Jelly Bean Masih Pegang Rekor Pangsa Pasar Android

Telset.id, Jakarta – Setiap tahun Google meluncurkan seri Android terbaru, mulai dari seri Cupcake hingga yang terbaru Oreo. Tapi tahukah Abda, dari semua seri Android yang sudah diluncurkan, ternyata seri Jelly Bean yang hingga kini masih memegang rekor pangsa pasar Android.

Jika kita kilas balik, seri Android yang pertama dibuat sebenarnya adalah Petit Four. Sayang, versi iini tidak tersedia untuk umum. Android lebih memilih Cupcake 1.5 untuk diluncurkan ke publik.

Setelah Cupcake, pada pertengahan 2010, Android merilis Eclair versi 2.0 sampai 2.1. Sekitar setengah tahun berselang, hadir Android 2.2 Froyo, lalu disusul 2.3 Gingerbread.

Beberapa tahun kemudian, Android membuat Honeycomb, yang konon disebut sebagai cabang Android 3.x. Namun, OS tersebut memiliki masalah kompatibilitas.

Honeycomb lantas didesain ulang menjadi Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Namun, keberadaan versi itu tak pernah melampaui prestasi Android Gingerbread.

[Baca juga: Nougat Paling Populer di Keluarga Android]

Tak putus asa, Google menghadirkan Jelly Bean yang membentang versi 4.1 sampai 4.3. Kabar baik datang lantaran penetrasi Jelly Bean mampu melampaui Gingerbread. Bahkan, angka pangsa pasarnya mencapai 50 persen.

Selanjutnya, muncul kolaborasi pertama Google-KitKat. Sayang, versi tersebut tidak pernah menyentuh pangsa pasar 50 persen. Cita-cita KitKat menjadi suksesor Jelly bean pun kandas.

Melewati jalan berliku dengan peluncuran berbagai OS, perjalanan Android sampai ke Nougat 7.0-7.1. Dengan teknologi lebih ok, alih-alih mendominasi persaingan OS, pangsa pasar Nougat malah tak sementereng Jelly Bean.

Google sadar betul mengenai hal itu. Google memiliki rencana baru untuk melawan fragmentasi (selain memaksa aplikasi untuk meningkatkan versi). Mereka memperkenalkan Project Treble yang akan menghapuskan perangkat keras dan drive tingkat rendah sehingga tingkat OS menjadi lebih tinggi dan bisa diperbarui secara lebih mudah.

[Baca juga: Tablet Android akan Digantikan Chrome OS]

OS tersebut bernama Oreo 8.0. Fitur-fiturnya memang canggih, jauh melebihi para seniornya. Namun, tahukah Anda bahwa pangsa pasar Oreo kini masih melayang-layang. Angkanya cuma sekitar satu persen. [SN/HBS]

 

Previous articleNekat! Ilmuwan Nambang Bitcoin di Laboratorium Nuklir
Next articleSamsung Gulirkan Update Oreo 8.0 untuk Duo Galaxy S8

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here