BMW i4 M50 tampak samping dengan desain sporty

BMW Siapkan i4 Convertible, Mobil Listrik Atap Terbuka Meluncur 2028

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • BMW dikabarkan sedang mengembangkan i4 Convertible dengan kode NA3
  • Mobil listrik atap terbuka ini dijadwalkan meluncur pada tahun 2028
  • Akan menggunakan atap lunak berbahan kain (fabric soft top) bukan hardtop
  • i4 Gran Coupe akan pensiun tahun depan tanpa penerus langsung
  • Model ini akan menjadi bagian dari jajaran Neue Klasse 3 Series
  • Akan bergabung dengan i3 Sedan dan i3 Touring yang sudah direncanakan
  • Versi bensin 4 Series Convertible dan M4 Convertible tetap dijual hingga 2029
  • Ada kemungkinan BMW juga memproduksi i4 Coupe untuk efisiensi biaya
  • Menggunakan motor Gen6 dan baterai generasi terbaru dari jajaran i3
  • Platform EV murni memungkinkan wheelbase lebih panjang dan kabin lebih luas

Telset.id – BMW dikabarkan tengah mengembangkan versi atap terbuka dari sedan listrik i4. Sebuah laporan dari BMWBlog mengungkapkan bahwa pabrikan asal Jerman tersebut sedang menyiapkan BMW i4 Convertible dengan kode internal NA3, yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2028. Kabar ini menjadi angin segar bagi penggemar mobil listrik yang mendambakan sensasi berkendara dengan atap terbuka tanpa emisi.

Menurut sumber yang dekat dengan BMW, model i4 Convertible ini akan menjadi bagian dari jajaran listrik generasi terbaru BMW yang dikenal dengan nama Neue Klasse. Meski demikian, para penggemar harus bersabar karena sebelum model ini hadir, lini i4 Gran Coupe akan lebih dulu pensiun pada tahun depan tanpa penerus langsung. Artinya, akan ada jeda beberapa tahun di mana nama i4 menghilang dari pasaran sebelum kembali dengan wujud yang lebih segar pada 2028.

Keputusan BMW untuk menghadirkan i4 Convertible menunjukkan komitmen perusahaan terhadap elektrifikasi, namun dengan pendekatan yang lebih bertahap. Model ini akan melengkapi jajaran Neue Klasse 3 Series yang juga mencakup i3 Sedan dan i3 Touring yang akan datang. Dengan demikian, BMW i4 Convertible tidak hanya menjadi mobil listrik atap terbuka, tetapi juga bagian dari strategi besar BMW dalam mentransformasi lini produk mereka ke era elektrifikasi.

Dari segi desain, i4 Convertible diprediksi akan mengadopsi atap lunak berbahan kain (fabric soft top) alih-alih atap keras lipat (folding hardtop). Pilihan ini bukan tanpa alasan. Atap lunak lebih ringan, tidak banyak memakan ruang bagasi saat dilipat, dan lebih murah dalam proses produksi. Semua faktor ini menjadi pertimbangan utama bagi pabrikan otomotif modern yang ingin menekan biaya dan bobot kendaraan.

Meski beralih ke listrik, BMW tidak serta-merta meninggalkan mesin pembakaran internal. Menurut laporan yang sama, model 4 Series Convertible berbahan bakar bensin (G23) dan M4 Convertible (G83) diperkirakan akan tetap diproduksi setidaknya hingga pertengahan 2029. Ini menunjukkan bahwa BMW masih memberikan opsi bagi konsumen yang belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.

Selain versi Convertible, ada kemungkinan besar BMW juga akan memproduksi i4 Coupe. Langkah ini masuk akal karena berbagi platform, motor, dan baterai antara kedua model akan membantu menekan biaya pengembangan dan produksi. Teknologi yang digunakan diprediksi akan sama dengan yang ada di jajaran i3, yaitu motor Gen6 dan baterai generasi terbaru.

