Telset.id – BYD mempercepat produksi massal baterai Blade Battery 2.0 di kompleks pabrik Xixian untuk mengatasi bottleneck produksi yang justru disebabkan oleh tingginya permintaan pasar terhadap sedan listrik Seal 08. Langkah ini diambil demi memenuhi target pengiriman kendaraan sebelum peluncuran komersial pada 2 Juli 2026.
Wakil Presiden Eksekutif BYD, He Zhiqi, mengonfirmasi bahwa kapasitas produksi sel baterai di pabrik Xixian terus meningkat secara bertahap. Peningkatan ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada jalur perakitan yang saat ini kewalahan mengejar permintaan yang melonjak. Fokus utama industrialisasi adalah mempercepat produksi paket Blade Battery 2.0 untuk memasok berbagai lini kendaraan baru yang akan segera meluncur.
Infrastruktur perakitan di pabrik Xi’an sendiri telah stabil dan siap mendukung peningkatan volume produksi menjelang musim ritel puncak. Tim pabrik juga mengoptimalkan jalur perakitan otomatis untuk memastikan kualitas komponen tetap terjaga di bawah tekanan volume tinggi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BYD untuk menjaga reputasi kualitas di tengah gempuran permintaan.
Permintaan Tinggi Jadi “Masalah” Mewah BYD
Ketua BYD, Wang Chuanfu, secara terbuka menyebut situasi ini sebagai tantangan unik yang justru berasal dari kelebihan permintaan produk, bukan karena minimnya pasar. Ia menekankan bahwa total pengiriman ritel tahun ini sepenuhnya bergantung pada kapasitas produksi baterai, bukan pada jumlah pesanan kendaraan yang masuk. Dilema korporasi ini mengingatkan pada ketegangan rantai pasok sebelumnya, di mana tunggakan pesanan BYD Great Tang sempat menumpuk akibat keterbatasan ketersediaan sel baterai di tingkat regional.
Percepatan produksi ini juga sejalan dengan upaya BYD memperluas operasi manufaktur baterai untuk mendukung jaringan kendaraan premium Fang Cheng Bao. Dengan kata lain, keberhasilan produksi Blade Battery 2.0 menjadi fondasi bagi ekspansi BYD di segmen kendaraan listrik kelas atas.
Jaminan Pengiriman Agresif untuk Seal 08
Dampak langsung dari percepatan produksi ini sangat terasa pada peluncuran sedan Seal 08 yang akan datang. Mobil ini dibanderol dengan target harga pre-order premium sebesar 250.000 yuan (sekitar 36.798 USD). Logistik produksi skala besar di lokasi perakitan utama Xi’an dilaporkan berjalan lancar untuk memastikan ketersediaan unit lokal sebelum peluncuran komersial resmi pada 2 Juli 2026.
Untuk menenangkan pembeli yang cemas menunggu dalam antrean pengiriman, Manajer Umum BYD, Lu Tian, mengumumkan jaminan pengiriman agresif saat acara peluncuran Da Tang EV. Jika pabrikan gagal mengirimkan pesanan kendaraan yang sudah dikunci dalam waktu 30 hari, pelanggan akan menerima paket kompensasi harian. Skema ini memberikan satu hari pengisian daya flash gratis untuk setiap hari keterlambatan pengiriman.
Strategi ini menunjukkan kepercayaan diri BYD terhadap kemampuan produksinya, sekaligus menjadi alat pemasaran yang kuat untuk mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah tekanan permintaan tinggi. Kebijakan kompensasi ini juga menjadi pembeda di pasar otomotif China yang semakin kompetitif.
Data Pemasangan Baterai Tunjukkan Pemulihan Kuat
Data terverifikasi dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa volume pemasangan baterai bulanan BYD mencapai 11,87 GWh pada Mei 2026. Angka ini berhasil menguasai 16,6% pangsa pasar dalam ekosistem pasokan kendaraan listrik domestik. Volume tersebut merupakan pemulihan dramatis dari posisi terendah 3,56 GWh yang tercatat selama kemerosotan manufaktur pada Februari 2026.
Metrik sebelumnya menunjukkan pertumbuhan yang stabil, dengan 10,06 GWh pada Maret dan 10,49 GWh pada April, semuanya berasal dari kimia lithium iron phosphate (LFP). Volume sumber daya yang terus bertambah ini memberikan fondasi teknis yang stabil untuk mendukung jalur perakitan kendaraan yang berkelanjutan. Ekspansi manufaktur ini memastikan bahwa jadwal pengiriman kendaraan penumpang yang akan datang tetap selaras dengan jadwal produksi awal.
Dengan percepatan produksi Blade Battery 2.0 ini, BYD tidak hanya mengatasi bottleneck saat ini tetapi juga memposisikan diri untuk pertumbuhan lebih lanjut di segmen kendaraan listrik premium. Keberhasilan strategi ini akan menjadi kunci bagi dominasi BYD di pasar EV global.





Komentar
Belum ada komentar.