Telset.id – Samsung dan Google kembali memperkuat kemitraan dengan menghadirkan sejumlah fitur Android eksklusif yang pertama kali muncul di lini Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8. Fokus utama pembaruan tahun ini adalah integrasi mendalam dengan Gemini, asisten AI Google yang kini semakin cerdas dan proaktif.
Bagi pengguna yang membeli ponsel lipat terbaru Samsung, mereka akan mendapatkan akses awal ke berbagai kemampuan AI sebelum tersedia di perangkat Pixel atau ponsel Android lainnya. Tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, di mana fitur seperti dukungan game untuk Circle to Search pertama kali hadir di Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah perluasan Gemini Intelligence. Fitur yang diluncurkan dalam versi beta pada Mei 2026 ini kini mendukung lebih dari 40 aplikasi dan sudah terinstal langsung di Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8. Dengan fitur ini, Gemini dapat menyelesaikan tugas-tugas administratif seperti memesan taksi atau reservasi restoran langsung dari aplikasi yang didukung.
Google belum merinci daftar lengkap 40 aplikasi yang dimaksud, namun konsepnya tetap sama: pengguna tetap mendapatkan gambaran umum tentang apa yang dilakukan AI di layar, serta persetujuan akhir untuk setiap tindakan penting. Proses ini juga bisa dihentikan kapan saja. Selain itu, pengguna kini bisa meluncurkan asisten agenik dengan tangkapan layar (screengrab) selain dengan perintah teks. Misalnya, mengambil gambar pakaian yang ingin dicari secara online oleh AI.
Kemudian, ada Gemini Notebook yang merupakan versi baru dari alat riset AI yang sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM. Meski tidak ada fitur baru yang ditambahkan, aplikasi ini akan diinstal langsung di ponsel lipat anyar Samsung. Pada perangkat Z Fold 8, pengguna bisa memanfaatkan layar yang lebih lebar untuk melakukan drag and drop elemen seperti gambar dan tautan web ke dalam notebook dari aplikasi lain.
Baca Juga:
Keuntungan eksklusif lainnya adalah gratisnya langganan Google AI Pro selama enam bulan bagi pembeli Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, atau Z Flip 8. Layanan yang biasanya berharga $19,99 per bulan ini menawarkan sejumlah fitur premium yang tidak tersedia di tingkat gratis.
Dengan Google AI Pro, pengguna mendapatkan akses ke pembuatan video (video generation), alat coding Antigravity, YouTube Premium Lite, serta ruang penyimpanan sebesar 5TB. Selain itu, batas penggunaan di seluruh alat AI Google, termasuk Gemini dan Gemini Notebook, juga jauh lebih tinggi dibandingkan akun gratis.
Keistimewaan ketiga berkaitan dengan Galaxy Watch 9. Pada smartwatch anyar Samsung, Gemini akan mulai mendengarkan perintah segera setelah pengguna mengangkat pergelangan tangan untuk berbicara. Tidak ada kata bangun (wake word) yang diperlukan. Meski terlihat seperti penyesuaian kecil, fitur ini memberikan akses yang lebih cepat ke asisten AI.
Terakhir, Google juga mengumumkan fitur “streamlined switching” dari iPhone yang terintegrasi di Android 17. Fitur ini tersedia di ponsel Samsung terbaru dan memungkinkan perpindahan data secara nirkabel tanpa perlu kabel. Data yang didukung kini lebih lengkap, termasuk detail Akun Google dan kredensial WiFi, di samping foto, video, kontak, pesan, dan kalender.
Metode perpindahan yang lebih baik ini sudah mulai diluncurkan di perangkat Pixel, dan Google mengatakan akan segera hadir di perangkat Android lainnya. Langkah ini memudahkan pengguna iPhone yang ingin beralih ke ekosistem Samsung tanpa kerumitan teknis seperti sebelumnya.
Dengan segala pembaruan ini, Samsung dan Google jelas ingin menjadikan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 sebagai perangkat yang paling terintegrasi dengan AI. Pengguna yang membeli ponsel ini tidak hanya mendapatkan perangkat keras lipat tercanggih, tetapi juga akses awal ke ekosistem AI yang terus berkembang.
Untuk pengguna yang lebih suka bereksperimen dengan teknologi baru, kombinasi Gemini Intelligence, Gemini Notebook, dan langganan Google AI Pro gratis selama enam bulan menjadikan lini Galaxy Z Fold 8 sebagai pilihan paling menarik tahun ini.
Di sisi lain, fitur perpindahan dari iPhone yang lebih mulus juga menjadi nilai tambah bagi mereka yang selama ini ragu untuk beralih ke Android karena masalah migrasi data. Kini, proses tersebut bisa dilakukan secara nirkabel dengan cakupan data yang lebih luas.
Samsung sendiri belum mengumumkan harga resmi untuk Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8 di Indonesia. Namun, dengan segala fitur eksklusif yang ditawarkan, tidak mengherankan jika perangkat ini akan menjadi primadona di segmen foldable premium.
Bagi yang penasaran dengan perkembangan teknologi AI lainnya, kami juga telah membahas tentang Fitur Terbaru dari Samsung Galaxy XR. Sementara itu, isu terkait harga komponen juga menarik untuk disimak, seperti yang diulas dalam artikel tentang Harga Terbaru memori dari SK Hynix.
Secara keseluruhan, kolaborasi antara Google dan Samsung dalam menghadirkan fitur Gemini eksklusif ini menunjukkan komitmen keduanya untuk mendorong adopsi AI di perangkat mobile. Pengguna yang menginginkan teknologi terkini dan siap menjelajahi kemampuan AI yang lebih dalam akan mendapatkan nilai lebih dari perangkat lipat terbaru Samsung.





Komentar
Belum ada komentar.