Keunggulan lain dari platform EV murni (ground-up EV) adalah fleksibilitas dalam penataan ruang. Tanpa adanya mesin besar di bagian depan, BMW dapat meregangkan jarak sumbu roda (wheelbase) dan mengoptimalkan ruang kabin. Ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan untuk mobil convertible empat kursi yang biasanya identik dengan ruang kabin yang terbatas.

Meski jadwal peluncuran masih pada 2028, dalam dunia otomotif, tenggat waktu tersebut tidaklah terlalu lama mengingat kompleksitas pengembangan mobil listrik. Publik dapat mengharapkan BMW untuk mulai membagikan detail lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang. Informasi mengenai spesifikasi teknis, jangkauan baterai, dan fitur-fitur unggulan diperkirakan akan diumumkan secara bertahap.

Bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan sensasi berkendara atap terbuka, BMW i4 Convertible menjadi salah satu opsi yang patut dinantikan. Dengan desain yang sporty, teknologi baterai generasi terbaru, dan DNA performa khas BMW, model ini berpotensi menjadi primadona di segmen EV premium. Namun, para penggemar harus bersabar dan menunggu hingga 2028 untuk bisa merasakan langsung pengalaman berkendara tanpa atap dari pabrikan asal Bavaria ini.

Kehadiran BMW i4 Convertible juga menjadi sinyal bahwa segmen mobil listrik atap terbuka mulai mendapatkan perhatian dari pabrikan besar. Selama ini, pilihan mobil listrik convertible masih sangat terbatas. Dengan masuknya BMW ke segmen ini, persaingan diprediksi akan semakin ketat dan konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan berkualitas.

Selain itu, strategi BMW untuk tetap mempertahankan model bensin di samping model listrik menunjukkan pendekatan yang hati-hati dan pragmatis. Perusahaan tidak terburu-buru melakukan transisi penuh, tetapi memberikan waktu bagi pasar dan konsumen untuk beradaptasi. Ini bisa menjadi strategi yang tepat mengingat adopsi kendaraan listrik di berbagai negara masih berjalan dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Dari sisi teknis, penggunaan platform Neue Klasse pada i4 Convertible menjanjikan berbagai peningkatan signifikan. Arsitektur generasi terbaru ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan menawarkan efisiensi yang lebih baik, performa yang lebih tinggi, dan kemampuan pengisian daya yang lebih cepat. Baterai Gen6 yang digunakan juga diklaim memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dan biaya produksi yang lebih rendah.

BMW sendiri telah mengonfirmasi bahwa Neue Klasse akan menjadi fondasi bagi sebagian besar model listrik mereka di masa depan. Dengan dimulainya produksi i3 Sedan dan i3 Touring, diikuti oleh i4 Convertible dan kemungkinan i4 Coupe, BMW menunjukkan keseriusannya dalam menggarap segmen kendaraan listrik premium.

Bagi para penggemar setia BMW, kabar ini tentu menjadi sesuatu yang dinantikan. i4 Convertible menawarkan kombinasi antara performa listrik yang responsif, desain ikonik BMW, dan kenikmatan berkendara dengan atap terbuka. Meskipun harus menunggu hingga 2028, janji akan hadirnya mobil ini sudah cukup untuk membuat para penggemar bersemangat.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan semakin matangnya pasar kendaraan listrik, tidak menutup kemungkinan BMW akan mempercepat jadwal peluncuran i4 Convertible atau bahkan menghadirkan kejutan-kejutan lain di luar rencana yang sudah diungkapkan. Yang jelas, masa depan elektrifikasi BMW terlihat semakin cerah dengan hadirnya model-model inovatif seperti i4 Convertible.

Bagi pembaca yang tertarik dengan perkembangan teknologi otomotif terkini, Anda juga dapat menyimak artikel tentang Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider di MCU yang juga dijadwalkan rilis pada 2028. Selain itu, simak juga informasi mengenai kenaikan harga layanan Apple yang diprediksi berdampak pada harga iPhone 18.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.