Telset.id â Samsung secara resmi menutup layanan Samsung Messages pada 6 Juli 2026. Keputusan ini mengakhiri masa pakai aplikasi pesan bawaan Galaxy setelah perusahaan Korea Selatan itu mengumumkan rencana penghentiannya pada April lalu. Kini, Google Messages mengambil alih sebagai platform komunikasi default untuk perangkat Galaxy yang dirilis tahun 2022 dan seterusnya.
Langkah Samsung ini sudah dimulai sejak 2024, ketika perusahaan berhenti menginstal Samsung Messages pada perangkat barunya. Artinya, pengguna yang membeli ponsel flagship terbaru seperti Galaxy S26 Ultra sudah langsung menggunakan Google Messages sejak awal.
âSamsung Messagesâ shutdown has been a long process, and though users have been anticipating the move for some time, it doesnât mean that theyâre ready to bid farewell to the app just yet.â
Saat ini, penghentian Samsung Messages baru berdampak pada pengguna di Amerika Serikat. Menurut laporan dari SamMobile, aplikasi tersebut mungkin masih berfungsi di luar AS pada perangkat yang sudah terinstal sebelumnya. Namun, kemungkinan besar penghentian yang lebih luas akan menyusul di negara-negara lain. Samsung Messages telah dihapus dari Galaxy Store dan Google Play Store, dan pengguna di Inggris melalui Reddit melaporkan bahwa aplikasi tersebut sudah digantikan oleh Google Messages.
Bagi pengguna yang masih menggunakan perangkat dengan Android 11 atau lebih rendah, penghentian ini tidak akan berpengaruh, seperti dilansir Forbes. Namun, outlet tersebut mencatat bahwa pengguna dengan versi Android yang lebih baru sebaiknya segera beralih ke Google Messages.
Reaksi dari komunitas pengguna cukup beragam. Banyak pengguna setia Samsung Messages yang merasa kehilangan. Seorang pengguna Reddit di forum r/S24Ultra mengungkapkan kekesalannya dengan mengatakan, âIf I wanted to use Googleâs POS services I wouldâve bought a pixel.â Sentimen serupa muncul di berbagai thread diskusi, di mana konsensus umum adalah bahwa Samsung Messages akan dirindukan.
Dari sisi Samsung, keputusan ini diambil untuk memberikan pengalaman berkirim pesan yang lebih kaya fitur. Perusahaan menyatakan bahwa peralihan ke Google Messages akan menghadirkan fitur-fitur modern yang selama ini ada di aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp. Fitur-fitur tersebut meliputi enkripsi end-to-end, alat berbasis AI, dan pesan RCS, yang kini Google Messages memungkinkan pengiriman antara perangkat iOS dan Android.
Baca Juga:
Bagi pengguna yang belum beralih ke Google Messages, proses migrasinya cukup sederhana. Pertama, hapus instalan Samsung Messages dari perangkat. Kemudian, unduh aplikasi Google Messages dari Play Store. Setelah diluncurkan, akan muncul pop-up bertuliskan âSet default SMS appâ. Ketuk opsi tersebut, pilih Google Messages dari daftar, lalu ketuk âSet as defaultâ. Pengguna juga bisa menambahkan Google Messages ke layar beranda dengan menekan dan menahan ikon aplikasi, lalu memilih âAdd to Homeâ.
Keputusan Samsung untuk mematikan Samsung Messages sejalan dengan tren industri yang semakin mengadopsi standar RCS. Dengan integrasi yang lebih dalam ke ekosistem Google, pengguna Galaxy diharapkan mendapatkan Fitur Terbaru yang lebih konsisten di berbagai platform.
Meskipun peralihan ini mungkin terasa berat bagi sebagian pengguna setia, langkah ini merupakan bagian dari strategi Samsung untuk menyederhanakan layanan dan fokus pada inovasi di bidang lain. Perusahaan terus mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih terintegrasi, seperti yang terlihat pada Desain Terbaru lini Galaxy Z Fold.

Dengan berakhirnya Samsung Messages, pengguna Galaxy kini memiliki satu aplikasi pesan yang terstandarisasi dengan fitur yang lebih modern. Google Messages menawarkan keamanan lebih baik melalui enkripsi end-to-end dan kompatibilitas lintas platform yang lebih luas. Ini adalah perubahan signifikan dalam ekosistem Android yang perlu diantisipasi oleh semua pengguna Samsung.
Bagi yang masih ragu, disarankan untuk segera melakukan migrasi agar tidak kehilangan akses ke fitur-fitur pesan modern. Prosesnya cepat dan data pesan biasanya akan tersinkronisasi secara otomatis melalui akun Google.





Komentar
Belum ada komentar.