Makin Peduli Kreator, Ini 3 Prioritas YouTube di 2019

Rekomendasi video YouTube

Telset.id,Jakarta – Di tahun 2019, YouTube memiliki 3 prioritas yang ingin dijalankan. Prioritas YouTube ini lebih berfokus pada pertumbuhan yang bertanggung jawab, dengan mengimplementasikan beberapa perubahan terhadap produk dan kebijakan platform mereka.

Dalam keterangan resmi yang diterima tim Telset.id pada Jumat (08/02/2019), CEO YouTube, Susan Wojcicki mengaku telah menerapkan beberapa perubahan seperti informasi lengkap soal konspirasi-konspirasi umum dan kanal breaking news dari sumber-sumber yang memiliki otoritas.

“Kami juga mengimplementasikan konsekuensi yang harus dihadapi oleh para kreator yang membawa kerugian terhadap rasa percaya yang telah dibangun dengan user dan pengiklan,” katanya.

{Baca juga: YouTube Kaji Serangan Tombol Dislike karena YouTube Rewind?}

Susan menambahkan, bahwa pertumbuhan di tahun 2018 lalu terbilang luar biasa. Menurutnya, channel yang memiliki 1 juta subscribers meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu dan jumlah kreator atau Youtuber dengan penghasilan 5 sampai 6 digit tumbuh lebih dari 40%.

“Saat ini para kreator sedang mengembangkan generasi selanjutnya perusahaan media dan kami sangat senang melihat bagaimana ekonomi kreator Youtube berkembang pesat,” tambah Susan.

Dengan judul “YouTube in 2019: Looking Back and Moving Forward”, berikut ini ada 3 prioritas yang akan dijalankan oleh untuk tahun 2019.

Mendukung Kreator dan Artis 

Di sisi kreator, Youtube mengembangkan lagi pengklasifikasi mereka sehingga keputusan untuk monetisasi yang tepat untuk tiap video dapat dilakukan. Youtube telah meningkatkan keakuratan monetisasi sebesar 40%, dan juga memudahkan para kreator untuk meminta pertimbangan ulang apabila layanan streaming milik Google itu melakukan kesalahan.

“Masih banyak yang harus dilakukan, dan kami berkomitmen untuk dapat melakukannya dengan tepat bagi semua pihak,” ucap Susan.

Mereka juga sedang membangun cara-cara baru agar para kreator bisa menghasilkan uang diluar iklan. Susan menyatakan, mereka akan terus membuat keanggotaan​ channel menjadi lebih mudah, dengan menurunkan batasan ​subscriber dari 100 ribu menjadi 30 ribu.

{Baca juga: YouTube Music Hadir di Speaker Sonos}

“Saya berbagi mengenai besarnya manfaat ekonomi yang dibawa oleh ke negara masing-masing dengan para legislator. Di Perancis saja, misalkan, terdapat 190​channel yang memiliki satu juta​ subscriber dan jumlah channel di Uni Eropa yang mencapai angka itu naik 70% dari tahun ke tahun,” ujar Susan.

Meningkatkan Komunikasi Terhadap Kreator

Di tahun 2018, Youtube telah melakukan berbagai hal agar dapat berkomunikasi lebih baik dengan semua kreator. Misalnya, YouTube Studio yang jadi sebuah basis baru yang akan tersedia bagi semua kreator mulai tahun ini.

Beberapa hal baru yang sudah dikembangkan adalah Isu-isu Umum, ​News Widget, ​dan metrik-metrik baru seperti hitungan klik ​Thumbnail dan opsi ​Merchandise.

“Banyak dari para kreator yang mengatakan bahwa lebih mudah untuk memantau kami melalui media-media sosial. Oleh karena itu lebih responsif melalui media sosial menjadi salah satu target kami. Tahun lalu kami telah meningkatkan jumlah respon kami sebanyak 150%, dan respon kami 50% lebih cepat,” kata Susan.

Di tahun 2018 ,Youtube telah membuat lebih dari 480 acara bersama lebih dari 18.000 kreator mulai dari Fanfests, dan Creator Summit, hingga ​workshop-workshop​ lainnya.

{Baca juga: YouTube Music Hadir di Speaker Sonos}

Baru-baru ini Youtube juga membuat ​Stories yang tersedua untuk semua kreator yang memenuhi syarat lebih dari 10 ribu ​subscriber dan membuka ​Community Posts untuk semua ​channel yang memiliki lebih dari seribu ​subscriber.

“Milyaran komentar dibuat di YouTube pada tahun 2018, dan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik, kami meningkatkan ranking komentar, menambahkan @​mention dan menambahkan fitur dimana kreator dapat membuat komentar-komentar yang tidak pantas untuk ditinjau dalam 10 bahasa,” tutur Susan.

Lebih Bertanggung Jawab

Susan mengungkapkan bahwa mereka ingin memenuhi tanggung jawab terhadap user dan kreator adalah misi pribadinya. Tahun lalu, mereka telah membuat banyak kemajuan, meski Susan masih merasa masih banyak hal lain yang harus dilakukan.

“Pertama makin banyak orang datang ke Youtube untuk mendapatkan berita. Kami tidak hanya membuat perubahan untuk memastikan mereka mendapatkan pengalaman yang baik ketika berkunjung tapi juga memprioritaskan dukung untuk komunitas jurnalisme,” ungkap Susan.

Salah satu yang dilakukan oleh mereka adalah dengan melakukan Google News Initiative Youtube Innovation Funding Program yang telah diumumkan pada musim panas tahun lalu.

“Ratusan organisasi telah mengirimkan proposal dan kami memberikan dana untuk 87 penerima dengan tujuan membantu mereka membangun kapabilitas video mereka,” ucap Susan.

{Baca juga: YouTube Stop Rekomendasi Video Bumi Datar}

Youtube juga mengembangkan kanal Breaking News dan Top News ke 31 negara dan akan mengembangkannya lebih jauh lagi di tahun ini. Fokus lain adalah Youtube ingin menyingkirkan konten-konten yang melanggar panduan komunitas dengan cepat dan efektif seperti yang tertera dalam laporan.

Mereka akan melakukan update panduan untuk para kreator mengenai kebijakannya terhadap thumbnail buatan sendiri, tautan eksternal, serta pranks dan tantangan.

“Sebagai tambahan, Channel Creator Insider kami telah mencakup mengenai bagaimana kami menangani konten-konten tidak senonoh. Akan lebih banyak lagi pembaruan mengenai hal ini di bulan-bulan kedepan,” tambah Susan. (NM/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here