Spyware Berbahaya Intai Pengguna Aplikasi Porno di Android

spyware Triout

Telset.id, Jakarta – Para peneliti di bidang keamanan menemukan potensi ancaman spyware yang menargetkan perangkat Android. Spyware bernama Triout ini secara diam-diam mampu menyamar sebagai aplikasi pornografi dan dinilai cukup tangguh oleh para peneliti.

Dilansir dari ZDNet, Jumat (24/08/2018), spyware Triout secara rahasia bisa mencuri percakapan telepon dan juga pesan masuk, mengambil gambar sampai mengumpulkan data GPS smartphone untuk dikirim ke server milik hacker.

Andaman spyware tersebut pertama kali diungkap oleh Bitdefender. Dalam laporannya, Bitdefender mencurigai bahwa Triout menyebar lewat aplikasi atau domain situs pihak ketiga. Bitdefender mulai menyelidiki Triout ketika mendapati contoh yang diunggah di VirusTotal.

Baca Juga: Demi Keamanan, Google Tanamkan Fitur Tersembunyi di Android

Spyware ini ditemukan dalam kondisi tersembunyi di sebuah aplikasi yang mengandung konten 18 tahun ke atas bernama “Sex Game”. Wujud spyware itu mirip dengan aplikasi asli, baik dalam hal coding maupun fungsinya, kecuali untuk muatannya yang sangat berbahaya.

Aplikasi tersebut terlihat berfungsi normal, dan tidak menimbulkan kecurigaan bagi pengguna. Namun, ketika diinstal, Triout bisa menyadap panggilan telepon yang mungkin mengandung identitas lengkap sang penelepon. Spyware juga dapat mengambil gambar dari kamera smartphone dan mengirimkannya ke server milik hacker.

Baca Juga: Korea Utara Manfaatkan Google Play untuk Cari Pengkhianat

Tapi yang cukup mengejutkan dari Triout di balik kemampuannya yang berbahaya, coding spyware ini tidak disamarkan oleh hacker. Dengan kata lain, ketika file .apk aplikasi dibongkar, maka akan dapat terlihat source code dari Triout dengan mudah.

Hal tersebut menunjukkan bahwa hacker masih melakukan uji coba terhadap kinerja spyware ganas itu. Walaupun demikian, Bitdefender mencurigai bahwa Triout merupakan bagian dari jaringan spyware terbesar buatan Rusia dan Israel yang mampu membajak aplikasi Android dan memasukkan konten berbahaya. (SN/FHP)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here