Telset.id ā Microsoft memperkenalkan tiga peningkatan fitur touchpad untuk Windows yang dirancang memangkas kebiasaan menggeser jari berulang kali saat menelusuri dokumen panjang, halaman web, atau kode. Pengumuman ini disampaikan sebagai Windows tip of the day pada Jumat, 23 Oktober 2026, dan menjadi perubahan yang langsung terasa bagi pengguna laptop Windows yang menghabiskan banyak waktu untuk scrolling.
Dari tiga fitur yang diperkenalkan, baru accelerated scrolling yang sudah tersedia saat ini. Sementara edge scrolling dan single-finger scrolling dijadwalkan hadir untuk Windows Insiders pada pekan berikutnya. Artinya, pengguna Windows umum belum bisa menikmati seluruh pembaruan ini sekaligus, dan harus menunggu tahap uji coba Insiders sebelum fitur tersebut meluas.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Marcus Ash melalui akun X @marcusash pada 23 Oktober 2026. Dalam unggahannya, ia menyebut tiga peningkatan touchpad yang tengah dikerjakan Microsoft, yaitu accelerated scrolling, edge scrolling, dan single-finger scrolling. Ketiganya menyasar satu masalah yang sama: mengurangi gerakan swipe berulang ketika pengguna harus menjelajahi konten yang panjang di layar laptop.
Accelerated Scrolling Sudah Aktif
Fitur pertama, accelerated scrolling, memungkinkan pengguna menggeser halaman dengan cepat hanya melalui satu swipe pada touchpad. Hasilnya, halaman akan bergulir lebih cepat dibandingkan scroll normal. Microsoft menyebut fitur ini sudah live dan bisa digunakan sekarang oleh pengguna Windows.
Bagi pengguna yang terbiasa dengan perangkat macOS, perilaku accelerated scrolling bukan hal baru karena fitur serupa sudah lama tersedia di sana. Kini pengguna Windows bisa merasakan pengalaman serupa ketika berpindah dari satu bagian dokumen ke bagian lain tanpa harus mengangkat jari berkali-kali. Perubahan ini terasa relevan bagi mereka yang sering membuka file panjang, baik untuk membaca maupun bekerja.
Kehadiran accelerated scrolling juga menjawab kebiasaan umum pengguna laptop: swipe, angkat jari, lalu swipe lagi hingga mencapai bagian yang dicari. Dengan fitur ini, proses tersebut bisa dipersingkat karena satu gerakan cepat sudah cukup untuk meluncur lebih jauh di halaman. Bagi pekerja yang mobilitasnya tinggi dan mengandalkan touchpad ketimbang mouse eksternal, pengurangan gerakan kecil seperti ini berdampak pada kenyamanan kerja sehari-hari.
Baca Juga:
Edge Scrolling dan Single-Finger Scrolling Menyusul
Fitur kedua, edge scrolling, menjadi peningkatan yang paling dinantikan. Cara kerjanya, ketika jari pengguna mencapai tepi touchpad, halaman akan terus bergulir sehingga pengguna tidak perlu terus memindahkan posisi jari. Perilaku ini mirip dengan menahan scrollbar pada halaman web atau PDF, tetapi kini bisa dilakukan langsung dari trackpad tanpa harus menyentuh elemen di layar.
Fitur ketiga, single-finger scrolling, memungkinkan pengguna menggulir halaman hanya dengan satu jari, bukan dua seperti kebiasaan umum pada touchpad Windows. Microsoft menyebut fitur ini ditujukan bagi siapa pun yang merasa cara tersebut lebih nyaman. Pilihan ini memberi ruang bagi preferensi pengguna yang berbeda-beda dalam berinteraksi dengan touchpad.
Meski demikian, edge scrolling dan single-finger scrolling belum bisa digunakan sekarang. Keduanya baru akan hadir untuk Windows Insiders pada pekan berikutnya. Pengguna Windows di jalur umum perlu menunggu proses uji coba tersebut sebelum fitur tersedia secara lebih luas. Pengumuman ini menegaskan bahwa Microsoft masih bertahap dalam merilis pembaruan touchpad, dimulai dari fitur yang dianggap paling siap.
Microsoft juga menyatakan bahwa riset human factors dilibatkan dalam menyempurnakan ketiga fitur tersebut. Pendekatan ini diharapkan membuat fitur-fitur baru terasa natural sejak hari pertama digunakan. Bagi pengguna, hal ini berarti pembaruan tidak sekadar menambah kemampuan teknis, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan saat jari berinteraksi dengan permukaan touchpad.
Perubahan pada touchpad ini melengkapi rangkaian pembaruan Windows yang belakangan menyentuh berbagai bagian antarmuka. Sebelumnya, pembaruan Windows juga sempat menyoroti perbaikan pada elemen lain, seperti yang dibahas dalam pengaturan feed di platform lain yang menunjukkan tren kontrol pengguna atas pengalaman digital. Di sisi aplikasi, pembaruan serupa juga terlihat pada Google Contacts yang menghadirkan tab dan fitur baru bagi pengguna.
Bagi pengguna Windows yang ingin mengikuti perkembangan fitur ini, status ketersediaan menjadi informasi penting. Accelerated scrolling bisa langsung dicoba, sementara edge scrolling dan single-finger scrolling masih menunggu giliran di Windows Insiders. Pengumuman Marcus Ash pada 23 Oktober 2026 menjadi penanda awal bahwa pembaruan touchpad Windows tidak berhenti pada satu fitur saja, melainkan mencakup tiga peningkatan yang saling melengkapi.
Dengan pendekatan bertahap ini, pengguna Windows bisa menilai sendiri apakah accelerated scrolling sudah cukup membantu pekerjaan mereka, sebelum dua fitur lainnya menyusul. Bagi yang sering berpindah antar dokumen panjang atau menelusuri halaman web berisi banyak konten, ketiga fitur ini menawarkan cara scrolling yang lebih efisien langsung dari touchpad laptop.





Komentar
Belum ada komentar.