Telset.id â Geely akan meluncurkan generasi terbaru teknologi hibrida i-HEV Smart Engine pada 13 April 2026. Teknologi ini diklaim mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 3 liter per 100 km dan akan diaplikasikan pada 4 hingga 5 model baru tahun ini.
Pengumuman ini disampaikan oleh Yang Xueliang, Wakil Presiden Senior Geely Holding Group, dalam forum high-level tentang pengembangan kendaraan listrik pintar (2026). Dalam kesempatan yang sama, Chairman Geely Holding Group, Li Shufu, juga berbagi pencapaian perusahaan di bidang mobil methanol melalui sambungan video.
Forum tersebut turut dihadiri oleh Xu Yun, Presiden Riset Kendaraan Zeekr. Dalam paparannya, Yang Xueliang mengungkapkan bahwa Zeekr 9X, yang dilengkapi solusi AI menyeluruh, telah memperoleh izin uji jalan level L3 di Hangzhou. Dia menegaskan bahwa evolusi dari âsoftware-defined carâ menuju âAI-defined carâ sedang berjalan cepat.
Spesifikasi dan Dampak Teknologi i-HEV Generasi Baru
Teknologi i-HEV Smart Dual Engine generasi baru ini pertama kali diungkap oleh Gan Jiayue, CEO Geely Auto Group, pada Januari 2026. Posisinya ditetapkan sebagai teknologi hibrida minyak-listrik generasi global yang bertujuan melampaui hibrida âaliran Jepangâ.
Sistem ini memadukan powertrain dan teknologi tiga-listrik (3-electric) hasil pengembangan sendiri Geely. Ini merupakan sistem hibrida minyak-listrik pertama di dunia yang mengadopsi âAI Cloud Powerâ. Klaim efisiensi bahan bakar mencapai 3L/100km untuk kendaraan HEV. Dengan dipadukan penggerak listrik pintar rakitan sendiri, daya total kendaraan ditingkatkan minimal 20% dibandingkan HEV mainstream.
Rencana peluncuran produknya telah jelas. Geely akan mengaplikasikan teknologi mutakhir ini pada 4 sampai 5 model baru sepanjang tahun 2026. Langkah ini menunjukkan komitmen Geely dalam mempercepat transformasi elektrifikasi dan menawarkan pilihan hemat energi yang lebih canggih kepada konsumen.
Konteks Inovasi dan Strategi Geely
Pengumuman teknologi i-HEV terbaru ini merupakan bagian dari narasi inovasi yang lebih besar dari Geely Group. Dalam forum yang sama, pembahasan juga mencakup praktik kemajuan merek high-end yang dipimpin inovasi teknologi, serta perkembangan di bidang kendaraan methanol.
Pernyataan Yang Xueliang mengenai pergeseran menuju âAI-defined carâ dan status Zeekr 9X yang telah memegang izin uji jalan L3 memperkuat posisi Geely dalam perlombaan otomotif pintar dan otonom. Integrasi AI tidak hanya pada sistem hibrida, tetapi juga pada kendaraan secara keseluruhan, menjadi fokus strategis grup ini.
Dengan kombinasi antara penguatan teknologi hibrida konvensional yang sangat efisien dan terobosan di bidang elektrifikasi penuh serta kendaraan otonom, Geely membangun portofolio teknologi yang komprehensif untuk menghadapi berbagai skenario pasar dan regulasi di masa depan.




