πŸ“‘ Daftar Isi

Canva Craft Meluncur, Model AI Pembuat Gambar Pertama Canva

Canva Craft Meluncur, Model AI Pembuat Gambar Pertama Canva

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️7 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Canva resmi memperkenalkan Canva Craft, model AI pembuat gambar mutakhir pertama yang dikembangkan dan dilatih sendiri oleh Canva Research. Peluncuran ini menempatkan Canva sebagai laboratorium AI paling canggih kedua di dunia untuk pembuatan gambar berdasarkan peringkat DesignArena, platform crowdsourcing terbesar yang mengevaluasi kualitas AI untuk desain.

Pengumuman ini disampaikan di Jakarta pada 30 Oktober 2026. Canva Craft dirancang khusus untuk desain, sehingga menjadi pembeda utama dibanding model AI pembuat gambar lain yang umumnya dilatih menggunakan foto. Craft kini tersedia di Canva dan dapat diakses para developer melalui Public API.

Model ini mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan resolusi 2K dalam berbagai rasio aspek. Dengan kontrol yang presisi dan hasil yang dapat diedit, Craft memberikan fleksibilitas lebih bagi semua orang, mulai dari kreator pemula hingga desainer profesional, untuk mewujudkan imajinasi mereka.

Canva Craft merupakan foundation model pertama yang dibangun dan dilatih dari nol oleh Canva Research. Model ini menggabungkan riset dan investasi AI selama bertahun-tahun untuk menghadirkan pemahaman desain yang lebih mendalam, menghasilkan gambar yang lebih sesuai dengan yang dibayangkan pengguna, serta memberikan keleluasaan untuk mengedit dan menyempurnakan setiap kreasi dengan mudah.

Peringkat DesignArena dan Arsitektur Dua Tahap

Saat pertama kali diperkenalkan, Canva Craft langsung menempati posisi sebagai model AI pembuat gambar paling canggih keempat di DesignArena, berkat kualitas visual kelas dunia dan kemampuannya menampilkan teks secara akurat untuk mendukung beragam kebutuhan kreatif. Pencapaian ini juga menjadikan Canva Research sebagai laboratorium AI pembuat gambar paling canggih kedua di dunia.

Gambar yang dihasilkan Craft menempati peringkat pertama secara global untuk kategori People & Portraits (dari 87 model) dan Landscapes & Nature (dari 85 model). Craft juga menempati peringkat kedua untuk Abstract & Patterns dan peringkat keempat untuk Products, sehingga menjadikannya salah satu model AI terbaik di dunia dalam berbagai subkategori.

Dengan lebih dari 250 juta orang menggunakan Canva untuk membuat lebih dari 400 desain setiap detik, menghadirkan performa AI terdepan dalam skala besar membutuhkan terobosan dalam efisiensi komputasi dan kecepatan inferensi. Melalui teknik distilasi model tingkat lanjut, Canva mengurangi jumlah langkah inferensi yang dibutuhkan Craft hingga hanya sebagian kecil dari jumlah yang dibutuhkan model aslinya.

Canva juga mengembangkan mesin inferensi khusus yang dioptimalkan untuk tahap perencanaan, sehingga Craft bekerja sekitar 10 kali lebih cepat dibandingkan versi internal pertamanya. Terobosan ini menjadi dasar bagi dua varian yang akan segera hadir, Craft-fast dan Craft-ultrafast, yang dirancang untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan model AI terdepan lainnya.

Berbeda dari model pembuatan gambar konvensional yang langsung menghasilkan piksel berdasarkan prompt, Craft menggunakan arsitektur dua tahap yang memisahkan perencanaan komposisi dari rendering gambar. Pendekatan ini memungkinkan model memahami struktur gambar terlebih dahulu sebelum membuatnya, sehingga menghasilkan gambar yang lebih presisi, konsisten, dan mudah dikendalikan.

