Tak Ingin Bernasib Sama dengan Facebook, Path Siap Bangun Ulang Aplikasi

Telset.id, Jakarta – CEO Path, Dave Morin, menyatakan secara resmi akan membangun ulang Path. Hal itu ia lakukan atas permintaan dari berbagai pihak pasca terungkapnya kasus dugaan penyalahgunaan data 50 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica.

Jika tertarik dengan ide pembangunan ulang Path, para pengguna Twitter diminta untuk mengontak Morin. Tanggapan positif pun berdatangan, termasuk dari Mike DiCarlo, mantan Direktur Teknik Path;  investor Jason Calcanis; serta penemu Layer, Ron Palmeri.

Mereka berminat untuk berkolaborasi atau berinvestasi untuk mendukung usaha Path. Mereka tak ingin Path senasib dengan Facebook. Maklum saja, Morin dulu merupakan karyawan Facebook. Ia bertugas membuat platform pengembang Facebook Connect.

Facebook Connect memungkinkan perusahaan aplikasi untuk mengumpulkan data dari pengguna seperti yang dilakukan oleh Cambidge Analytica. Namun, Morin lama hengkang meninggalkan Facebook, persisnya saat Facebook Connect mulai diekploitasi untuk memanen data demi keuntungan.

Di Indonesia, Path sempat digandrungi. Sekitar 2012 hingga 2014, Path menjelma menjadi media sosial terpopuler di kancah global. Namun, seiring berjalannya waktu, Path seolah kalah telak dengan Instagram dan Facebook.

Sebenarnya, kini pengguna aktif Path di Indonesia masih banyak. Akan tetapi mereka tak seaktif dulu dalam berbagi momen. Padahal Path memiliki keunggulan di sisi jumlah teman. Jumlah teman di Path tiada batas alias unlimited.

Beberapa kasus terkait privasi pengguna membuat popularitas Path turun. Seperti halnya kasus Facebook, ada fakta bahwa Path diam-diam juga bisa mengakses dan menyimpan kontak telepon pengguna tanpa permisi.

Setelah mengumumkan permintaan maaf, Path diketahui menyimpan data privasi pengguna di bawah umur. Path pun kena denda sebesar 800 ribu dolar AS atau sekitar Rp 10 miliar. Terakhir, pengguna aktif Path hanya tersisa lima juta orang. [SN/IF]

Source Link

Previous articleIni Dia 4 Inspirator Muda yang Bergabung di Live More Society
Next articleZuckerberg: Facebook akan Batasi Akses Pengembang ke Pengguna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here