Telset.id ā Bafang resmi mengumumkan motor e-MTB performa tinggi terbaru, M510RS dan M560RS, dengan daya puncak hingga 1.700 watt dan torsi 150 Nm. Kedua motor ini akan memulai debut produksinya di Italian Bike Festival, Misano, Italia, pada 4-6 September 2026, sebelum memasuki produksi massal akhir tahun ini.
Motor Bafang M510RS dan M560RS merupakan versi produksi dari konsep yang pertama kali diperkenalkan di Eurobike tahun lalu. Dengan angka tersebut, istilah āpedal assistā seakan tidak lagi relevan untuk menggambarkan kemampuan motor ini. Bafang sendiri selama ini dikenal sebagai produsen motor e-bike yang tidak pernah ragu menghadirkan performa ekstrem.
Spesifikasi Bafang M510RS dan M560RS
Model M510RS menawarkan torsi puncak 110 Nm dalam operasi normal, dengan fungsi Boost-to-Limit yang dapat meningkatkannya hingga 120-130 Nm tergantung tegangan sistem. Daya puncaknya mencapai 1.100W pada sistem 36V atau 1.300W pada 48V.

Sementara itu, M560RS menjadi varian paling ekstrem dengan torsi normal 120 Nm yang bisa naik hingga 150 Nm dalam mode Boost-to-Limit. Konfigurasi 36V menghasilkan daya puncak 1.400W, sedangkan versi 48V menembus 1.700W. Menariknya, seluruh performa tersebut dikemas dalam bobot hanya 3,3 kg.
Sebagai perbandingan, banyak e-bike komuter biasa menggunakan motor 350W atau 500W. Bafang kini menjejalkan daya beberapa kali lipat lebih besar ke dalam mid-drive ringkas yang dirancang membantu pesepeda gunung menaklukkan tanjakan teknis yang sulit.
Angka-angka besar tersebut tentu tidak tersedia secara kontinuāitu adalah angka puncak. Mode Boost-to-Limit pada dasarnya adalah mode overdrive durasi pendek untuk rintangan dan tanjakan curam. Saat diaktifkan, Bafang mengklaim dapat memberikan bantuan 800%, artinya motor berkontribusi delapan kali lipat dari input pengendara. Mode Sport+ yang lebih moderat masih menawarkan bantuan adaptif hingga 500%.
Teknologi Sensor dan Keunggulan Praktis
Bafang tidak sekadar mengandalkan motor raksasa. Kedua motor RS menggunakan IMU enam sumbu bersama dengan sensor torsi, cadence, dan kecepatan roda untuk menentukan kondisi sepeda dan pengendara secara real-time. Sistem RS diklaim bereaksi 50% lebih cepat dibandingkan motor M510 dan M560 standar, sekaligus memotong daya motor 33% lebih sensitif. Hal ini penting untuk mengontrol mid-drive 150 Nm di medan longgar.

Fitur lain termasuk Hill Hold untuk mencegah sepeda mundur saat start di tanjakan dan fungsi Walk Assist yang diperbarui. Bafang mengaku menghabiskan lebih dari 4.000 jam untuk menyempurnakan sistem dalam kondisi balap, termasuk pengembangan melalui seri WES UCI E-MTB World Cup.
Keunggulan praktis lainnya: M510RS dan M560RS mempertahankan antarmuka pemasangan yang sama dengan M510 dan M560 yang sudah ada. Artinya, produsen sepeda yang sudah mendesain frame untuk motor tersebut tidak perlu mengembangkan rangka baru sepenuhnya untuk mengadopsi versi RS. M560RS juga akan ditawarkan dalam versi untuk persyaratan Eropa 25 km/jam dan AS 45 km/jam.
Meski daya puncaknya melampaui batas sepeda listrik jalanan di sebagian besar negara, motor ini memang dirancang khusus untuk eMTBāuntuk mendaki gunung, bukan jalur sepeda perkotaan.
Baca Juga:
Angka-angka ini tentu akan memicu perbandingan dengan sistem motor e-bike dari DJI, yaitu Avinox, yang turut mendorong motor e-MTB performa tinggi ke level yang semakin absurd. Di atas kertas, angka 1.700W Bafang memang melampaui batas daya tersebut. Namun yang lebih menarik adalah sejauh apa perkembangan mid-drive e-bike itu sendiriāmotor ringkas yang mampu menghasilkan 150 Nm dan daya puncak empat digit sambil menggunakan IMU dan berbagai sensor untuk menyalurkan daya secara presisi per kayuhan.
Apakah seseorang benar-benar membutuhkan 1.700 watt di sepeda gunung listrik adalah pertanyaan lain. Namun jika Anda pernah melihat tanjakan curam dan longgar sambil berpikir, āmungkinkah e-bike saya bisa melewatinya,ā Bafang tampaknya ingin menjawabnya dengan tegas: ya.
Perkembangan motor e-MTB ekstrem ini hadir di tengah dinamika regulasi yang semakin ketat. Sementara itu, segmen e-bike komuter juga terus berkembang dengan berbagai pilihan menarik. Namun untuk penggemar e-MTB sejati, kehadiran Bafang M510RS dan M560RS menandai lompatan signifikan dalam kemampuan motor listrik untuk medan berat.





Komentar
Belum ada komentar.