Pada tahap pertama, Canva mengembangkan model perencanaan gambar untuk menafsirkan prompt dan menyusun rencana komposisi secara terperinci. Model ini menentukan elemen yang akan muncul dalam gambar, hubungan spasial antarelemen, skala relatif, hierarki visual, serta teks yang perlu ditampilkan. Pada tahap kedua, model khusus untuk rendering gambar menerjemahkan rencana tersebut menjadi gambar berkualitas tinggi dengan resolusi hingga 2K dan dukungan untuk lebih dari 30 rasio aspek.

Dengan memodelkan komposisi dan tipografi secara eksplisit sebelum merender gambar akhir, Craft dapat menghasilkan tata letak kompleks dengan lebih akurat, termasuk teks yang mudah dibaca, penempatan objek yang presisi, serta hubungan visual yang konsisten. Arsitektur ini juga memungkinkan kontrol yang lebih terperinci atas setiap elemen, sehingga pengguna dapat mengubah bagian tertentu tanpa perlu mengubah keseluruhan gambar.

Struktur yang sama juga membuat hasil Craft sangat cocok digunakan dengan Magic Layers di Canva, yang dapat mengubah gambar hasil AI menjadi elemen desain yang sepenuhnya dapat diedit. Struktur ini juga menjadi fondasi teknis bagi fitur pengeditan yang lebih canggih dan kemampuan menggunakan gambar referensi yang akan hadir dalam pembaruan mendatang.

Dilatih dari Jutaan Template Desain Manusia

Meskipun sebagian besar model AI pembuat gambar dilatih menggunakan foto, Craft dikembangkan dengan fokus yang lebih besar pada desain. Data pelatihannya mencakup jutaan template buatan manusia dari pustaka konten Canva, termasuk poster yang dirancang secara profesional, postingan media sosial, presentasi, infografis, menu, dan tata letak yang kaya tipografi.

Tidak seperti gambar datar, template ini mengajarkan model bagaimana tata letak, hierarki, dan tipografi saling berpadu. Hal ini membantu model memahami prinsip-prinsip di balik desain yang efektif, bukan sekadar mempelajari seperti apa tampilan gambar yang sudah selesai.

Setelah pre-training, Canva mengoptimalkan Craft melalui supervised fine-tuning dan reinforcement learning, dengan memanfaatkan masukan dari para desainer profesional Canva untuk meningkatkan kemampuan model dalam mengikuti instruksi, ketepatan tipografi, dan kualitas visual secara keseluruhan. Dalam evaluasi internal, para desainer profesional Canva bekerja bersama puluhan peneliti untuk menilai lebih dari 25.000 pasang gambar melalui perbandingan langsung dengan hasil dari model-model AI terkemuka. Ketika hasil evaluasi otomatis berbeda dari penilaian manusia, Canva mengutamakan penilaian para desainer.

β€œKami sangat bangga dengan pencapaian yang telah kami raih melalui Craft dan kemampuannya memadukan pemahaman desain dengan teknologi pembuatan gambar terbaik di kelasnya. Craft menghasilkan gambar yang luar biasa untuk kebutuhan yang menuntut tata letak dan teks yang sempurna, serta mampu menghasilkan gambar manusia dan lanskap dengan kualitas yang menakjubkan,” ujar JJ Fiasson, Head of Generative AI, Canva.

β€œKami yakin Craft akan membuka banyak cara baru bagi orang-orang untuk mewujudkan imajinasi mereka. Dengan kemampuan kontrol yang lebih baik dan peningkatan kecepatan signifikan yang akan segera hadir, ini menjadi langkah besar bagi pengalaman AI di Canva. Ini baru permulaan,” lanjutnya.

Craft menghasilkan gambar fotorealistis yang memadukan detail halus, kedalaman, dan transisi lembut seperti pada gambar dunia nyata dengan komposisi desain yang matang, mulai dari hierarki yang terencana, penyelarasan, jarak antar elemen, dan tepian yang tajam hingga teks yang ditempatkan secara tepat.

Dengan Craft, pengguna dapat membentuk gambar sesuai keinginan. Craft memandang seluruh gambar sebagai komposisi terencana yang terdiri atas elemen-elemen berlapis. Teknologi JSON boundary boxing memudahkan pengguna mengubah gambar menjadi lapisan yang dapat diedit dengan Magic Layers, dengan hasil yang lebih akurat dan proses yang lebih cepat.

