📑 Daftar Isi

Interior BYD Seagull generasi kedua dengan kursi pijat dan layar mengambang

BYD Seagull Generasi Kedua Muncul, Kursi Pijat hingga Frunk 94 Liter

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD Seagull generasi kedua muncul dengan kursi pengemudi berpijat dan ambient lighting multi-warna
  • Layar mengambang desain split 3/7, kursi depan elektrik, dan dua kompartemen bawah kursi baris kedua
  • Kini RWD dengan motor 95 kW dan frunk 94 liter, bagasi hingga 1.380 liter
  • Dua opsi baterai 30 dan 39,2 kWh, jangkauan CLTC 320–420 km
  • Diperkirakan dibanderol di bawah 100.000 yuan, menantang Geely EX2

Telset.id – BYD Seagull generasi kedua resmi memperlihatkan wajah barunya menjelang penjualan perdana di China. Mobil listrik hatchback ini tampil dengan kursi pengemudi berpijat, ambient lighting multi-warna, layar mengambang, dan kompartemen penyimpanan 94 liter di bawah kap mesin. Seagull anyar ini juga berubah menjadi mobil penggerak roda belakang (RWD), bersaing langsung dengan Geely EX2 (Xingyuan) yang saat ini menjadi model terlaris di China.

Perubahan paling mencolok ada di kabin. Seagull generasi kedua mengadopsi monitor mengambang besar dengan desain split 3/7. Bagian kiri layar berfungsi sebagai panel instrumen yang menampilkan informasi kecepatan, gigi, jangkauan, konsumsi energi, hingga mode berkendara. Sementara sisi kanan layar didedikasikan untuk fungsi infotainment lain seperti navigasi dan musik.

Second-gen BYD Seagull revealed massaged driver’s seat & 94L frunk

Kenyamanan penumpang juga menjadi perhatian. Kursi depan kini dapat disetel secara elektrik, dan kursi pengemudi mendapat fungsi pijat. Fitur lain yang menonjol adalah ambient lighting multi-warna. Ada dua kompartemen penyimpanan di bawah kursi baris kedua, sementara penumpang belakang bisa menikmati ventilasi udara yang dapat disesuaikan. Tombol magnetik “magic” khas BYD juga tersedia di mobil ini.

Beralih ke sektor penggerak, Seagull generasi kedua memakai motor listrik di poros belakang. Konsekuensinya, muncul ruang penyimpanan 94 liter di bawah kap mesin atau frunk. Bagasi mobil ini menawarkan kapasitas hingga 1.380 liter saat kursi belakang dilipat.

Baca Juga:

Spesifikasi dan Jangkauan BYD Seagull Baru

Dimensi hatchback listrik ini tercatat 4.205/1.810/1.570 mm dengan wheelbase 2.650 mm. Dapur pacunya berupa motor listrik berdaya 95 kW atau setara 127 hp. BYD menyediakan dua opsi baterai, yaitu 30 kWh dan 39,2 kWh. Jangkauan CLTC-nya berada di kisaran 320 hingga 420 km, atau setara 262 sampai 344 km dalam kondisi WLTP.

Interior BYD Seagull generasi kedua

Seagull baru ini diperkirakan mengadopsi fungsi flash charging, yang diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen ke 97 persen dalam sembilan menit. Ada pula opsi LiDAR yang dipasang di atap sebagai bagian dari sistem ADAS DiPilot 300 atau “God’s Eye B”.

Soal harga, CarNewsChina memperkirakan model baru ini dibanderol di bawah 100.000 yuan atau sekitar 14.920 dolar AS. Sebagai perbandingan, Seagull yang masih dijual saat ini berada di rentang harga 69.900 hingga 85.900 yuan atau sekitar 10.430 sampai 12.815 dolar AS.

Tekanan Penjualan dan Persaingan di Segmen Hatchback Listrik

Kemunculan generasi kedua ini tidak lepas dari tekanan pasar. Seagull yang beredar sekarang mencatatkan pengiriman 74.087 unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026, turun 66,5 persen menurut data China EV DataTracker. Angka tersebut menunjukkan model ini kehilangan momentum di tengah persaingan yang semakin ketat.

Fitur kabin BYD Seagull terbaru

Kehadiran Seagull baru dengan konfigurasi RWD, frunk 94 liter, dan fitur kabin yang lebih kaya menjadi upaya BYD menjaga posisinya. Namun, rivalnya bukan lawan mudah. Geely EX2 kini menyandang status model terlaris di China, dan Seagull generasi kedua ditargetkan langsung menantangnya begitu masuk pasar.

Perubahan dari penggerak roda depan ke roda belakang merupakan pergeseran teknis yang signifikan untuk kelas hatchback listrik murah. Konfigurasi ini biasanya dikaitkan dengan pengalaman berkendara yang berbeda, sekaligus membuka ruang penyimpanan tambahan di depan yang sebelumnya tidak tersedia.

Tampilan eksterior BYD Seagull generasi kedua

Dari sisi fitur keselamatan dan kenyamanan, kombinasi kursi pijat, ambient lighting, layar split, dan opsi LiDAR menempatkan Seagull di posisi yang tidak biasa untuk segmen harga di bawah 100.000 yuan. Sebagai catatan, opsi LiDAR dan flash charging disebut sebagai fitur yang diharapkan hadir, bukan konfigurasi standar yang sudah dikonfirmasi untuk seluruh varian.

Bagi pasar Indonesia, langkah BYD menghadirkan fitur-fitur ini di model entry-level menjadi sinyal bagaimana persaingan mobil listrik murah akan bergeser. Bukan lagi sekadar soal harga, tetapi juga soal isi kabin dan kemampuan pengisian daya. Pola serupa terlihat di sektor lain, misalnya wacana balik nama HP bekas yang menunjukkan pasar sekunder kini ikut diatur lebih ketat.

Seagull generasi kedua akan segera masuk pasar China dalam waktu dekat. Dengan posisi harga yang diperkirakan masih di bawah 100.000 yuan, model ini menjadi ujian apakah BYD mampu membalikkan penurunan pengiriman yang mencapai 66,5 persen sepanjang delapan bulan pertama 2026.

Yang jelas, arah persaingan di segmen hatchback listrik murah kini ditentukan oleh detail-detail kecil: kursi yang bisa dipijat, layar yang dibagi dua fungsi, dan frunk yang sebelumnya tidak ada. Seagull baru membawa semua itu ke meja, dan Geely EX2 harus bersiap menerima tekanan.

[ META_DESCRIPTION]
BYD Seagull generasi kedua muncul dengan kursi pijat, ambient lighting, dan frunk 94 liter. Simak spesifikasi, jangkauan, dan prediksi harganya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.