πŸ“‘ Daftar Isi

BYD Racco EV Kei car saat debut di Jepang sebelum ekspansi ke Sri Lanka dan Macau

BYD Racco Melompat ke Sri Lanka dan Macau, Ekspansi Pertama Kei EV

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD luncurkan Racco EV di Sri Lanka (9 Oktober) dan Macau setelah debut di Jepang
  • Ekspansi pertama Racco ke pasar RHD di luar Jepang, buku pesanan Macau dibuka
  • Racco melampaui 2.000 pesanan sejak peluncuran dua bulan lalu
  • Spesifikasi: 3.395/1.475/1.800 mm, motor 47 kW, baterai LFP 22,4 dan 35,84 kWh
  • Jarak tempuh WLTC 210 km dan 320 km, harga mulai 2,145 juta yen (13.600 USD)
  • BYD catat 10.000 unit terjual di Jepang sejak masuk negara tersebut
  • Pasar potensial: Hong Kong, Inggris, Australia; Tiongkok dan LHD belum masuk hitungan
  • Kompetitor: Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, dan Chery yang masuk 2027

Telset.id – BYD resmi mengumumkan rencana peluncuran Racco EV di Sri Lanka dan Macau setelah debutnya di Jepang. Pengumuman ini disampaikan BYD di sebuah diler di Hiratsuka, Prefektur Kanagawa, Jepang, dan menandai ekspansi pertama Racco ke pasar setir kanan (RHD) di luar Jepang. Buku pesanan telah dibuka di Macau, sementara peluncuran resmi di Sri Lanka dijadwalkan pada 9 Oktober. Langkah ini mempertegas arah ekspansi BYD yang memprioritaskan pasar RHD, seiring pencapaian penjualan lebih dari 10.000 unit kendaraan di Jepang sejak merek asal Tiongkok itu masuk ke negara tersebut.

Racco merupakan model pertama BYD yang dikembangkan khusus untuk pasar Jepang dan dirancang memenuhi standar Kei car negara itu, yang membatasi ukuran serta tenaga kendaraan. Sebagai imbalannya, Kei car menerima keringanan pajak, dan pemilik Kei di sejumlah wilayah dibebaskan dari kewajiban menunjukkan bukti kepemilikan ruang parkir yang sah (Shako Shomeisho/車庫証明). Racco tercatat sebagai EV Kei car pertama yang melampaui jarak tempuh WLTC 300 km, dan menerima lebih dari 1.000 pesanan dalam dua pekan setelah peluncurannya. Kini, setelah dua bulan berlalu, BYD menyatakan Racco telah melampaui 2.000 pesanan.

Pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi langkah ekspansi BYD ke pasar RHD lain. Perwakilan BYD menyebut perusahaan tengah mengevaluasi permintaan Racco di luar Jepang dan akan memprioritaskan ekspansi ke pasar RHD. Dua pasar pertama yang dikonfirmasi adalah Macau dan Sri Lanka, menjadikan Racco sebagai model Kei EV yang menyasar wilayah dengan karakteristik urban padat di luar negeri asalnya.

Spesifikasi dan Harga BYD Racco

BYD Racco memiliki dimensi 3.395/1.475/1.800 mm dengan jarak sumbu roda 2.520 mm. Kendaraan ini menampung empat penumpang sesuai regulasi Kei, dan menawarkan ruang bagasi 280 liter. Radius putarnya 4,8 meter, keunggulan untuk manuver di lalu lintas perkotaan yang sempit. Motor listrik 47 kW (63 hp) ditempatkan di depan, dengan output tepat di batas legal Kei car.

Motor tersebut dipasangkan dengan paket baterai LFP berkapasitas 22,4 kWh dan 35,84 kWh, yang masing-masing menghasilkan jarak tempuh WLTC 210 km dan 320 km. Harga awalnya mulai dari 2,145 juta yen (13.600 USD). Kombinasi spesifikasi ini menempatkan Racco sebagai EV mungil yang efisien untuk mobilitas harian di kota-kota padat. Detail harga dan jangkauan tersebut sejalan dengan jarak tempuh 320 km yang menjadi salah satu nilai jual utamanya.

