10 Aplikasi Kalender Android Terbaik 2026 untuk Produktivitas Maksimal

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Telset.id – Mengatur jadwal di tengah kesibukan yang padat seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Untungnya, ekosistem Android menyediakan beragam solusi digital untuk memastikan setiap agenda, pertemuan, dan tugas harian terekam dengan rapi. Memasuki tahun 2026, pilihan aplikasi kalender semakin canggih dengan fitur integrasi yang lebih luas.

Berdasarkan pembaruan data per Januari 2026, kami telah merangkum deretan aplikasi kalender terbaik yang kompatibel dengan Android 5.0 ke atas. Daftar ini mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari perencana harian, kalender bersama untuk keluarga, hingga alat manajemen khusus untuk pekerja shift. Berikut adalah ulasan lengkapnya untuk membantu Anda tetap terorganisir.

1. Google Calendar: Standar Emas Pengguna Android

Sulit untuk tidak menempatkan Google Calendar di posisi teratas. Sebagai aplikasi bawaan yang terintegrasi langsung dengan ekosistem Google Workspace, aplikasi ini menawarkan kemudahan penggunaan yang sulit ditandingi. Pengguna dapat dengan mudah melihat jadwal dalam format harian, tiga hari, mingguan, hingga bulanan.

Kekuatan utamanya terletak pada kolaborasi. Karena Google Workspace kini tersedia untuk semua orang, berbagi jadwal dengan rekan kerja atau keluarga menjadi sangat mulus. Aplikasi ini juga menangani daftar tugas (to-do lists) dan pengingat janji temu dalam satu wadah. Namun, perlu dicatat bahwa versi aplikasi seluler masih memiliki keterbatasan fitur dibandingkan versi webnya, seperti ketidakmampuan memberi kode warna pada pengingat atau memformat teks dalam deskripsi acara.

The Google Calendar app showing an event, day view, and month view

2. OneCalendar: Solusi Sentralisasi Jadwal

Bagi Anda yang memiliki akun kalender yang tersebar di berbagai platform, OneCalendar adalah jawabannya. Aplikasi ini berfungsi sebagai hub yang menghubungkan Google Calendar, Microsoft Outlook, iCloud, dan WebCal dalam satu tampilan antarmuka. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang ingin memisahkan urusan kantor dan pribadi namun tetap ingin memantaunya dalam satu layar.

Salah satu keunggulan OneCalendar adalah desain templat yang menarik dan fitur pencarian yang memudahkan navigasi. Pengguna dapat memberikan warna berbeda untuk setiap akun kalender agar mudah diidentifikasi. Meski demikian, aplikasi ini memerlukan izin akses akun yang cukup luas dan terkadang mengalami kendala sinkronisasi dengan acara Facebook atau ulang tahun.

The OneCalendar themes, an event, and month view

3. TimeTree: Terbaik untuk Kalender Bersama

Ketika koordinasi kelompok menjadi prioritas, TimeTree menawarkan fitur berbagi yang lebih mendalam dibandingkan kompetitornya. Aplikasi ini memungkinkan semua anggota grup untuk mengedit kalender bersama, menjadikannya ideal untuk keluarga, pasangan, atau tim kerja kecil. Anda bahkan dapat membuat kalender khusus untuk acara spesifik, jadwal kuliah, atau kegiatan olahraga.

Lebih dari sekadar penunjuk tanggal, acara di dalam TimeTree dapat berubah menjadi pusat pesan. Pengguna bisa melakukan obrolan (chat), mengunggah foto, dan mengirim memo langsung di dalam detail acara. Sayangnya, aplikasi ini belum memiliki tampilan mingguan (weekly view) dan fitur acara berulang (recurring events) masih memerlukan opsi kustomisasi lebih lanjut.

Create a calendar, invite to a calendar, and view daily agenda with TimeTree

4. DigiCal: Kustomisasi Tanpa Batas

Jika Anda adalah tipe pengguna yang gemar melakukan Trik Kustomisasi tampilan antarmuka, DigiCal layak dicoba. Aplikasi ini menawarkan fleksibilitas visual yang tinggi dengan enam widget layar beranda yang dapat disesuaikan. Salah satu fitur uniknya adalah tampilan prakiraan cuaca yang terintegrasi langsung pada semua mode tampilan kalender.

DigiCal menyediakan variasi tampilan agenda yang sangat lengkap, mulai dari harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Pengguna dapat mengubah tema, mengodekan warna acara, hingga mengaktifkan gambar untuk event tertentu. Namun, beberapa fitur premium mungkin terasa mahal bagi sebagian pengguna, dan aplikasi ini memiliki keterbatasan dalam menambahkan catatan atau tugas langsung ke kalender.

Create events, view calendars, and list appointments in DigiCal

5. Business Calendar 2: Andalan Profesional

Sesuai namanya, Business Calendar 2 dirancang untuk pengguna yang membutuhkan efisiensi kerja. Aplikasi ini memungkinkan Anda mengakses kalender pribadi dan pekerjaan dalam satu tempat dengan antarmuka yang bersih dan tidak mengganggu. Keunggulan utamanya adalah kemampuan menyimpan data acara lebih dari satu tahun, sangat berguna bagi mereka yang sering perlu meninjau kembali agenda masa lalu.

