telset

Pengguna Bisa Laporkan Iklan Bermasalah di Facebook

Telset.id, Jakarta – Facebook sekarang mempersilakan pengguna untuk menyampaikan keluhan tentang keberadaan bisnis atau para pedagang yang menayangkan iklan-iklan bermasalah atau yang tak sesuai di platform jejaring sosial tersebut.

Jadi, jika Anda membeli sesuatu setelah mengklik iklan yang menawarkan bisnis atau barang jualan yang tak jelas di Facebook, Anda bisa meminta kepada Facebook untuk melarang iklan bermasalah itu ditayangkan.

Kebijakan baru tersebut diluncurkan secara global mulai Selasa (12/6). Facebook menghadirkannya untuk memberantas berbagai model penyalahgunaan iklan di platform. Facebook ingin meminimalisasi pengalaman belanja yang buruk yang dialami oleh pengguna.

Dilansir The Verge, Facebook memang sedang konsentrasi dengan berbagai layanan bisnis yang berseliweran di platform. Facebook ingin iklan bisnis yang bertebaran benar-benar terpercaya secara waktu pengiriman, kualitas produk, maupun layanan kepada pelanggan.

“Apa yang kami lakukan tak hanya terkait iklan yang menyesatkan. Keberadaan perusahaan yang memberikan layanan buruk serta menjual produk tak sesuai harapan pembeli akan membuat konsumen frustrasi. Dampaknya, Facebook bisa ditinggalkan,” ujar Facebook.

Dalam mengatasi praktik bisnis menyesatkan yang beriklan di platformnya, Facebook akan mengirim pemberitahuan kepada pengguna. Facebook bakal bertanya tentang pengalaman mereka dalam membeli sesuatu setelah mengklik iklan di halaman akun.

Baca juga: Perangi Hoax, Facebook Bikin Program “Siaran Berita”

Nantinya, kalau umpan balik kepada pelanggan oleh pengiklan tidak juga membaik setelah ada peringatan, Facebook akan bertindak tegas. Facebook bakal membatasi berapa banyak iklan yang bisa dijalankan, bahkan melarang perusahaan yang bersangkutan beriklan.

“Mengingat semua masalah yang dialami serta tingkat kepercayaan pengguna selama beberapa tahun terakhir, Facebook berpikir untuk bersikap tegas kepada mereka yang melakukan penyalahgunaan platform. Kami ingin kepercayaan pengguna terjaga,” pungkas Facebook. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0