Telset.id – Google merilis pembaruan signifikan untuk Google Home yang memungkinkan pengguna mengontrol warna lampu secara presisi melalui perintah suara, dengan menyebutkan nilai Kelvin. Namun, fitur utama ini hanya tersedia bagi pengguna yang sudah bergabung dalam program early access. Pembaruan ini juga menyederhanakan perintah broadcast yang sebelumnya rumit, tetapi hampir semua peningkatan tersebut tidak akan berfungsi tanpa akses awal ke program Gemini for Home.
Pembaruan terbaru ini menghadirkan kemampuan untuk mengatur suhu warna lampu secara tepat. Pengguna dapat mengucapkan perintah seperti “set the living room lights to 2700 Kelvins” kepada asisten Gemini, dan sistem akan menyesuaikan lampu ke tingkat kehangatan yang diinginkan. Fitur ini secara efektif menggantikan kebutuhan untuk menggeser slider secara manual di aplikasi Google Home, mengubah proses yang tadinya visual menjadi perintah suara yang sederhana.
Meskipun kontrol suhu warna menjadi fitur unggulan, ada kekhawatiran mengenai kemudahan penggunaan bagi pengguna umum. Untuk memanfaatkan fitur ini secara optimal, pengguna perlu menghafal nilai Kelvin yang sesuai dengan preferensi mereka. Sebagai gambaran kasar, 3000K menghasilkan cahaya hangat, 4000K memberikan nuansa netral seperti ruangan biasa, dan nilai di atas 5000K menghasilkan cahaya yang cenderung dingin.
Selain kontrol lampu, pembaruan ini juga meningkatkan kualitas pencarian konten dari Spotify. Google mengklaim telah memperbaiki sistem pencocokan lagu, artis, dan daftar putar yang diminta melalui suara, sehingga hasil pencarian menjadi lebih akurat. Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna yang sering menggunakan perintah suara untuk memutar musik.

Perubahan besar lainnya terdapat pada cara kerja perintah broadcast. Kini, proses tersebut dipecah menjadi dua langkah terpisah. Pengguna harus mengucapkan “OK Google, broadcast message” terlebih dahulu, kemudian menyusul dengan pesan aktual beberapa saat kemudian. Pendekatan dua langkah ini memungkinkan pengguna untuk berpikir sejenak dan merangkai pesan dengan lebih natural, tanpa harus terburu-buru mengucapkan semuanya dalam satu tarikan napas.
Pertanyaan krusial yang muncul adalah bagaimana cara mengakses semua fitur baru ini. Ketiga peningkatan utama—kontrol suhu warna, pencarian Spotify yang lebih baik, dan perintah broadcast dua langkah—hanya tersedia di dalam program Gemini for Home yang masih dalam tahap early access. Bagi pengguna yang tidak tergabung dalam program tersebut, tidak ada satu pun dari perubahan ini yang akan diterapkan pada perangkat mereka, meskipun aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru.
Baca Juga:
Kabar baiknya, semua pengguna tetap menerima beberapa peningkatan lain yang tidak terikat dengan program early access. Salah satunya adalah perbaikan pada live streaming Android yang sebelumnya sering macet pada resolusi 360p. Kini, live stream tersebut dapat diputar dalam resolusi penuh tanpa hambatan berarti.
Selain itu, smart lock bergaya Eropa kini memiliki kontrol terpisah untuk fungsi unlatch dan unlock, lengkap dengan label status yang lebih jelas. Peningkatan ini memberikan kontrol yang lebih granular bagi pengguna smart lock di kawasan tersebut.

Terakhir, unit suhu kini konsisten di seluruh aplikasi, perintah suara, dan perangkat Nest. Perubahan ini menghilangkan kebingungan yang selama ini mungkin dialami pengguna ketika melihat perbedaan satuan suhu di berbagai antarmuka. Konsistensi ini merupakan langkah kecil namun penting dalam menyempurnakan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Pembaruan ini menunjukkan komitmen Google dalam menyempurnakan ekosistem rumah pintarnya. Fokus pada presisi kontrol lampu dan penyederhanaan perintah suara mencerminkan upaya untuk membuat interaksi dengan perangkat pintar menjadi lebih intuitif dan efisien. Namun, pembatasan akses melalui program early access menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang ingin segera merasakan fitur-fitur tersebut.
Bagi pengguna yang tertarik dengan pengembangan ekosistem Google, pembaruan ini sejalan dengan berbagai inovasi lain yang terus dilakukan perusahaan. Google juga terus mengembangkan berbagai fitur lain di platformnya, termasuk pengaturan media watermark untuk Gemini dan berbagai pembaruan lainnya. Perusahaan juga aktif dalam berbagai inisiatif, termasuk uji coba AI untuk mengurangi jejak kontrail pesawat.
Dengan akses awal yang terbatas, pengguna yang belum tergabung harus menunggu hingga fitur ini dirilis secara umum. Meskipun demikian, peningkatan lain yang tersedia untuk semua pengguna tetap memberikan nilai tambah, terutama dalam hal kualitas streaming dan konsistensi unit suhu. Perkembangan ini patut dipantau oleh para pengguna setia ekosistem Google Home.
Ke depannya, integrasi yang lebih dalam antara asisten Gemini dan perangkat rumah pintar kemungkinan akan terus berkembang. Pembaruan ini menjadi langkah awal yang menarik, meskipun aksesnya masih terbatas. Pengguna yang ingin mencoba fitur kontrol lampu presisi ini disarankan untuk mempertimbangkan bergabung dengan program early access Gemini for Home.
Secara keseluruhan, pembaruan Google Home ini menghadirkan peningkatan yang substansial, terutama bagi mereka yang memiliki akses ke program early access. Kontrol lampu berbasis nilai Kelvin, pencarian Spotify yang lebih akurat, dan perintah broadcast yang lebih natural adalah tiga peningkatan utama yang patut diapresiasi. Sementara itu, perbaikan lain seperti resolusi streaming dan konsistensi unit suhu memberikan manfaat langsung bagi semua pengguna tanpa kecuali.





Komentar
Belum ada komentar.