Telset.id – Startup otonom asal Pittsburgh, Aurora, resmi meluncurkan perangkat keras generasi kedua untuk truk otonom mereka, Aurora Driver 2. Sistem baru ini diklaim lebih bertenaga, lebih ringkas, dan mampu memangkas biaya hardware hingga setengahnya dibanding pendahulunya, menjadikannya lompatan signifikan dalam industri logistik otonom.
Aurora Driver 2 dirancang untuk bertahan menempuh satu juta mil dalam pengiriman barang tanpa pengemudi. Klaim ini didukung oleh sensor yang lebih tangguh dan integrasi yang lebih ketat dibandingkan generasi pertama. Peningkatan paling mencolok ada pada sensor Lidar depan yang kini mampu mendeteksi objek hingga setengah mil jauhnya, baik di bawah sinar matahari langsung maupun di malam hari.
Perusahaan menyatakan bahwa setiap aspek perangkat keras generasi kedua telah diperkuat untuk tetap dalam kondisi prima di berbagai kondisi cuaca ekstrem, termasuk getaran, debu abrasif, hujan, dan suhu ekstrem. Sistem pembersihan internal yang diperbarui menggunakan semburan air dan udara untuk menjaga sensor tetap bersih, sehingga truk dapat “melihat” lebih baik saat cuaca buruk.
Semua komponen terhubung ke komputer baru yang ditenagai oleh chip Nvidia. Komputer ini cukup kuat untuk memproses jutaan titik data, memungkinkan perangkat keras mengambil keputusan dalam hitungan milidetik. Sistem komputer sepenuhnya redundan dan ditempatkan dalam sasis yang 40% lebih kecil dari model sebelumnya, yang secara langsung mengurangi biaya dan mempermudah integrasi.
Baca Juga:
Janji utama truk otonom adalah kemampuan berkendara nonstop ke tujuan, menekan biaya yang terkait dengan konfigurasi pengemudi ganda dan mengurangi waktu henti. Aurora mengklaim bahwa perangkat keras generasi kedua ini dapat menggandakan pendapatan per truk bagi pemilik armada. Untuk truk dengan satu pengemudi, Aurora mengklaim truk otonomnya dapat memangkas waktu pengiriman hingga 40% pada rute seperti Fort Worth ke Phoenix, yang biasanya memerlukan waktu istirahat wajib selama 10 jam.
Sejauh ini, truk yang dilengkapi perangkat keras generasi pertama Aurora telah menempuh hampir 440.000 mil tanpa pengemudi. Untuk mempercepat produksi, Aurora telah bermitra dengan Roush untuk memasang kit perangkat keras generasi kedua pada truk Kelas 8, dengan target memproduksi 1.000 truk otonom per tahun.
Secara teori, truk apa pun dapat dipasangi perangkat Aurora Driver 2, namun saat ini perusahaan sedang memasangnya pada International LT dan Volvo VNL Autonomous. Langkah ini menunjukkan komitmen serius Aurora untuk merevolusi industri logistik dengan teknologi otonom yang lebih terjangkau dan andal.





Komentar
Belum ada komentar.