📑 Daftar Isi

Ilustrasi mobil listrik Rivian R2 di jalan raya California

California Siapkan Dana EV untuk Pembeli Pertama

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • California mengalokasikan USD 135 juta untuk program insentif EV baru
  • Insentif hanya untuk pembeli pertama kendaraan listrik
  • Batas harga: USD 50.000 untuk mobil baru, USD 25.000 untuk bekas
  • Pengecualian khusus untuk perusahaan EV yang berkantor pusat di California seperti Rivian dan Lucid
  • Tesla tidak termasuk karena kantor pusatnya sudah pindah ke Texas
  • CARB akan merancang program dengan target insentif USD 3.500 untuk mobil baru
  • Pabrikan wajib menanggung setengah biaya setiap insentif
  • Anggaran tambahan USD 135 juta untuk truk dan bus listrik

Telset.id – Negara Bagian California mengalokasikan anggaran sebesar USD 135 juta untuk program insentif kendaraan listrik (EV) yang akan dikhususkan bagi pembeli pertama. Program ini hadir untuk mengisi kekosongan setelah kredit pajak federal sebesar USD 7.500 resmi dihapuskan pada September lalu.

Berdasarkan laporan dari InsideEVs, para legislator dan Gubernur California telah menyetujui anggaran baru yang mencakup dana tersebut. Insentif ini akan diberikan dalam bentuk potongan langsung (cash on the hood) saat pembelian atau penyewaan, sehingga pembeli tidak perlu mengajukan klaim kredit pajak di kemudian hari. Syarat utamanya, program ini hanya berlaku bagi warga yang baru pertama kali membeli EV, yang akan dikonfirmasi melalui pernyataan tertulis pembeli.

Sama seperti versi terakhir dari kredit pajak federal, program ini juga memberlakukan batasan harga. Untuk kendaraan baru, harga eceran yang disarankan pabrikan (MSRP) tidak boleh melebihi USD 50.000. Sementara untuk kendaraan bekas, harga jualnya maksimal USD 25.000.

Pengecualian untuk Perusahaan EV California

Namun, terdapat satu keunikan dalam aturan tersebut yang menguntungkan perusahaan rintisan EV asal California. Aturan itu secara spesifik menyebutkan bahwa insentif tetap akan diberikan kepada perusahaan kendaraan nol-emisi yang berkantor pusat di California, tanpa memandang batasan harga jual kendaraan.

Dampaknya, Rivian yang berbasis di Irvine, California, akan tetap memenuhi syarat meskipun tidak menjual kendaraan baru di bawah USD 50.000. Model R2 misalnya, dibanderol mulai USD 57.990 untuk varian Performa dengan paket Launch. Lucid Motors yang berkantor pusat di San Francisco Bay Area juga akan diuntungkan. Model Air sedan dan Gravity SUV mereka masing-masing dibanderol mulai USD 70.900 dan USD 79.900.

Menariknya, Tesla tidak akan mendapatkan keistimewaan ini. Meskipun didirikan di Silicon Valley dan masih memproduksi mobil di pabrik aslinya di Fremont, California, kantor pusat Tesla telah dipindahkan Elon Musk dari Palo Alto ke Austin, Texas pada tahun 2021. Kendati demikian, sebagian besar varian Tesla saat ini sudah berada di bawah batas harga yang ditetapkan.

Para legislator negara bagian tampaknya sudah mengantisipasi potensi gugatan atas aturan khusus ini. Dalam rancangan undang-undang tersebut, mereka menyertakan klausul yang menyatakan bahwa jika pengadilan menyatakan penerapan aturan pengecualian itu tidak sah, maka sisa bagian lainnya akan tetap berlaku.

Latar Belakang Kebijakan

Sejak Presiden Trump menjabat, pemerintah federal telah membatalkan sebagian besar kebijakan yang mendorong kendaraan ramah lingkungan. Kongres juga melonggarkan aturan ekonomi bahan bakar dengan menghapus denda bagi pabrikan mobil. California, yang memimpin penjualan EV di Amerika Serikat, juga kehilangan wewenangnya untuk menetapkan aturan yang lebih ketat dari Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) setelah keputusan kontroversial dari Kongres.

Gubernur California Gavin Newsom sebelumnya telah menyatakan bahwa negara bagian akan turun tangan jika Trump menghapuskan kredit pajak EV, yang akhirnya terjadi pada September lalu. Anggaran negara bagian ini menginstruksikan California Air Resources Board (CARB) untuk merancang program insentif baru, termasuk besaran dana yang akan diterima pembeli.

Program ini mensyaratkan bahwa pabrikan mobil yang berpartisipasi akan menanggung setengah dari biaya setiap insentif. Pada bulan Mei, E&E News melaporkan bahwa CARB menargetkan insentif sebesar USD 3.500 untuk kendaraan baru (USD 1.750 dari negara bagian dan USD 1.750 dari pabrikan), serta setengahnya untuk EV bekas.

Kelompok pegiat EV dan lingkungan menyambut baik program ini. “Riset pasar menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen pengemudi pertama yang membeli atau menyewa kendaraan listrik menjadi pengemudi EV permanen,” kata American EV Jobs Alliance, “menjadikan insentif pembeli pertama sebagai salah satu cara paling efisien untuk meningkatkan permintaan jangka panjang dan memperkuat manufaktur EV Amerika.”

Selain insentif mobil penumpang, anggaran baru California juga mengalokasikan USD 135 juta untuk meningkatkan penjualan truk dan bus listrik tugas berat.

Kebijakan ini merupakan langkah nyata California untuk mempertahankan dominasinya di pasar EV nasional di tengah perubahan arah kebijakan energi di tingkat federal. Dengan skema insentif yang lebih terarah, negara bagian berharap dapat terus mendorong adopsi kendaraan listrik di kalangan masyarakat luas.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.