📑 Daftar Isi

Ilustrasi fitur Profile baru Snapchat untuk remaja yang menggantikan unggahan publik Spotlight.

Snap Hentikan Publikasi Video Spotlight Remaja di Bawah 16 Tahun

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Snapchat menghentikan akses remaja 13-15 tahun unggah video ke versi publik Spotlight
  • Remaja kini hanya bisa membuat konten di fitur Profile baru yang hanya dilihat teman mutual
  • Kebijakan berlaku Juni 2026 untuk mendorong kreativitas dalam audiens terpercaya
  • Snap menghadapi banyak gugatan hukum terkait keamanan anak
  • Fitur Profile juga menghilangkan metrik seperti jumlah favorit untuk kurangi tekanan sosial

Telset.id – Snap (Snapchat) kembali memperketat kebijakan keamanan untuk pengguna termudanya. Mulai Juni 2026, remaja berusia 13 hingga 15 tahun tidak lagi diizinkan mengunggah video ke versi publik Spotlight, fitur video pendek andalan Snapchat. Kebijakan ini diambil setelah perusahaan menghadapi tekanan hukum dan publik terkait keamanan anak di platform media sosial.

Sebelumnya, Snapchat mengizinkan pengguna berusia 13 tahun ke atas untuk berkontribusi di Spotlight. Namun, video yang diunggah ke fitur ini bersifat publik dan bisa dilihat oleh siapa pun di aplikasi. Meskipun Snap tidak menautkan profil remaja dengan unggahan publik mereka, risiko eksposur tetap tinggi.

Kebijakan baru ini menciptakan pemisahan yang jelas. Remaja usia 13-15 kini hanya bisa membuat konten video pendek di fitur “Profile” baru yang hanya bisa dilihat oleh teman-teman mutual mereka. Fitur ini juga akan menampung unggahan Stories yang sebelumnya sudah disembunyikan dari pengguna non-teman.

Menurut pernyataan resmi Snap, perubahan ini bertujuan untuk “mendorong kreativitas dan ekspresi diri dalam audiens yang terpercaya.” Langkah ini juga menghilangkan metrik seperti jumlah favorit (favorites) yang kerap menimbulkan tekanan sosial pada remaja.

Tekanan Regulasi dan Gugatan Hukum

Keputusan Snap ini bukan terjadi di ruang hampa. Perusahaan yang mengoperasikan Snapchat ini tengah menghadapi banyak gugatan hukum terkait catatan keamanan anak. Selama beberapa tahun terakhir, Snap telah memperkuat fitur kontrol orang tua dan mempersulit orang dewasa asing untuk terhubung dengan remaja.

Persaingan di industri chip juga semakin ketat, misalnya dalam persaingan chip ARM Windows antara Snapdragon X2 Elite dan Nvidia RTX Spark. Namun, Snap lebih fokus pada keamanan pengguna mudanya.

Bagi pengguna yang penasaran dengan performa chip terbaru, Snapdragon 8s Gen 4 berhasil ungguli Dimensity 8500 Ultra di semua benchmark.

Tampilan fitur Profile baru Snapchat untuk remaja yang menggantikan unggahan publik Spotlight.

Implikasi bagi Pengguna dan Industri

Kebijakan ini menunjukkan bahwa platform media sosial mulai serius menangani keamanan anak. Snap tidak sendirian; banyak perusahaan media sosial lain yang juga menghadapi tekanan serupa. Langkah Snap ini bisa menjadi preseden bagi platform lain untuk menerapkan kebijakan serupa.

Bagi remaja, perubahan ini berarti mereka tetap bisa berkreasi tanpa khawatir kontennya dikonsumsi oleh orang asing. Fitur Profile yang hanya bisa dilihat teman mutual memberikan ruang aman bagi ekspresi diri.

Dari sisi bisnis, kebijakan ini bisa mengurangi risiko hukum yang dihadapi Snap. Namun, juga berpotensi mengurangi engagement di fitur Spotlight yang menjadi andalan Snap untuk bersaing dengan TikTok.

Perubahan ini efektif berlaku mulai Juni 2026. Snap belum mengumumkan apakah kebijakan serupa akan diterapkan untuk fitur lain di masa depan. Yang jelas, keamanan anak kini menjadi prioritas utama di platform media sosial.

Komentar

Belum ada komentar.