termasuk layanan, suku cadang, dan garansi.

Faktor Kebijakan dan Penurunan Permintaan EV

Keputusan Honda tidak berdiri sendiri. Perubahan kebijakan yang didorong oleh pemerintahan Trump dan Kongres AS telah mengubah lanskap industri EV di Amerika. Pelonggaran regulasi kendaraan bersih dan hilangnya kredit pajak sebesar USD 7.500 telah menekan permintaan secara drastis. Akibatnya, banyak pabrikan otomotif menarik berbagai model EV dari pasar.

Honda menjadi salah satu yang bergerak paling awal dengan menghentikan Acura ZDX pada September lalu, tepat sebelum kredit pajak berakhir. Setelah itu, model-model seperti Ford F-150 Lightning, Nissan Ariya, Volkswagen ID.4, dan Volvo EX30 juga mengikuti langkah serupa.

Meskipun penjualan EV menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada kuartal kedua tahun ini, dampak dari gelombang penghentian model tampaknya belum sepenuhnya berakhir. Honda Prologue menjadi model EV terbaru yang harus angkat kaki dari pasar.

Prologue: Dari Sukses Mendadak Hingga Ditinggalkan

Pada tahun pertama peluncurannya di 2024, Honda Prologue justru mencatatkan kesuksesan yang mengejutkan. Mobil ini berhasil terjual lebih dari 33.000 unit dan dengan cepat menjadi salah satu EV non-Tesla terlaris di AS. Kesuksesan itu diraih setelah Honda menggelontorkan insentif besar-besaran untuk mendorong penjualan.

Awal tahun ini, Honda bahkan memangkas harga Prologue sebesar USD 7.500 untuk mengkompensasi hilangnya insentif federal. Namun, strategi itu tidak cukup untuk menyelamatkan model ini dari penghentian produksi.

Yang membedakan keputusan Honda dengan pabrikan lain adalah konsekuensinya: perusahaan kini tidak memiliki strategi EV yang jelas di Amerika Serikat. Pada Maret lalu, Honda membatalkan pengembangan platform EV generasi berikutnya, yaitu 0 Series, yang seharusnya melahirkan sedan definisi-perangkat lunak tahun ini dan setidaknya dua crossover setelahnya. Pembatalan itu juga menghentikan proyek patungan Honda dengan Sony untuk mobil listrik Afeela.

Fokus pada Hybrid dan Masa Depan yang Tidak Pasti

Dalam pernyataannya, Honda mengatakan bahwa perusahaan akan memfokuskan kembali sumber daya pada kendaraan hybrid. Meski demikian, Honda menyatakan akan terus “meletakkan dasar untuk memperkenalkan platform hardware EV yang sangat kompetitif di masa depan, sehingga Honda akan siap memenuhi permintaan ketika pasar kembali bergairah.”

Rencana EV Honda memang penuh dengan dinamika. Pada satu titik, Honda dan GM sempat menjalin kolaborasi besar, termasuk rencana badge-engineering untuk jangka menengah sambil mengembangkan mobil listrik terjangkau di masa depan. Bagian kedua dari rencana itu tidak pernah terwujud, meskipun GM sempat memproduksi Acura ZDX dan Honda Prologue berdasarkan arsitektur Ultium miliknya. Kini, kerja sama itu juga telah berakhir.

Fakta bahwa Honda menyerahkan pengembangan dan produksi model EV-nya ke pabrikan lain kemungkinan besar memudahkan keputusan untuk menarik model-model tersebut dari pasar. Perusahaan menyatakan bahwa pembatalan model 0 Series adalah opsi finansial terbaik di tengah menurunnya profitabilitas, dan bahwa “memulai produksi dan penjualan ketiga model ini di lingkungan bisnis saat ini, di mana permintaan EV menurun secara signifikan, kemungkinan besar akan mengakibatkan kerugian lebih lanjut dalam jangka panjang.”

Risiko terbesar dari keputusan ini adalah ketika permintaan EV kembali meningkat di masa depan, Honda tidak memiliki produk apa pun untuk ditawarkan kepada pelanggan. Sebagian besar pengamat industri memperkirakan bahwa mobil listrik akan semakin populer di AS seiring waktu, namun saat ini belum jelas bagaimana Honda akan menjawab tantangan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan elektrifikasi Honda, Anda dapat membaca artikel tentang Honda Kini Tanpa Mobil Listrik dan Baterai Solid-State EV yang sedang dikembangkan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.