Halaman Google Finance Anyar Diprotes, Kenapa?

Telset.id, Jakarta – Langkah pembaruan atau penambahan fitur mesin pencari kerap menuai pujian karena akan menguntungkan penggunanya. Namun ini tidak berlaku untuk raksasa mesin pencari asal negeri Paman Sam.

Entah apa yang mengilhami Google melakukan perubahan pada halaman Finance, yang justru memanen protes dan gerutu dari penggunanya. Pasalnya, halaman baru tersebut menghilangkan fitur utama yang menjadi andalan.

Menurut warta digitaltrends.com, Minggu (1/4/2018), banyak pengguna yang kesal atas penghapusan fitur utama dari Google Finance, yakni kemampuan untuk membuat dan mengunduh portofolio saham. Mereka mengeluh bahwa hilangnya portofolio itu hanya supaya kelihatan ada perubahan.

Baca juga: Resmi! Google Akuisisi Penyedia GIF Tenor

Sebenarnya, pengerjaan versi anyar halaman Google Finane sudah diumumkan pada tahun lalu. Karena memicu protes dari banyak penggunanya, Google sempat memberi solusi yakni memberikan akses ke halaman lama, dengan navigasi ke https://finance.google.com/finance.

Seiring berjalan waktu, akses tersebut telah disetop. Kini URL mengarahkan pengguna ke halaman keuangan baru.

Pengguna yang kesal juga merespon dengan menggelar protes di halaman change.org untuk meminta Google mengembalikan halaman Finance lawas. Pada saat berita ini dimuat, ada sekitar 700 tanda tangan dihalaman tersebut. Petisi yang dimulai dua minggu lalu, tampaknya tidak mendapat respon besar.

Tagar #Googlefinance di Twitter juga terlalu heboh. Di Twitter, para pengguna Google Finance menyatakan ketidaksukaan terhadap tampilan halaman baru dan kurangnya fitur.

Ada juga saran dari sesama pengguna untuk pindah ke platform baru, yakni Wikinvest dan Yahoo Finance sebagai alternatif yang paling mumpuni.

Pihak Google juga belum berkomentar secara terbuka terkait perubahan yang dilakukan pada Google Finance.

Sebelumnya, Google resmi mengakuisisi platform penyedia animasi GIF untuk Android, iOS dan desktop, Tenor. Dengan akuisisi Tenor, raksasa pencarian ini ingin membantu pengguna mereka untuk mencari berbagai animasi di Google Images Search hingga Gboard dengan mudah.

“Kami terus mengembangkan Google Images, dan hari ini kami menghadirkan GIF lebih dekat dengan mengakuisisi Tenor, paltform GIF untuk Android dan iOS, juga desktop,” jelas Director of Engineering Google Images, Cathy Edwards dalam situs resminya.

Baca Juga: Uni Eropa Usul Tarif Pajak Google dkk Hingga 3%

Meski telah diakuisisi, Google menegaskan Tenor akan tetap beroperasi sebagai merk yang terpisah. Raksasa pencarian itu lebih memilih untuk membantu Tenor menemukan lebih banyak konten serta API lain untuk mengembangkan layanannya. [WS/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here