📑 Daftar Isi

Glencore Canada EV fleet Epiroc di proyek Onaping Depth Tambang Craig Sudbury

Glencore Pakai 23 EV Bawah Tanah di Proyek Onaping Depth

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Glencore Canada operasikan 23 EV baterai Epiroc di proyek Onaping Depth, Tambang Craig, Sudbury
  • Proyek senilai USD 2 miliar, ditandai kunjungan Premier Ontario Doug Ford
  • Armada mencakup Scooptram ST14 SG, Minetruck MT42 (42 ton), Boomer E2, Boltec, Cabletec, Simba
  • Elektrifikasi kurangi emisi diesel, ventilasi, dan kebutuhan pendinginan
  • Proyek dukung 400+ pekerjaan permanen, perpanjang produksi nikel hingga 2040+
  • COO Glencore Peter Xavier: EV baterai dukung target keberlanjutan dan net zero Kanada

Telset.id – Glencore Canada mengoperasikan 23 kendaraan listrik baterai (EV) dari Epiroc di proyek Onaping Depth, Tambang Craig, Sudbury, Ontario, Kanada. Langkah ini menandai pencapaian penting pengembangan poros tambang yang memungkinkan akses pertama ke badan bijih nikel dan tembaga baru di kedalaman 8.500 kaki. Proyek senilai USD 2 miliar ini juga dihadiri Premier Ontario, Doug Ford, pekan lalu.

Proyek Onaping Depth menjadi showcase bagi penggunaan alat berat listrik dalam siklus penambangan bawah tanah. Glencore memesan 23 mesin bertenaga baterai dari Epiroc untuk menggantikan peralatan diesel konvensional. Keputusan ini sejalan dengan target keberlanjutan Glencore dan ambisi net zero Kanada.

COO Glencore Canada, Peter Xavier, menjelaskan bahwa elektrifikasi membawa dampak signifikan pada efisiensi operasional tambang. “Eliminating diesel emissions means less ventilation and cooling requirements, which are traditionally among the largest energy demands in underground mining,” ujarnya. Ia menambahkan, “The use of battery electric vehicles and the benefits they bring is helping to support both Glencore’s broader sustainability objectives and Canada’s net zero ambitions.”

Canadian metals producer Glencore Canada has reached key shaft development milestones at the Onaping Depth project at the Craig mine, in Subdury, allowing it to access a new orebody for the first time.

Armada EV Bawah Tanah dari Epiroc

Armada 23 mesin baterai Epiroc di Onaping Depth mencakup hampir seluruh siklus penambangan. Komposisi armada ini dirancang untuk menggantikan peran peralatan diesel dari proses pengeboran hingga pengangkutan bijih.

Fleet tersebut meliputi Scooptram ST14 SG, loader listrik untuk memuat dan memindahkan bijih pecah; Minetruck MT42 Battery, truk angkut bawah tanah berkapasitas 42 ton; serta Boomer E2 Battery, drill untuk pemboran lubang ledak di permukaan kerja.

Selain itu, Glencore juga menggunakan Boltec untuk rock bolting mekanis, Cabletec untuk pemboran dan cable bolting, serta Simba production drills untuk long-hole drilling dalam ekstraksi badan bijih. Seluruh peralatan ini beroperasi tanpa emisi diesel di kedalaman tambang.

Penggunaan EV bawah tanah ini menjadi sorotan utama dalam kunjungan Doug Ford bersama pemimpin politik, komunitas Indigenous, industri, dan tokoh masyarakat ke Tambang Craig. Momen ini menandai tonggak pengembangan poros yang memungkinkan perusahaan menjangkau badan bijih baru untuk pertama kalinya.

Dampak Ekonomi dan Keberlanjutan

Proyek Onaping Depth merupakan investasi jangka panjang Glencore Canada di kawasan Sudbury. Bersama dengan konsentrator dan smelter Tambang Craig, proyek ini mendukung kehadiran perusahaan di wilayah tersebut selama beberapa dekade mendatang.

Setelah beroperasi penuh, tambang ini akan mendukung lebih dari 400 lapangan kerja permanen. Proyek ini juga diharapkan memperpanjang produksi nikel di Cekungan Sudbury hingga melampaui tahun 2040, memastikan keberlanjutan industri pertambangan di kawasan tersebut.

Langkah elektrifikasi Glencore sejalan dengan tren industri pertambangan global yang mulai beralih dari peralatan diesel ke solusi listrik. Pengurangan kebutuhan ventilasi dan pendinginan menjadi keuntungan ganda: menurunkan biaya operasional sekaligus mengurangi jejak karbon.

Inisiatif ini juga menjadi contoh bagaimana perusahaan tambang besar beradaptasi dengan tuntutan transisi energi. Adopsi teknologi EV industri di lingkungan ekstrem seperti tambang bawah tanah menunjukkan kematangan teknologi baterai saat ini.

Keberhasilan proyek ini dapat menjadi referensi bagi operasi pertambangan lain yang mempertimbangkan elektrifikasi armada mereka. Kombinasi antara dukungan regulasi, komitmen perusahaan, dan kesiapan teknologi menjadi faktor kunci dalam transformasi ini.

Bagi industri pertambangan Indonesia yang juga bergulat dengan isu keberlanjutan, model adopsi teknologi terbaru dari Glencore ini bisa menjadi bahan pembelajaran. Efisiensi energi dan pengurangan emisi menjadi nilai tambah yang semakin penting di tengah tekanan global terhadap praktik penambangan berkelanjutan.

Kunjungan Doug Ford ke lokasi proyek juga menegaskan dukungan pemerintah Ontario terhadap inisiatif ini. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan komunitas lokal menjadi fondasi bagi keberlanjutan proyek pertambangan di wilayah tersebut.

Dengan target beroperasi penuh dan memperpanjang umur produksi nikel hingga melampaui 2040, Onaping Depth bukan sekadar proyek tambang biasa. Ini adalah pernyataan komitmen Glencore terhadap masa depan pertambangan yang lebih hijau dan bertanggung jawab.

Glencore mine electric equipment underground fleet

Adopsi kendaraan listrik di sektor pertambangan menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya terjadi di permukaan jalan. Di kedalaman 8.500 kaki di bawah Sudbury, masa depan pertambangan sedang dibangun dengan tenaga baterai.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.