Mode Picture in Picture

Hore! Mode Picture in Picture Hadir di WhatsApp Versi Desktop

Penulis:Bagus Adi
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – WhatsApp baru saja memperbarui aplikasi untuk versiĀ desktop. Di pembaruan dengan nomor versi 0.3.2041 tersebut, WhatsApp memberikan fitur Mode Picture in Picture (PiP) yang telah lama muncul di aplikasi versiĀ mobile.

Dengan mode ini, pengguna WhatsApp versiĀ desktop bisa memutar video yang dibagikan oleh pengirim, seperti video dari Facebook, YouTube, maupun videoĀ streaming lainnya.

DilansirĀ Telset.id dariĀ WABetaInfo, pada Selasa (29/01/2019), untuk mencobanya, pengguna harus mengunduh WhatsApp versi 0.3.2041 dan membagi atau menerima pesan berisi tautan video dariĀ platform media sosial lainnya.

{Baca juga:Ā 10 Foto dengan Like Terbanyak di Instagram, Nomor 6 Mengejutkan!}

Pengguna wajib membagi atau menerima pesan berisi tautan video dari YouTube, Facebook, maupun layananĀ streaming lainnya. Seperti versiĀ mobile, ketika pengguna menekan video tersebut, maka akan terlihatĀ preview video yang berada di atas halaman obrolan.

Pengguna juga dapat beralih ke obrolan lainnya tanpa harus menutup video yang diputar dalam mode Picture in Picture. Mode ini juga telah aktif untuk versiĀ browser, caranya dengan hapusĀ cacheĀ browser dan lakukanĀ login kembali supaya mode itu bisa aktif dan digunakan.

Sebelumnya,Ā FacebookĀ berencana untuk mengintegrasikanĀ WhatsApp,Ā Instagram, danĀ Messenger. Ketiga aplikasi tetap berfungsi sebagai aplikasi mandiri, namun digabungkan, sehingga obrolan dan pesan dapat dilakukan melalui ketiga aplikasi ini.

{Baca juga:Ā Facebook akan Satukan WhatsApp, Instagram, dan Messenger?}

Mark Zuckerberg mengatakan proyek integrasi tersebut sebagai proyek pribadinya, dan itu akan berlangsung tahun depan. Semua pesan yang dikirim antara ketiga aplikasi akan dienkripsi sehingga hanya pengirim dan penerima yang dapat melihatnya.

Saat ini, WhatsApp hanya memerlukan nomor telepon untuk membuat akun, sedangkan Facebook mengharuskan pengguna untuk menggunakan identitas asli mereka. Belum diketahui apakah WhatsApp akan meminta pengguna untuk menyerahkan lebih banyak informasi pribadi atau tidak. (BA/FHP)