Spotify memperluas layanan audiobook ke lebih dari 180 pasar pada akhir 2026

Spotify Perluas Audiobook ke 180 Pasar, 750 Juta Pengguna Kebagian

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Spotify perluas audiobook dari 22 pasar ke lebih dari 180 pasar pada akhir 2026
  • Menjangkau 750 juta pengguna Spotify di seluruh dunia
  • Lebih dari 350.000 judul dalam lebih dari 120 bahasa, termasuk Spanyol, Italia, Portugis, dan Polandia
  • Tiga jalur akses: paket Premium, Audiobooks+, dan penjualan langsung
  • Audiobooks+ punya 1 juta pelanggan dan pendapatan berulang tahunan lebih dari 100 juta dolar AS
  • November: pengguna paket Student di Irlandia, Belgia, Austria, dan Finlandia bisa tambah jam mendengarkan via Audiobooks+
  • Fitur Page Match dipakai lebih dari 1 juta pembaca, ditambah dukungan nomor halaman via pemindaian barcode ISBN
  • Kemitraan dengan penulis bersifat non-eksklusif

Telset.id – Spotify mengumumkan perluasan layanan audiobook dari 22 pasar menjadi lebih dari 180 pasar pada akhir 2026. Langkah ini membuat 750 juta pengguna Spotify di seluruh dunia berpotensi melakukan streaming atau membeli buku langsung di platform tersebut. Perluasan ini menjadi perubahan skala besar bagi Spotify, karena audiobook yang sebelumnya hanya tersedia di sejumlah negara kini akan menjangkau pasar yang jauh lebih luas.

Dalam pengumuman yang disampaikan hari ini, Spotify menyebut bahwa pendengar di pasar baru akan mendapatkan akses ke lebih dari 350.000 judul dalam lebih dari 120 bahasa. Katalog baru yang disiapkan mencakup bahasa Spanyol, Italia, Portugis, dan Polandia. Spotify juga menegaskan bahwa kemitraannya dengan para penulis bersifat non-eksklusif, sehingga tidak mengikat penulis secara eksklusif ke platformnya.

Perluasan ini menegaskan posisi Spotify di pasar audio digital yang semakin kompetitif. Sebelumnya, langkah ekspansi serupa juga menjadi sorotan dalam pemberitaan mengenai Spotify Perluas Audiobook ke pasar yang lebih luas dan bahasa yang lebih beragam.

Bagi pengguna di pasar baru, Spotify menyediakan tiga cara untuk mengakses audiobook. Pertama, audiobook yang sudah termasuk dalam paket Premium. Kedua, melalui Audiobooks+. Ketiga, melalui penjualan langsung. Tiga jalur ini memberi pengguna pilihan sesuai kebutuhan dan pola konsumsi mereka.

Audiobooks+ sendiri disebut telah memiliki lebih dari satu juta pelanggan dan telah melampaui pendapatan berulang tahunan sebesar 100 juta dolar AS. Pada November, pengguna dengan paket Student di Irlandia, Belgia, Austria, dan Finlandia akan dapat menambahkan jam mendengarkan tambahan menggunakan Audiobooks+. Ketentuan ini memperluas fleksibilitas bagi pengguna paket Student di keempat negara tersebut.

Baca Juga:

Selain ekspansi pasar, Spotify juga menyoroti fitur Page Match yang diperkenalkan pada Februari. Fitur ini telah digunakan lebih dari satu juta pembaca untuk berpindah antara format cetak atau e-book dan audio. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat mulai membaca dalam satu format dan melanjutkannya di format lain pada waktu berikutnya.

Spotify juga mengumumkan pembaruan yang menambahkan dukungan nomor halaman. Melalui pembaruan ini, pengguna dapat memindai barcode ISBN buku dan menggunakan nomor halaman untuk menemukan posisi baca mereka. Pembaruan ini melengkapi fungsi Page Match agar perpindahan antarformat menjadi lebih presisi.

Markets where Spotify audiobooks will be available by the end of 2026

Perluasan audiobook ini juga menjadi bagian dari dinamika ekosistem Spotify yang lebih luas, termasuk ketika layanan ini terhubung dengan perangkat dan layanan lain, seperti yang dibahas dalam artikel mengenai Meta Muse. Integrasi semacam ini menunjukkan bagaimana Spotify terus memperluas peranannya di ranah audio.

Di sisi lain, pertumbuhan katalog dan distribusi di Spotify juga menghadirkan tantangan tersendiri. Sejumlah pemberitaan mencatat adanya penyalahgunaan celah distribusi, seperti yang diulas dalam artikel mengenai Celah Distribusi Spotify yang dipakai untuk menyisipkan lagu AI di halaman artis. Isu ini menjadi catatan penting seiring meluasnya katalog di platform.

Dengan target lebih dari 180 pasar pada akhir 2026, Spotify memperluas jangkauan audiobook secara signifikan dibandingkan posisi saat ini yang baru mencakup 22 pasar. Perluasan ini mencakup penambahan katalog dalam berbagai bahasa, termasuk Spanyol, Italia, Portugis, dan Polandia, serta tiga jalur akses bagi pengguna di pasar baru. Spotify juga menegaskan bahwa kemitraan dengan penulis tidak bersifat eksklusif.

Bagi 750 juta pengguna Spotify di seluruh dunia, perluasan ini berarti akses audiobook tidak lagi terbatas pada sejumlah negara. Pengguna di pasar baru akan dapat melakukan streaming atau membeli buku melalui Spotify, dengan pilihan paket Premium, Audiobooks+, atau penjualan langsung. Sementara itu, fitur Page Match dan dukungan nomor halaman melalui pemindaian barcode ISBN melengkapi pengalaman berpindah antara format cetak, e-book, dan audio.

Spotify menyertakan gambaran pasar tempat audiobook akan tersedia pada akhir 2026. Informasi tersebut menjadi acuan bagi pengguna yang ingin mengetahui apakah wilayahnya termasuk dalam cakupan perluasan ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.