Telset.id ā Denza N9 EV resmi terdaftar dalam dokumen regulasi Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) melalui Catalogue Batch No. 413. SUV full-size listrik murni ini tercatat mengusung sistem tiga motor all-wheel-drive berdaya 890 kW atau setara 1.194 hp, dengan bobot terdaftar mencapai 3.105 kg hingga 3.180 kg. Angka-angka itu menempatkan N9 EV di persimpangan antara performa ekstrem dan beban kendaraan yang tidak ringan.
Dokumen tersebut mencakup dua designasi, yakni QCJ6530ABBEV1 dan QCJ6530ABBEV2, yang dibedakan oleh konfigurasi sistem pengereman. Versi pertama memakai integrated power brake (IPB) dari FinDreams, sementara versi kedua mencantumkan perangkat Bosch BWA dan ESP dengan Bosch Automotive Products (Suzhou) Co., Ltd. sebagai pemasok. Perbedaan ini menunjukkan bahwa varian produksi akan dipisah berdasarkan paket pengereman, bukan sekadar trim kosmetik.
Sebagai pembanding pasar, N9 PHEV yang sudah dijual di China dibanderol 389.800 hingga 469.800 yuan atau sekitar 58.345 sampai 70.320 dolar AS. Filing N9 EV sendiri belum memuat informasi harga, sehingga posisi komersialnya masih terbuka. Publikasi MIIT memang kerap menjadi titik awal sebelum sebuah model masuk tahap penjualan resmi.
Tiga Motor, 890 kW, dan Platform e3
N9 EV memakai tiga motor sinkron magnet permanen. Unit depan TZ226QYA memproduksi 270 kW daya puncak, sedangkan dua motor belakang TZ226XYB masing-masing menyumbang 310 kW. Total daya puncak gabungan mencapai 890 kW, dengan rated output agregat 250 kW. Kecepatan maksimum yang tercantum di dokumen adalah 240 km/jam.
Konfigurasi ini dikaitkan dengan arsitektur e3 (Yisanfang) milik BYD, yang juga dipakai Denza Z9 GT. Arsitektur tersebut menggabungkan penggerak tiga motor independen dengan sistem rear-wheel steering terpisah. BYD mengidentifikasi sejumlah fungsi platform, termasuk Compass U-Turn, rear-steer parking, dan kontrol stabilitas saat ban pecah di kecepatan tinggi. Namun filing N9 EV tidak mengonfirmasi fungsi mana yang benar-benar tersedia pada versi produksi.

Dari sisi dimensi, N9 EV memiliki panjang 5.270 mm, lebar 2.030 mm, dan tinggi 1.830 mm, dengan wheelbase 3.125 mm. Bobot terdaftar 3.105 kg dan 3.180 kg, sementara gross vehicle weight 3.760 kg. N9 PHEV versi pembaruan dilaporkan memiliki bobot maksimum 3.280 kg dengan GVW yang sama, meski perbedaan konfigurasi membuat perbandingan bobot keduanya tidak bisa disamakan secara langsung.
Desain eksterior mencakup fascia depan tertutup, unit LiDAR di atap, dan kamera samping. Peranti opsional meliputi roda forged 22 inci, sementara dokumen mencantumkan konfigurasi lima dan enam tempat duduk, cat dua warna, serta trim eksterior hitam. Sel LFP dipasok Guangxi ASEAN FinDreams Battery Co., Ltd., sedangkan perakitan paket ditangani Shenzhen BYD Auto Industry Co., Ltd. Filing tidak mengungkap kapasitas baterai, massa paket, jangkauan CLTC, maupun spesifikasi pengisian daya.
Baca Juga:
Peta Persaingan SUV Full-Size Listrik
N9 EV akan masuk ke segmen SUV full-size premium China bersama sejumlah model listrik murni dan plug-in hybrid kelas atas. Aito M9 versi baterai listrik menjadi pembanding BEV dengan varian lima dan enam tempat duduk yang dibanderol mulai 499.800 yuan (74.810 dolar AS) dan 509.800 yuan (76.305 dolar AS). Model tersebut memadukan baterai ternary lithium 120 kWh dengan sistem dua motor all-wheel-drive 497 kW.
Denza memilih jalur berbeda: tiga motor berdaya 890 kW dengan sel LFP. Namun kapasitas baterai dan jangkauan yang belum diungkap membuat perbandingan penyimpanan energi dan jarak tempuh tidak bisa dilakukan secara langsung. Di sisi lain, Zeekr 9X menawarkan pembanding PHEV berdaya tinggi tersendiri. Dibangun di atas arsitektur SEA-S Geely, versi tri-motor teratasnya menghasilkan hingga 1.030 kW (1.381 hp) bersama mesin bensin turbocharged 2,0 liter, dengan panjang 5.239 mm dan wheelbase 3.169 mm.

Filing juga tidak mengidentifikasi paket bantuan pengemudi tertentu, meski unit LiDAR sudah tercantum sebagai bagian dari perangkat kendaraan. Opsi peralatan lain mencakup skema cat dua warna, aksen trim eksterior hitam atau emas, serta konfigurasi roda dan kaliper rem alternatif. Bagi konsumen yang mengikuti perkembangan lini Denza, langkah ekspansi merek ini sejalan dengan strategi produk yang lebih luas, termasuk rencana peluncuran model lain seperti yang terlihat pada MPV Ocean Series dan lini Denza N8 EV.
Yang perlu dicatat, dokumen MIIT ini adalah tahap regulasi, bukan pengumuman peluncuran komersial. Sejumlah data kunci seperti kapasitas baterai, jangkauan, dan harga masih kosong. Artinya, klaim performa 1.194 hp baru bisa dinilai utuh setelah Denza merilis spesifikasi final dan konfigurasi yang benar-benar dijual ke konsumen.






Komentar
Belum ada komentar.