Dua layar TV membandingkan tampilan HDR biasa dengan Eclipsa Video

Eclipsa Video: Standar HDR Open Source Google untuk Konsistensi Layar

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Google memperkenalkan Eclipsa Video, standar HDR open source baru
  • Dikembangkan bersama Apple dan NBCUniversal, berdasarkan SMPTE ST 2094-50
  • Menggunakan metadata dinamis untuk adaptasi kecerahan dan kontras
  • Mirip Dolby Vision, tapi open source seperti HDR10
  • Akan hadir di Android 17 untuk ponsel, tablet, dan TV
  • Tujuan: membuat HDR konsisten di semua perangkat dan kondisi pencahayaan

Telset.id – Google memperkenalkan Eclipsa Video, sebuah standar HDR open source baru yang dirancang untuk mengatasi masalah utama pada teknologi HDR saat ini: ketidakkonsistenan tampilan antar perangkat. Format ini bertujuan membuat konten HDR terlihat lebih seragam, seimbang, dan nyaman di berbagai layar, mulai dari ponsel hingga TV.

Dikembangkan bersama Apple dan NBCUniversal, Eclipsa Video adalah versi branded dari standar SMPTE ST 2094-50. Masalah utama yang coba dipecahkan adalah tampilan HDR yang sering berubah drastis dari satu layar ke layar lainnya. Adegan yang terlihat bagus di TV mahal bisa berubah menjadi bayangan kusam di ponsel atau sorotan yang meledak di ruangan gelap.

Bagaimana Eclipsa Video Bekerja?

Eclipsa Video menggunakan pendekatan yang lebih fleksibel dengan seperangkat instruksi dinamis untuk layar. Instruksi ini mencakup cara menangani kecerahan, kontras, dan sorotan seiring perubahan video. Format ini juga memperhitungkan kemampuan layar dan, pada perangkat yang kompatibel, dapat beradaptasi dengan pencahayaan sekitar ruangan.

Menurut Google, Eclipsa mengandalkan “dua metadata cerdas.” Pertama, white reference anchor, yaitu garis dasar untuk memetakan elemen paling terang dari konten SDR. Ini memungkinkan cadangan kecerahan ekstra untuk video HDR. Kedua, headroom-adaptive gain curves, yaitu instruksi khusus dari kreator konten yang tertanam dalam file. Jika kecerahan layar tidak dapat memenuhi persyaratan video, metadata ini memberi tahu layar apa yang harus dilakukan untuk menciptakan efek yang tepat.

Tujuannya adalah mengurangi kelemahan HDR seperti bayangan hancur, sorotan terpotong, warna pudar, dan lonjakan kecerahan mendadak. Idealnya, Eclipsa memungkinkan konten HDR dan SDR hidup berdampingan tanpa gesekan di layar yang sama.

Perbandingan dengan Dolby Vision dan HDR10

Dalam hal penggunaan metadata dinamis, Eclipsa Video mirip dengan Dolby Vision. Keduanya menggunakan metadata dinamis untuk mengadaptasi gambar seiring perubahan video. Sementara itu, HDR10 kurang adaptif karena hanya mengandalkan satu set instruksi statis untuk seluruh video. Namun, varian HDR10+ sudah menggunakan metadata dinamis.

Perbedaan utama lainnya adalah keterbukaan. Eclipsa dan HDR10 dibangun di atas standar terbuka, sedangkan Dolby Vision adalah format proprietary. Dukungan Eclipsa Video secara platform-wide (pemutaran dan pengambilan) akan hadir di Android 17. Format ini akan tersedia di ponsel, tablet, dan TV. Namun, ketersediaan yang lebih luas akan bergantung pada dukungan dari produsen perangkat, aplikasi streaming, dan penyedia konten.

Bagi pengguna yang sering beralih antar perangkat, konsistensi HDR adalah masalah nyata. Eclipsa Video menawarkan solusi potensial. Untuk memahami lebih dalam tentang teknologi layar, Anda bisa membaca artikel tentang Fitur Terbaru lainnya.

Dampak pada Pengalaman Menonton

Dengan Eclipsa Video, pengguna tidak perlu lagi khawatir tentang kualitas HDR yang berbeda drastis saat menonton di ponsel, tablet, atau TV. Format ini menjanjikan pengalaman menonton yang lebih konsisten dan nyaman, terutama di lingkungan dengan pencahayaan yang berubah-ubah.

Google menggambarkan Eclipsa Video sebagai cara untuk membuat HDR terlihat “konsisten, seimbang, dan nyaman di setiap layar.” Ini adalah langkah maju yang signifikan untuk adopsi HDR yang lebih luas, terutama di perangkat mobile. Informasi lebih lanjut tentang Cara Klaim juga bisa menjadi bacaan menarik.

Masa Depan Standar HDR

Eclipsa Video memiliki potensi untuk menjadi standar HDR yang lebih universal. Dengan dukungan dari Google, Apple, dan NBCUniversal, format ini memiliki peluang besar untuk diadopsi secara luas. Keberhasilan Eclipsa akan sangat bergantung pada adopsi oleh ekosistem, termasuk produsen chip, pembuat perangkat, dan platform streaming.

Bagi para penggemar teknologi, perkembangan standar HDR seperti Eclipsa Video adalah kabar baik. Ini menunjukkan bahwa industri bergerak menuju solusi yang lebih terbuka dan konsisten.

Kesimpulan

Eclipsa Video adalah inovasi penting dalam dunia HDR. Dengan pendekatan open source dan metadata dinamis, format ini menawarkan solusi untuk masalah konsistensi yang telah lama menghantui teknologi HDR. Dukungan dari pemain besar seperti Google dan Apple memberikan harapan besar untuk adopsi yang luas. Bagi konsumen, ini berarti pengalaman menonton HDR yang lebih baik dan lebih dapat diprediksi di semua perangkat.

Dua layar TV, satu menampilkan pemandangan gunung pada HDR yang belum dikonfigurasi (kiri) dan satu (lebih mengesankan, tanpa sorotan meledak) Eclipsa Video (kanan)

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.