πŸ“‘ Daftar Isi

Aplikasi OpenClaw di ponsel iOS dan Android

OpenClaw Rilis Aplikasi AI Agent untuk iOS dan Android

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • OpenClaw merilis aplikasi native untuk iOS dan Android, memungkinkan pengguna mengendalikan agen AI dari ponsel.
  • Aplikasi bertindak sebagai remote untuk gateway pribadi yang diatur di komputer Mac, PC, atau Linux.
  • Proses pairing mudah dengan kode QR atau kode pengaturan, mendukung chat dan mode Talk.
  • Setiap tindakan agen memerlukan persetujuan pengguna, memberikan kontrol penuh.
  • Versi iOS memerlukan iOS 18+, gratis, dan antarmuka lebih halus; versi Android memerlukan Android 12+ dengan UI lebih kasar.
  • OpenClaw bersifat open-source, berbeda dengan aplikasi AI tertutup seperti ChatGPT atau Gemini.
  • Google dikabarkan membangun agen pribadi 24/7 untuk bersaing dengan OpenClaw.

Telset.id – OpenClaw, agen AI open-source yang berjalan sepenuhnya di komputer pribadi, kini resmi meluncurkan aplikasi native untuk perangkat Android dan iOS. Peluncuran ini memungkinkan pengguna untuk mengendalikan agen AI langsung dari ponsel mereka.

Aplikasi ini tidak menjalankan AI itu sendiri. Fungsinya adalah menghubungkan ponsel ke gateway pribadi yang diatur pengguna di komputer Mac, PC, atau Linux. Dengan demikian, ponsel berfungsi sebagai kendali jarak jauh yang aman untuk semua tugas yang bisa dilakukan gateway tersebut.

OpenClaw kini tersedia di iOS dan Android. Pengguna dapat mengunduh aplikasi melalui tautan resmi yang disediakan. Aplikasi ini membawa agen AI langsung ke saku pengguna, memungkinkan interaksi melalui obrolan, tugas, dan balasan di mana saja.

openclaw-ios

Cara Kerja OpenClaw di Ponsel

Proses pemasangan cukup sederhana. Pengguna dapat menghubungkan ponsel ke gateway menggunakan kode QR atau kode pengaturan. Proses ini hanya memakan waktu beberapa menit. Setelah terhubung, pengguna dapat mengobrol langsung dengan OpenClaw atau beralih ke mode Talk untuk percakapan suara secara real-time.

Salah satu fitur keamanan utama adalah setiap tindakan yang ingin dilakukan agen di gateway memerlukan persetujuan pengguna terlebih dahulu. Ini memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas apa yang dilakukan agen AI tersebut.

Pengguna juga dapat membagikan teks, tautan, dan media langsung dari ponsel ke OpenClaw. Selain itu, fitur perangkat seperti kamera, layar, lokasi, foto, kontak, kalender, dan pengingat dapat diaktifkan secara selektif. Notifikasi push akan memberi tahu pengguna tentang status alur kerja meskipun aplikasi berada di latar belakang.

Apa yang membuat OpenClaw menonjol adalah sifatnya yang open-source. Pengguna dapat memeriksa cara kerjanya atau bahkan menyesuaikan bagian-bagiannya sendiri. Hal ini sangat berbeda dengan aplikasi AI tertutup seperti ChatGPT atau Gemini, yang sebagian besar backend-nya tetap tersembunyi.

Perbandingan Versi iOS dan Android

openclaw

Versi iOS memerlukan iOS 18 atau lebih baru dan sepenuhnya gratis. Sementara itu, versi Android memerlukan Android 12 atau lebih tinggi. Ulasan awal menunjukkan kedua aplikasi tersebut belum dipoles pada level yang sama.

Antarmuka aplikasi Android digambarkan masih kasar di bagian tepinya. Sebaliknya, aplikasi iOS terlihat jauh lebih halus dan mendaftarkan dirinya sebagai aplikasi Produktivitas yang tidak mengumpulkan data pengguna menurut daftar App Store.

Popularitas OpenClaw yang terus meningkat tidak luput dari perhatian industri. Google dilaporkan sedang membangun agen pribadi 24/7 sendiri untuk bersaing langsung dengan OpenClaw. Perkembangan ini menandai persaingan yang semakin ketat di pasar agen AI pribadi.

Untuk pengguna yang ingin mencoba teknologi ini, OpenAI Borong Bos OpenClaw menjadi berita menarik lainnya. Sementara itu, Nubia Z80 Ultra disebut-sebut akan menjadi smartphone pertama dengan integrasi native OpenClaw AI.

Dengan hadirnya aplikasi mobile ini, OpenClaw membawa agen AI ke dalam genggaman pengguna. Ini merupakan langkah signifikan dalam demokratisasi teknologi AI, di mana pengguna memiliki kendali penuh atas data dan proses komputasi mereka.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.