Pengguna juga dapat menyempurnakan setiap detail, misalnya meminta langit berwarna ungu, bayangan panjang, dan satu pohon, lalu Craft akan menghasilkan ketiganya dengan penekanan sesuai keinginan. Craft juga dapat membuat gambar dalam berbagai ukuran untuk kebutuhan apa pun, dengan pilihan lebih dari 30 rasio aspek atau memasukkan ukuran sendiri untuk membuat berbagai jenis konten, mulai dari postingan media sosial atau Stories hingga poster dan banner.

Prompt dapat ditulis dalam bahasa apa pun, dan Craft dapat menghasilkan teks dalam 55 bahasa. Dengan kemampuan tersebut, Craft dirancang untuk mendukung beragam kebutuhan kreatif, mulai dari materi pemasaran yang matang hingga eksplorasi visual yang imajinatif.

Kebutuhan tersebut mencakup konten media sosial dan materi pemasaran seperti poster, postingan media sosial, flyer, visual presentasi, dan iklan dengan tata letak, hierarki visual, serta teks yang siap digunakan. Craft juga mendukung fotografi gaya hidup dan editorial, ilustrasi dan seni digital, manusia dan karakter, visual alam dan lingkungan, hingga karya kreatif dan konseptual.

β€œDesain adalah bidang yang paling kami kuasai. Selama lebih dari satu dekade, kami mempelajari cara orang berkreasi dan bekerja bersama para desainer kami untuk memastikan hasilnya tepat. Craft menyatukan semua pengalaman tersebut dalam sebuah model yang berpikir seperti desainer,” kata Stefani Herlie, Country Manager – Indonesia, Canva.

Canva Craft kini tersedia bagi semua pengguna Canva di seluruh dunia. Untuk mulai membuat gambar dengan Craft, pengguna dapat membuka Dream Lab di panel kiri bawah Canva. Craft juga tersedia melalui Public API dan Canva MCP Server, sebagai bagian dari upaya Canva mengembangkan model AI yang memperluas jangkauan teknologi kami di luar produk utama Canva.

Melalui Public API, developer dan tim produk dapat mengintegrasikan Craft ke dalam alat mereka sendiri, seperti platform pemasaran, situs e-commerce, pembuat iklan, dan layanan percetakan. Public API juga merupakan cara tercepat bagi mereka untuk menguji Craft dengan prompt sendiri dan membandingkan hasilnya dengan model AI lain.

Canva MCP yang segera hadir akan menghubungkan Craft dengan asisten AI dan alur kerja otomatis, sehingga agen AI dapat membuat gambar yang siap digunakan dalam desain. Artinya, asisten AI dapat membuat visual untuk peluncuran, foto produk, atau postingan media sosial sebagai salah satu langkah dalam rangkaian tugas yang lebih besar.

Keamanan menjadi bagian dari setiap tahap pengembangan dan penerapan AI di Canva. Model Canva menjalani pengujian berkelanjutan dan evaluasi keamanan yang ketat untuk mengidentifikasi serta mengurangi potensi risiko. Selain kualitas visual, Canva juga mengevaluasi keamanan merek, konteks budaya, dan potensi munculnya konten berbahaya untuk memastikan model memenuhi standar sebelum dirilis.

Seperti semua produk AI di Canva, Craft didukung oleh Perisai Canva, pendekatan menyeluruh Canva terhadap keamanan AI. Perisai Canva mencakup moderasi input dan output yang kuat, kontrol privasi dan keamanan, serta fitur pelaporan yang memungkinkan pengguna menandai konten yang berpotensi berbahaya atau menyesatkan.

Versi pertama Craft ini baru permulaan, dan model Craft yang lebih cepat akan segera hadir. Ke depannya, Canva akan terus meningkatkan standar kualitas, detail, dan kontrol, termasuk untuk kebutuhan seperti teks berukuran kecil dan gambar teknis.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.