Jika sesuatu tidak rusak, mengapa memperbaikinya? Pepatah klasik ini mungkin bisa menghemat banyak masalah bagi Facebook. Namun, setelah bertahun-tahun bereksperimen dengan algoritma yang dipenuhi konten rekomendasi dan iklan, platform media sosial raksasa milik Meta ini akhirnya memutuskan untuk kembali ke akarnya: menghubungkan pengguna dengan teman-teman mereka.
Perubahan yang Tak Disukai Pengguna
Salah satu perubahan paling kontroversial yang dilakukan Facebook adalah mengubah tampilan Feed. Dulu, pengguna hanya melihat postingan dari teman-teman mereka. Namun, seiring waktu, Feed dipenuhi konten rekomendasi, iklan, dan bahkan postingan dari halaman yang tidak mereka ikuti. Kini, setelah bertahun-tahun mendapat kritik, Facebook memutuskan untuk membawa kembali “Tab Teman” — meski tidak sepenuhnya seperti dulu.
Kembali ke Pengalaman “OG Facebook”
Dalam sebuah pengumuman resmi, Facebook menyatakan, “Menghubungkan dengan teman telah menjadi bagian dari Facebook sejak diluncurkan. Namun, seiring waktu, fokus ini perlahan memudar.” Platform ini berjanji akan menghadirkan kembali beberapa pengalaman “OG Facebook” sepanjang tahun ini, dimulai dengan Tab Teman yang telah diperbarui.
Tab ini akan memudahkan pengguna menemukan konten dari teman-teman mereka, termasuk Stories, Reels, postingan, dan permintaan pertemanan — tanpa gangguan dari konten rekomendasi atau iklan. Untuk memastikan akses mudah, pengguna dapat menyematkan Tab Teman dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
- Klik foto profil Anda
- Pilih “Pengaturan & Privasi”
- Navigasi ke “Pengaturan”
- Pilih “Tab Bar”
- Sesuaikan bilah tab dan klik “Teman” untuk menyematkannya
Media Sosial yang Kembali “Sosial”
Meta, perusahaan induk Facebook, menegaskan bahwa media sosial seharusnya terasa “sosial”. Dalam pernyataannya, mereka berkomitmen untuk menambahkan lebih banyak fitur sederhana dan menyenangkan guna memperkuat interaksi antar pengguna. Langkah ini bisa menjadi upaya untuk memulihkan kepercayaan pengguna yang semakin kecewa dengan dominasi konten algoritmik.
Apakah kembalinya Tab Teman ini akan berhasil menarik kembali pengguna yang sudah beralih ke platform lain? Waktu yang akan menjawab. Namun, satu hal yang pasti: Facebook sedang berusaha mengingat kembali mengapa platform ini begitu populer di awal kemunculannya.