📑 Daftar Isi

Google Luncurkan Fitur Continue On di Android 17 untuk Multiperangkat

Google Luncurkan Fitur Continue On di Android 17 untuk Multiperangkat

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Google resmi mengumumkan fitur baru bernama “Continue On” untuk Android 17 dalam gelaran Google I/O 2026. Fitur ini dirancang untuk menjembatani aktivitas pengguna yang berpindah antarperangkat Android, seperti dari ponsel ke tablet, tanpa kehilangan konteks pekerjaan.

Fitur Continue On pada dasarnya merupakan jawaban Android terhadap sistem Handoff milik Apple. Dengan fitur ini, pengguna dapat memulai suatu aktivitas di satu perangkat Android dan melanjutkannya di perangkat lain tanpa kehilangan progres atau konteks di tengah jalan.

Sebagai contoh, jika pengguna sedang menyunting dokumen di Google Docs melalui ponsel, tablet yang terhubung akan menampilkan pintasan yang menyarankan untuk melanjutkan sesi yang sama di perangkat tersebut. Cukup dengan mengetuk pintasan itu, dokumen akan terbuka dalam kondisi yang persis sama, termasuk posisi gulir dan hasil suntingan yang sedang berlangsung.

Mekanisme Kerja Continue On

Konsep yang sama juga berlaku untuk aktivitas penjelajahan web. Halaman Chrome dapat dipindahkan antarperangkat. Google juga memperkenalkan dukungan web cadangan untuk aplikasi yang mungkin tidak tersedia di perangkat penerima. Jika suatu aplikasi tidak ada di tablet, Android dapat melanjutkan tugas tersebut di dalam jendela browser.

Google menyatakan bahwa sistem ini dirancang berdasarkan gagasan “melanjutkan perjalanan pengguna” antarperangkat Android yang masuk ke akun Google yang sama.

Pada saat peluncuran, fitur ini terutama berfokus pada transisi dari ponsel ke tablet. Namun, kerangka kerja yang digunakan tampaknya lebih luas. Google memberikan API khusus kepada pengembang agar aplikasi dapat mendukung perpindahan ini dengan lebih rapi. Bahkan, sudah ada spekulasi bahwa perangkat ChromeOS pada akhirnya bisa bergabung dalam ekosistem ini.

Bagi pengguna yang penasaran dengan perkembangan Android 17, Anda bisa membaca selengkapnya mengenai Fitur Terbaru yang akan hadir di sistem operasi ini.

Perbandingan dengan Ekosistem Samsung

Perlu diakui, pengguna Samsung sudah memiliki akses ke beberapa fitur kontinuitas serupa melalui One UI. Aplikasi seperti Samsung Notes, Samsung Internet, sinkronisasi papan klip, dan integrasi Galaxy Book telah membuat ekosistem Galaxy terasa cukup terhubung selama ini.

Namun, pendekatan Google tampak lebih ambisius karena bertujuan menghadirkan kontinuitas tersebut ke aplikasi pihak ketiga di seluruh perangkat Android secara lebih umum. Ini menjadi salah satu titik lemah Android selama bertahun-tahun. Ekosistem Android selalu menawarkan fleksibilitas dan variasi perangkat keras, namun perpindahan antarperangkat jarang terasa semulus yang ditawarkan perangkat keras Apple.

Bagi pengguna yang juga tertarik dengan ekosistem Samsung, artikel tentang Fitur Unggulan Galaxy AI di seri terbaru bisa menjadi bacaan menarik.

Dampak dan Harapan ke Depan

Fitur Continue On mungkin tidak terdengar revolusioner di atas kertas. Namun, fitur semacam ini cenderung menjadi sangat berguna setelah terintegrasi dengan baik ke dalam alur kerja sehari-hari. Jika pengembang mengadopsinya secara luas, perpindahan antarperangkat Android bisa terasa jauh lebih tidak terfragmentasi dibandingkan saat ini.

Fitur ini dijadwalkan hadir bersamaan dengan Android 17 pada akhir tahun 2026. Pengujian akan dimulai melalui build rilis kandidat terlebih dahulu.

Rumor tentang integrasi ChromeOS ke dalam ekosistem Android juga semakin kuat. Untuk informasi lebih lanjut, simak artikel tentang Aluminium OS yang dikabarkan akan menggantikan ChromeOS.

Sementara itu, bagi pengguna yang menantikan perangkat baru dengan sistem operasi terbaru, informasi mengenai Samsung Galaxy A77 yang muncul di Geekbench bisa memberikan gambaran tentang arah pengembangan Android.

Continue On menandai langkah maju Google dalam menyatukan ekosistem Android. Dengan dukungan API untuk pengembang dan potensi integrasi lintas perangkat, fitur ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan berbagai perangkat Android mereka.

Komentar

Belum ada komentar.