Meskipun tampilannya mungkin tidak se-modern aplikasi lain, fungsionalitasnya sangat solid. Pengguna dapat membuat kalender lokal untuk berbagai aktivitas dan mengimpor kalender dari aplikasi kerja. Sedikit catatan, versi gratisnya menampilkan iklan yang muncul setiap 18 jam sekali, dan proses sinkronisasi terkadang memakan waktu agak lama.

Create events, view calendars in Business Calendar 2

6. Goldie (Appointfix): Asisten Bisnis Kecil

Bagi pemilik usaha kecil yang belum memiliki resepsionis, Goldie (sebelumnya bernama Appointfix) adalah solusi cerdas. Aplikasi ini menyediakan sistem penjadwalan online yang intuitif. Anda akan mendapatkan tautan khusus ke buku janji temu online yang bisa dibagikan melalui email, media sosial, atau situs web bisnis.

Halaman pemesanan dapat dipersonalisasi dengan logo, deskripsi layanan, tarif, dan jam operasional. Fitur pengingat melalui pesan teks (SMS) juga tersedia untuk mengurangi risiko klien tidak hadir. Namun, perlu diingat bahwa fitur pengiriman pesan massal dan laporan analitik hanya tersedia pada versi Premium.

Get a booking link, view calendars, and display notifications in Appointfix

7. Task Agenda: Fokus pada Tugas Harian

Terkadang, yang Anda butuhkan hanyalah pengelola tugas yang lugas tanpa fitur berlebih. Task Agenda hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Aplikasi ini berfungsi sebagai agenda pribadi yang secara otomatis membuat daftar tugas (to-do list) dari detail acara atau janji temu yang Anda masukkan.

Pengguna dapat membuat jenis acara dengan kode warna dan ikon khusus, serta menambahkan alarm pengingat. Meskipun sangat praktis dan efisien, Task Agenda memiliki kelemahan dalam hal integrasi; ia tidak dapat mengimpor kalender dari aplikasi lain dan tidak memiliki fitur untuk menambahkan durasi pada sebuah acara.

Color code and edit events in Task Agenda

8. WeNote: Organizer Serbaguna

Beberapa pengguna membutuhkan lebih dari sekadar kalender; mereka butuh tempat untuk mencatat ide, daftar belanja, dan sketsa. WeNote mengakomodasi kebutuhan ini dengan menggabungkan fungsi kalender dan catatan. Anda dapat melampirkan foto, gambar tangan, hingga rekaman audio ke dalam catatan acara.

Privasi menjadi nilai tambah WeNote, di mana pengguna dapat mengunci catatan dan daftar menggunakan PIN, pola, atau kata sandi. Kustomisasi tema warna dan font juga tersedia, meskipun pilihan warna pada versi gratis cukup terbatas. Ini adalah opsi menarik sebelum Anda memutuskan untuk Transfer Data ke perangkat lain yang mungkin memiliki sistem berbeda.

9. Sectograph: Visualisasi Waktu Analog

Sectograph menawarkan pendekatan yang sangat unik dalam memvisualisasikan waktu. Aplikasi ini mereplikasi tampilan jam analog di mana acara, tugas, dan pengingat ditampilkan pada dial melingkar. Ini sangat membantu bagi pengguna visual untuk melihat sisa waktu acara saat ini dan durasi menuju agenda berikutnya.

Aplikasi ini juga dapat disinkronkan dengan perangkat Wear OS dan memiliki widget layar beranda yang estetik. Namun, pengguna baru mungkin memerlukan waktu adaptasi untuk terbiasa dengan antarmuka dial visual ini. Selain itu, Sectograph sangat bergantung pada Google Calendar sebagai sumber datanya.

10. Shifter: Spesialis Pekerja Shift

Mengatur jadwal kerja dengan pola shift yang berubah-ubah bisa sangat membingungkan. Shifter hadir untuk mengatasi masalah ini. Pengguna dapat memasukkan informasi shift, siklus kerja, dan menerapkannya pada rentang tanggal tertentu dengan mudah. Aplikasi ini bahkan memungkinkan Anda memasukkan upah per jam untuk menghitung estimasi pendapatan.

Fitur statistik yang ditampilkan sangat informatif, mencakup jam kerja dan pendapatan. Anda juga bisa mengatur alarm khusus untuk waktu shift dan waktu istirahat. Kekurangannya, Shifter tidak mengimpor acara dari Google Calendar dan terkadang mengalami kendala saat mengunggah data kalender kembali ke Google.

Memilih aplikasi kalender yang tepat sangat bergantung pada pola aktivitas Anda di tahun 2026 ini. Apakah Anda memerlukan visualisasi yang kuat, fitur kolaborasi tim, atau sekadar pencatat tugas harian, ekosistem Android memiliki semuanya.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI