Gak Cuma Handheld! Lenovo Legion Go Fold Bisa Jadi Laptop Gaming

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Pernahkah Anda membayangkan sebuah konsol game genggam yang bisa berubah wujud menjadi tablet raksasa, bahkan laptop mini dalam sekejap? Dunia teknologi seolah tidak pernah kehabisan cara untuk mengejutkan kita. Di tengah gempuran berbagai perangkat handheld gaming yang membanjiri pasar belakangan ini, Lenovo kembali mencuri panggung utama dengan sebuah konsep yang sangat ambisius dan futuristik.

Dalam ajang Mobile World Congress (MWC) yang bergengsi, Lenovo memamerkan sebuah perangkat konsep bernama Legion Go Fold. Sekilas, perangkat ini mungkin terlihat sedikit canggung atau bahkan terlalu besar untuk disebut sebagai perangkat portabel. Namun, di balik penampilannya yang tidak biasa, tersimpan inovasi layar OLED fleksibel yang menjanjikan adaptabilitas luar biasa bagi para gamer yang menginginkan lebih dari sekadar konsol biasa.

Saya harus mengakui, memegang perangkat dengan layar 11,6 inci sebagai konsol genggam terdengar berlebihan dan mungkin kurang praktis untuk mobilitas. Namun, keajaiban teknologi lipat mengubah persepsi tersebut. Fleksibilitas layar ini memungkinkan perangkat ditekuk menjadi panel berukuran 7,7 inci yang jauh lebih masuk akal dan nyaman digenggam. Ini bukan sekadar tentang ukuran, melainkan tentang bagaimana teknologi beradaptasi dengan kebutuhan pengguna yang dinamis.

Fleksibilitas Layar yang Memukau

Kekuatan utama dari Legion Go Fold tentu terletak pada layarnya. Dalam mode penuh, layar 11,6 inci memberikan ruang visual yang sangat luas, namun bisa dilipat menjadi ukuran yang lebih ringkas dengan rasio aspek yang lebih tradisional. Konfigurasi ini membuat sistem terasa jauh lebih ringan dan tidak merepotkan saat digunakan. Inovasi semacam ini mengingatkan kita pada konsep ThinkPad Rollable XD yang juga bereksperimen dengan form factor layar unik.

Ketika Anda membutuhkan ruang ekstra untuk multitasking atau pengalaman gaming yang lebih imersif, Anda cukup merentangkan layarnya kembali dalam sekejap. Meskipun terlihat agak konyol saat layar fleksibel ini direntangkan sepenuhnya dalam mode potret, fungsionalitas yang ditawarkannya tidak bisa dipandang sebelah mata. Lenovo tampaknya ingin membuktikan bahwa batasan fisik perangkat mobile bisa didobrak.

How silly does this look when its flexible display is fully extended in portrait mode?

Keunikan desain ini juga terlihat dari bagaimana Lenovo mengintegrasikan mekanisme lipatnya. Tidak seperti perangkat lipat pada umumnya yang mungkin terasa rapuh, konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman transisi yang mulus antara mode tablet besar dan mode handheld yang lebih kompak. Teknologi layar yang berkembang pesat, seperti yang juga terlihat pada rumor Xiaomi Mix Fold 6, menjadi fondasi penting bagi perangkat eksperimental seperti ini.

Transformasi Menjadi Laptop Mini

Salah satu fitur yang paling saya sukai dari Legion Go Fold adalah kontrolernya yang dapat dilepas, mirip dengan mekanisme pada Nintendo Switch, namun dengan eksekusi yang lebih serbaguna. Tablet ini memiliki beberapa titik pemasangan (mounting points). Artinya, jika Anda memiliki ruang yang cukup, Anda bisa melepas kontroler, memutar layar ke mode landscape, lalu memasang kembali kontrolernya untuk mendapatkan pengalaman layar lebar yang imersif.

Alternatif lain, Anda dapat menyambungkan kedua gamepad menggunakan aksesori khusus dari Lenovo—yang mirip dengan Joy-Con Grip—dan kemudian menyandarkan sistem menggunakan penutup folio yang juga berfungsi sebagai penyangga (kickstand). Fleksibilitas ini memungkinkan Anda bermain game dengan kenyamanan maksimal di mana saja, tanpa harus memegang perangkat terus-menerus.

Namun, kejutan sebenarnya ada pada konektivitas tambahannya. Perangkat genggam ini dilengkapi dengan strip pogo pins yang memungkinkan Anda menghubungkan keyboard nirkabel. Dengan tambahan ini, seluruh pengaturan secara efektif berubah menjadi laptop gaming mini. Jika dihitung, setidaknya ada empat mode berbeda yang bisa Anda dapatkan dari Legion Go Fold: handheld besar, handheld lipat, mode tabletop, dan mode laptop. Ini adalah bukti nyata keserbagunaan desain Lenovo, yang sebelumnya juga sempat terdengar lewat rumor Legion Pro Rollable.

I really love how the Legion Go Fold can turn into a miniature laptop just by moving some of its accessories around.

Fitur Cerdas pada Kontroler

Lenovo tidak hanya berfokus pada layar utama. Fitur lain yang sangat menarik perhatian adalah adanya layar OLED kecil berukuran 1 inci pada gamepad sebelah kanan. Layar mungil ini mendukung sejumlah widget yang dapat menampilkan waktu, pengaturan performa, dan informasi penting lainnya tanpa mengganggu layar utama permainan Anda.

Lebih canggih lagi, layar kecil ini juga berfungsi ganda sebagai touchpad kecil. Fitur ini sangat berguna ketika Anda memainkan judul game PC yang awalnya dikembangkan untuk mouse dan keyboard, memberikan presisi yang sering kali hilang pada konsol genggam. Sama seperti pada seri Legion Go sebelumnya, gamepad kanan pada versi Fold ini memiliki roda gulir (scroll wheel) kecil dan sensor tersembunyi, sehingga bisa diubah menjadi mouse vertikal untuk memainkan game bergenre FPS (First Person Shooter).

Spesifikasi Gahar Meski Masih Konsep

Penting untuk dicatat bahwa saat ini Lenovo belum memiliki rencana konkret untuk memproduksi massal perangkat ini. Namun, spesifikasi unit konsep yang dipamerkan tidak bisa dianggap remeh. Legion Go Fold yang saya coba ditenagai oleh chip Intel Core Ultra 7 258V, dipadukan dengan RAM sebesar 32GB dan baterai 48WHr. Spesifikasi ini sangat mumpuni untuk ukuran perangkat mobile, bahkan menyaingi beberapa laptop ultrabook di pasaran.

Meskipun demikian, jika perangkat ini benar-benar menjadi produk ritel, kapasitas baterai mungkin perlu ditingkatkan mengingat layar besar dan performa tinggi yang diusungnya. Sebagai gadget konsep, Legion Go Fold adalah etalase yang luar biasa tentang bagaimana teknologi baru—dalam hal ini layar fleksibel—dapat membawa kemampuan baru ke kategori produk yang sudah ada. Jika banyak orang menyukai ide ini, bukan tidak mungkin Lenovo akan menyempurnakannya dan menjualnya secara nyata, meski tentu dengan harga yang tidak murah mengingat komponen canggih di dalamnya.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI