📑 Daftar Isi

Ikon App Store Apple dengan latar belakang warna-warni

Apple Usulkan Komisi 5-15 Persen untuk Pembayaran Eksternal App Store

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple mengusulkan komisi 5-15 persen untuk pembayaran di luar sistem App Store di AS
  • Komisi 15 persen untuk aplikasi dengan potongan 30 persen, 10 persen untuk program partner, dan 5 persen untuk Small Business Program
  • Proposal diajukan sebagai respons atas sengketa hukum Apple vs Epic Games sejak 2020
  • Hakim Yvonne Gonzalez Rogers akan menentukan komisi yang adil setelah pengadilan banding membatalkan larangan pemungutan biaya
  • Google telah membuka Play Store untuk penagihan eksternal dengan komisi 10 persen dan mulai mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga

Telset.id – Apple secara resmi mengusulkan komisi sebesar 5 hingga 15 persen untuk pembayaran yang dilakukan di luar sistem pembayaran App Store di Amerika Serikat. Proposal ini diajukan ke pengadilan sebagai bagian dari sengketa hukum berkepanjangan antara Apple dan Epic Games yang berlangsung sejak 2020.

Berdasarkan laporan 9to5Mac dan MacRumors, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini telah menyerahkan proposal kepada pengadilan dengan besaran komisi yang dianggap wajar untuk transaksi melalui tautan eksternal dan layanan pihak ketiga. Keputusan ini menjadi respons atas perintah pengadilan yang meminta Apple untuk memungkinkan developer menghubungkan ke sistem pembayaran eksternal.

Komisi tertinggi dalam proposal tersebut adalah 15 persen, yang akan berlaku untuk aplikasi yang membayar potongan 30 persen kepada Apple untuk pembayaran melalui App Store. Sementara itu, Apple mengusulkan potongan 10 persen untuk aplikasi yang tergabung dalam News Partner Program, Video Partner Program, dan Mini Apps Partner Program, serta untuk perpanjangan langganan. Terakhir, Apple akan mengambil potongan 5 persen dari aplikasi yang termasuk dalam Small Business Program.

Apple App store icon

Menariknya, “mayoritas besar” developer di platform tersebut memenuhi syarat untuk Small Business Program. Sejak 2020, mereka telah membayar komisi 15 persen kepada Apple untuk pembelian melalui sistem penagihan App Store.

Baca Juga:

Latar Belakang Sengketa Hukum Apple dan Epic Games

Sengketa ini berakar dari perintah Hakim Yvonne Gonzalez Rogers pada 2021 yang mengawasi gugatan antitrust. Hakim memerintahkan Apple untuk mengizinkan developer menautkan ke sistem pembayaran eksternal agar mereka tidak perlu membayar komisi 30 persen untuk penjualan mereka. Namun, Apple tetap mengambil potongan 12 hingga 27 persen dari transaksi tersebut, yang kemudian memicu tuduhan ketidakpatuhan dari Epic Games.

Tahun lalu, hakim menemukan Apple melakukan penghinaan terhadap pengadilan dan memerintahkan perusahaan untuk berhenti memungut biaya dari pembayaran eksternal. Meskipun pengadilan banding menguatkan keputusan tersebut setelah Apple mengajukan banding, pengadilan juga membatalkan perintah Hakim Gonzalez Rogers yang melarang perusahaan memungut biaya dari pembayaran eksternal. Kini, hakim harus menentukan komisi yang adil yang dapat dikenakan Apple.

Perbandingan dengan Kebijakan Google

Google juga telah berjuang dalam pertempuran pengadilan yang sama dengan Epic Games selama bertahun-tahun. Google akhirnya membuka Play Store untuk penagihan eksternal pada 30 Juni tahun ini dan menurunkan komisinya menjadi 10 persen, terlepas dari sistem pembayaran yang digunakan pelanggan. Pada bulan Juli, Google mulai mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga di platform Android.

Menurut The Verge, kedua belah pihak baru saja berhadapan lagi di pengadilan. Epic berargumen bahwa Google membuat proses instalasi toko aplikasi saingan menjadi terlalu rumit. Setelah menunjukkan kepada pengadilan bahwa memasang toko aplikasi pihak ketiga di Android memerlukan beberapa langkah, hakim memerintahkan Google untuk menghapus “gesekan antikompetitif” tersebut.

Dampak bagi Developer dan Pengguna

Proposal komisi baru ini menjadi titik penting dalam evolusi kebijakan App Store. Jika disetujui, struktur komisi berjenjang ini akan memberikan kejelasan bagi developer tentang biaya yang harus mereka bayarkan ketika menggunakan sistem pembayaran eksternal. Bagi developer dalam Small Business Program, usulan potongan 5 persen ini jauh lebih rendah dibandingkan komisi 15 persen yang mereka bayarkan saat ini melalui sistem penagihan App Store.

Keputusan pengadilan nantinya akan menentukan arah kebijakan distribusi aplikasi seluler di Amerika Serikat. Hal ini juga berpotensi mempengaruhi kebijakan serupa di pasar global, mengingat Apple dan Google merupakan dua pemain dominan dalam ekosistem aplikasi seluler.

Sementara itu, Apple juga tengah menghadapi berbagai isu lain, termasuk kerja sama dengan publisher untuk konten berita Siri AI dan pembaruan daftar produk usang. Perkembangan ini menunjukkan bahwa Apple terus menyesuaikan kebijakan dan layanannya di tengah tekanan regulasi dan persaingan industri.

Keputusan akhir dari Hakim Gonzalez Rogers akan menjadi preseden penting bagi industri aplikasi. Para developer kini menunggu dengan harapan mendapatkan kepastian tentang struktur komisi yang akan berlaku untuk pembayaran eksternal.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.