BYD Racco EV Kei car tampak depan saat debut di Jepang

Di pasar Jepang, Racco bersaing langsung dengan Nissan Sakura yang juga merupakan Kei EV, serta Mitsubishi eK X EV yang berbagi platform dengannya. Persaingan ini menjadi ujian bagi Racco untuk membuktikan daya saingnya di segmen yang sudah mapan. Sebelumnya, Racco juga sempat mencuri perhatian pasar dengan 1.000 pemesanan yang diraih hanya dalam dua pekan pertama setelah peluncuran.

Pasar Potensial dan Kendala Ekspansi

Meski BYD belum mengumumkan langkah berikutnya untuk Racco, kendaraan ini kemungkinan akan masuk ke pasar RHD yang sudah akrab dengan Kei car. Salah satu pasar potensial adalah Hong Kong, tempat Suzuki telah membangun pijakan Kei car melalui Hustler, Jimny, dan Carry. Pasar potensial lainnya adalah Inggris, tempat Honda meluncurkan Super-N, versi yang sedikit lebih besar dan lebih bertenaga dari Kei car N-One e milik Jepang. Racco pun berpotensi mendapat peningkatan tenaga dan pembesaran ukuran untuk menyesuaikan diri dengan pasar luar negeri.

BYD juga memiliki kehadiran signifikan di Australia, pasar RHD dengan kepemilikan EV yang terus tumbuh. Mitsubishi sebelumnya mengevaluasi eK X EV, sebuah Kei car listrik, untuk negara tersebut, tetapi akhirnya memutuskan tidak meluncurkannya secara lokal dengan alasan biaya homologasi yang terlalu tinggi. Hingga regulasi berubah, Racco kemungkinan akan menjauh dari pasar tersebut. Dengan pasar setir kiri (LHD) untuk sementara tidak masuk hitungan, Racco juga kecil kemungkinannya masuk ke pasar domestik BYD di Tiongkok. Pasar microcar Tiongkok didominasi mini EV seharga sekitar 10.000 USD seperti Changan Lumin dan Wuling Mini EV, sehingga potensi harga Racco yang tinggi berisiko membuatnya kurang menarik bagi pembeli lokal.

BYD Racco EV Kei car tampak samping saat debut di Jepang

Ancaman kompetisi juga datang dari pemain Tiongkok lain. Chery tengah mengincar pasar Kei car Jepang dan telah membentuk usaha patungan untuk meluncurkan Kei EV di negara tersebut pada 2027. Langkah Chery ini menandakan segmen Kei EV akan semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan, seiring minat produsen Tiongkok terhadap pasar Jepang yang sebelumnya didominasi merek lokal. Bagi BYD, capaian 5.000 pemesanan yang sempat mencuat menunjukkan besarnya animo awal terhadap Racco di Jepang.

Dengan buku pesanan yang telah dibuka di Macau dan peluncuran Sri Lanka pada 9 Oktober, BYD memindahkan ujian berikutnya bagi Racco dari pasar domestik Jepang ke pasar RHD lain. Keberhasilan Racco di dua pasar baru ini akan menjadi indikator apakah model khusus Jepang tersebut dapat direplikasi di luar negeri asalnya, sekaligus menguji strategi BYD memprioritaskan pasar RHD dalam peta ekspansinya.

[IMAGE_ALT_1]
BYD Racco EV Kei car tampak depan saat debut di Jepang

[IMAGE_CAPTION_1]
BYD Racco EV Kei car yang dikembangkan khusus untuk pasar Jepang. (Sumber: BYD)

[IMAGE_DESCRIPTION_1]
Tampak depan BYD Racco EV, Kei car listrik pertama BYD yang dirancang memenuhi standar Kei car Jepang. Kendaraan ini memiliki dimensi 3.395/1.475/1.800 mm dan menjadi EV Kei car pertama yang melampaui jarak tempuh WLTC 300 km.

[IMAGE_ALT_2]
BYD Racco EV Kei car tampak samping saat debut di Jepang

[IMAGE_CAPTION_2]
Tampak samping BYD Racco EV Kei car. (Sumber: BYD)

[IMAGE_DESCRIPTION_2]
Tampak samping BYD Racco EV, Kei car listrik BYD dengan jarak sumbu roda 2.520 mm dan radius putar 4,8 meter. Racco akan diluncurkan di Sri Lanka pada 9 Oktober dan buku pesanannya telah dibuka di Macau.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.