📑 Daftar Isi

BMW X5 generasi kelima tampak depan dengan kidney grille menyala dan lampu LED double-X

BMW X5 Generasi Kelima Resmi Meluncur dengan Lima Pilihan Powertrain

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BMW resmi meluncurkan X5 generasi kelima dengan desain terinspirasi Neue Klasse
  • Tersedia lima pilihan powertrain: bensin, diesel, plug-in hybrid, listrik (iX5), dan hidrogen
  • iX5 listrik debut dengan teknologi EV generasi keenam, arsitektur 800V, jangkauan hingga 700 km, dan pengisian 460 kW
  • Interior baru dengan Panoramic iDrive, layar 17,9 inci, dan layar penumpang 14,6 inci opsional
  • Produksi dimulai akhir 2026, pengiriman global bertahap hingga awal 2027

Telset.id – BMW resmi meluncurkan generasi kelima X5, memberikan pembaruan terbesar pada salah satu SUV mewah terlarisnya. Model baru ini menghadirkan desain terinspirasi Neue Klasse, interior yang didesain ulang sepenuhnya, dan pilihan powertrain paling luas yang pernah ditawarkan X5.

Selain varian bensin, diesel, dan plug-in hybrid, BMW juga memperkenalkan iX5 listrik murni pertama. Pabrikan asal Jerman itu juga mengonfirmasi bahwa X5 bertenaga hidrogen akan bergabung di kemudian hari. Lebih banyak pilihan powertrain, lebih banyak teknologi, dan desain segar menjadi daya tarik utama SUV premium ini.

X5 baru mempertahankan siluet SUV yang familier, namun mengadopsi bahasa desain terbaru BMW. Di bagian depan, terdapat kidney grille menyala yang lebih tinggi dan tegak, diapit oleh light signature LED “double-X” baru yang mengintegrasikan daytime running lights, indicator, dan low-beam headlights dalam satu unit. Lampu LED adaptif dengan matrix high beams, cornering lights, dan teknologi Selective Beam menjadi fitur standar.

Profil X5 terlihat lebih bersih berkat jendela flush-fitting dan door handles elektrik baru “BMW Winglet” yang terintegrasi di pilar B dan C. Lengkungan roda yang menonjol, garis bahu yang lebih kuat, serta velg alloy mulai dari 21 hingga 23 inci memberikan tampilan lebih berotot. Di bagian belakang, lampu LED yang lebih ramping dan bumper yang didesain ulang melengkapi tampilan segar ini.

Pembeli juga dapat memilih dari 11 pilihan cat eksterior, sementara varian M Sport, M Sport Pro, dan M60e xDrive yang berfokus pada performa tetap tersedia.

BMW X5

Lima Pilihan Powertrain Paling Serbaguna

Kisah terbesar justru berada di balik lembaran logam. BMW menawarkan lima opsi propulsi berbeda di seluruh jajaran X5 baru, menjadikannya X5 paling serbaguna yang pernah dibuat. Pelanggan dapat memilih antara bensin, diesel, plug-in hybrid, iX5 baterai-listrik yang sepenuhnya baru, dan versi bertenaga hidrogen yang akan datang.

iX5 listrik menjadi debut teknologi EV generasi keenam BMW dengan arsitektur 800V, perkiraan jangkauan hingga 435 mil (700 km), dan kecepatan pengisian daya hingga 460 kW. Angka ini menempatkan iX5 sebagai salah satu SUV listrik dengan kemampuan pengisian daya tercepat di pasaran.

Di dalam kabin, BMW mendesain ulang sepenuhnya interior dengan antarmuka Panoramic iDrive terbaru. Layar Panoramic Vision selebar penuh berada di dasar kaca depan, dipasangkan dengan touchscreen sentral 17,9 inci yang besar dan layar penumpang 14,6 inci opsional. Sistem operasi BMW X menggerakkan sistem infotainment, sementara kabin juga mendapatkan material yang ditingkatkan, pencahayaan ambien, dan fitur asisten digital bertenaga AI baru.

Transformasi interior ini sejalan dengan tren industri otomotif yang semakin fokus pada pengalaman digital. Sementara itu, perkembangan teknologi di sektor lain juga menarik untuk dicermati, misalnya FCC Listing Bocorkan yang mengindikasikan perangkat wearable masa depan juga akan mengadopsi konektivitas yang lebih canggih.

Produksi dan Ketersediaan

Generasi kelima X5 ini signifikan karena mencerminkan strategi BMW yang membiarkan pembeli memilih powertrain pilihan mereka, alih-alih memaksakan transisi ke kendaraan listrik. Baik pelanggan menginginkan mesin pembakaran tradisional, plug-in hybrid, SUV listrik penuh, atau suatu saat tenaga hidrogen, BMW berencana menawarkan semuanya di bawah badge X5 yang sama.

Produksi X5 baru akan dimulai akhir tahun ini, dengan pengiriman global secara bertahap mulai akhir 2026 hingga awal 2027. iX5 listrik akan memimpin generasi berikutnya dari EV premium BMW, sementara X5 bertenaga hidrogen diharapkan hadir setelah peluncuran awal, semakin memperluas strategi multi-powertrain perusahaan.

Keputusan BMW untuk mempertahankan beragam pilihan mesin menunjukkan bahwa transisi ke kendaraan listrik masih membutuhkan pendekatan yang fleksibel. Hal ini berbeda dengan pendekatan beberapa pabrikan lain yang langsung full listrik. Di sisi lain, persaingan di industri teknologi juga semakin menarik, seperti yang terlihat dari Samsung Siapkan Pendingin untuk perangkat unggulannya.

Dengan hadirnya lima pilihan powertrain, BMW X5 generasi kelima menjadi tolok ukur baru dalam hal fleksibilitas di segmen SUV mewah. Konsumen kini memiliki kebebasan memilih teknologi mesin yang sesuai dengan kebutuhan dan infrastruktur di wilayah mereka, tanpa harus meninggalkan badge dan kemewahan X5.

Bagi para penggemar otomotif dan calon pembeli, kehadiran varian listrik murni iX5 dengan jangkauan hingga 700 km dan kecepatan pengisian 460 kW menjadi game changer tersendiri. Ini menunjukkan bahwa BMW serius bersaing di era elektrifikasi tanpa meninggalkan basis pelanggan setianya yang masih menginginkan mesin konvensional.

Ke depannya, kesuksesan strategi ini akan sangat bergantung pada adopsi pasar dan infrastruktur pengisian daya di berbagai negara. BMW tampaknya telah mengambil langkah berani dengan menawarkan semua opsi sekaligus, dan waktu yang akan membuktikan apakah pendekatan “satu model untuk semua kebutuhan” ini akan menjadi kemenangan besar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.