6 Launcher Android Terbaik 2026 untuk Ubah Tampilan HP Lebih Segar

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Telset.id – Salah satu keunggulan utama yang membuat ekosistem Android begitu dicintai adalah fleksibilitasnya. Berbeda dengan sistem operasi tetangga yang cenderung kaku, Android memberikan kebebasan penuh bagi pengguna untuk mengubah tampilan antarmuka (UI) sesuai selera. Di tahun 2026 ini, deretan launcher Android terbaik hadir dengan pendekatan yang semakin inovatif, mulai dari minimalisme ekstrem hingga pusat informasi berbasis widget yang futuristik.

Launcher pihak ketiga telah menjadi tulang punggung personalisasi Android selama bertahun-tahun. Bagi Anda yang merasa bosan dengan tampilan bawaan pabrik atau antarmuka standar Google, mengganti launcher adalah cara tercepat untuk menyegarkan pengalaman penggunaan perangkat. Berdasarkan tinjauan terbaru, kami telah merangkum enam aplikasi launcher terbaik yang layak Anda coba saat ini untuk mengubah cara Anda berinteraksi dengan ponsel pintar.

1. AIO Launcher: Surga Bagi Pecinta Widget

Jika Anda bosan dengan konsep halaman depan yang hanya dipenuhi ikon aplikasi, AIO Launcher menawarkan pendekatan yang radikal. Alih-alih menyajikan laci aplikasi standar, AIO mengubah home screen Anda menjadi umpan vertikal yang dipenuhi widget informasi terkini (up-to-the-minute).

The AIO Launcher for Android

Launcher ini dirancang untuk memberikan ringkasan instan tentang apa yang terjadi di perangkat Anda dalam satu pandangan. Mulai dari notifikasi komunikasi, acara kalender, hingga statistik perangkat seperti penggunaan RAM secara real-time, semuanya terpampang jelas. Bagi pengguna yang membutuhkan akses cepat ke utilitas, tersedia kalkulator dan pengatur waktu langsung di layar utama. Bahkan, bagi power user, AIO mendukung integrasi mendalam dengan Tasker.

Namun, desain ini mungkin bukan untuk semua orang. Estetikanya terasa sedikit kaku, mengingatkan pada era Android Lollipop, dan bisa terasa merepotkan jika Anda rutin menggunakan banyak aplikasi sekaligus. Meski begitu, tombol pencarian universal yang melayang di kanan bawah cukup membantu navigasi.

2. Niagara Launcher: Minimalis dan Fokus

Berbanding terbalik dengan AIO yang padat informasi, Niagara Launcher mengusung filosofi “kurang itu lebih”. Launcher ini menempatkan aplikasi favorit Anda sebagai pusat perhatian. Tampilan utamanya sangat bersih, hanya menampilkan tanggal, waktu, dan hingga delapan aplikasi yang paling sering Anda gunakan.

The Niagara Launcher for Android

Navigasi di Niagara sangat unik dan efisien. Tidak ada laci aplikasi tradisional; sebagai gantinya, Anda cukup mengusap jari pada deretan alfabet vertikal di sisi kanan layar. Saat Anda memilih satu huruf, aplikasi yang berawalan huruf tersebut akan muncul di tengah layar, memudahkan akses satu tangan. Desain ini sangat cocok bagi pengguna yang menginginkan efisiensi tanpa gangguan, mirip dengan konsep Ponsel QWERTY modern yang mengutamakan produktivitas langsung.

Kekurangannya? Ucapkan selamat tinggal pada widget di layar utama. Kustomisasinya pun terbatas pada “apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan”, meskipun Anda masih bisa mengganti paket ikon dan memilih tema gelap atau terang.

3. Action Launcher: Raja Gestur

Action Launcher terus mempertahankan reputasinya sebagai pelopor fitur gestur di Android. Misi utamanya adalah menambal kekurangan pada Pixel Launcher dan membawanya ke semua perangkat dengan fitur tambahan yang signifikan.

The Action Launcher for Android

Fitur andalannya, “Shutters”, memungkinkan pengguna mengusap ikon aplikasi untuk memunculkan widget terkait dalam jendela pop-up. Ini adalah solusi cerdas bagi mereka yang menginginkan fungsionalitas widget tanpa harus mengorbankan ruang layar. Fitur ini sangat berguna, terutama jika Anda baru saja melakukan pembaruan sistem seperti pada Fitur Barunya di Android terbaru yang mendukung interaksi widget lebih kaya.

Sayangnya, fitur terbaik Action Launcher terkunci di balik paywall “Plus” yang cukup mahal seharga $6.99 (sekitar Rp 100 ribuan). Selain itu, aplikasi ini terkadang terasa agak memaksa dalam mengiklankan fitur berbayarnya, seperti membiarkan lencana notifikasi tetap ada sampai Anda melihat iklan fitur tersebut.

4. Nova Launcher: Legenda Kustomisasi

Tidak ada daftar launcher terbaik yang lengkap tanpa menyebut Nova Launcher. Dikenal dengan penggunaan sumber daya yang ringan namun kaya fitur, Nova memberikan kendali penuh atas setiap aspek antarmuka pengguna.

The Nova Android Launcher

Tingkat kustomisasinya sangat mendalam. Anda bisa mengatur ukuran grid layar utama, padding tepi layar, tampilan dermaga (dock), hingga perilaku indikator halaman. Nova bahkan memungkinkan Anda mengubah orientasi laci aplikasi, transparansi, dan gestur pembuka. Fitur “Night Mode” bawaan juga menjadi penyelamat bagi perangkat lama yang belum memiliki mode gelap sistem. Fleksibilitas ini membuat Nova tetap relevan, bahkan saat disandingkan dengan perangkat berlayar besar seperti Tablet Android terbaru.

Namun, kebebasan ini datang dengan risiko. Nova memerlukan akses tingkat rendah ke perangkat Anda yang berpotensi memengaruhi stabilitas dan keamanan. Selain itu, beberapa pengaturan bersifat permanen atau sulit dikembalikan, seperti menghapus tombol laci aplikasi untuk beralih ke mode usap.

5. Lawnchair Legacy: Cita Rasa Android Murni

Bagi mereka yang menginginkan tampilan bersih ala Google Pixel namun dengan sedikit bumbu tambahan, Lawnchair Legacy adalah jawabannya. Launcher ini tidak berusaha menemukan kembali roda, melainkan menyempurnakan estetika dan fungsionalitas dasar Android.

The Lawnchair Launcher for Android

Lawnchair menawarkan pengaturan yang pas untuk area yang sering diutak-atik pengguna, seperti bilah pencarian Google, tampilan cuaca, dan tanggal. Opsi blur dan skala untuk ikon serta teks memberikan sentuhan elegan yang bisa disesuaikan antara homescreen, dock, dan laci aplikasi. Tema terang, gelap, dan hitamnya juga sangat solid.

Kelemahan utamanya terletak pada stabilitas. Pengguna melaporkan adanya bug seperti wallpaper bergulir yang tidak berfungsi di bawah dock, serta responsivitas yang terkadang lambat atau sluggish saat masuk ke pengaturan launcher.

6. Microsoft Launcher: Produktivitas ala Windows

Terakhir, bagi Anda yang terikat dalam ekosistem Microsoft, launcher ini menawarkan integrasi yang mulus antara ponsel Android dan PC Windows Anda. Microsoft Launcher mempertahankan layout standar Android namun memberikan sentuhan akhir yang fungsional.

The Microsoft Launcher for Android

Fitur paling menonjol adalah dock yang dapat diusap ke atas untuk menampilkan baris kedua berisi aplikasi tambahan dan toggle cepat untuk Bluetooth, senter, hingga kecerahan layar. Halaman paling kiri didedikasikan sebagai umpan berita dan informasi personal (Glance feed) yang berisi kalender dan daftar tugas (To-Do), mirip dengan fitur produktivitas pada Ponsel Mungil bisnis zaman dulu namun dalam format modern.

Meskipun kaya fitur, Microsoft Launcher cukup agresif dalam mempromosikan layanannya sendiri, seringkali menyertakan folder berisi ikon aplikasi Microsoft yang belum tentu Anda unduh. Animasi gerakannya juga terkadang terasa sedikit tersendat dibandingkan kompetitornya.

Memilih launcher yang tepat sangat bergantung pada preferensi pribadi Anda: apakah Anda menginginkan data instan, minimalisme, atau kustomisasi tanpa batas. Di tahun 2026 ini, opsi yang tersedia semakin matang dan siap mengubah total pengalaman penggunaan Android Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI